Our previous journey: Kuwait
Showing posts with label Shopping Adventure. Show all posts
Showing posts with label Shopping Adventure. Show all posts

Thursday, June 04, 2009

Shopaventure : Sephora

by : Dita



Waduuhh...Mamin kalo diajak ke sini sih gak bakal keluar-keluar. Surga make up! Betah aja ngeliatin pernak-pernik make up satu persatu. Sephora sebuah jaringan make up store dunia buka cabang di Kuwait. Letaknya di dalam The Avenues Mall Lantai Dasar. Enaknya belanja make up di sini, gak diribetin sama Beauty Advisornya. Mereka gak reseh-reseh ngasih rekomendasi macem-macem yang malah bikin kita bingung. Kalo kita perlu nanya, baru deh mereka nyamperin. Dan yang penting mereka gak ngikutin ke mana aja kita pergi kayak kita maling aja.

Brand-brand ternama model NARS, Stila, OPI, Sephora, Dior, YSL, Make Up Forever, Clinique ada semua di sini. Bukan cuman peralatan make up, mereka juga menjual parfum sampai pernak pernik mandi.

Saturday, May 30, 2009

Dondurma

by : Dita



Dondurma dalam bahasa Turki artinya freezing. Mereka biasa menyebut es krim dengan sebutan Dondurma. Dan biasanya terbuat dari susu kambing. Uniknya es krim ini punya tekstur yang berbeda dan daya tahan yang lebih lama daripada es krim pada umumnya. Lucu deh, es-nya itu agak chewy dan mirip lem. Konon, karena pada proses pembuatan dicampur dengan salep dan dan mastic resin. Wooooo.....bukan salep sejenis balsem ya dan bukan resin untuk fiberglass. Semuanya berasal dari tumbuh-tumbuhan kok ;).



Udah pernah coba belum? Cari deh di The Avenues 1st floor, satu lantai dengan food court. Pilihan rasanya cuman 2, vanilla dan coklat. Toppingnya juga gak terlalu variatif, ada kacang pistachio, saus coklat, saus karamel, dll. Kalo gak nemu gerainya. Coba cari sumber bunyi yang berisik, karena cara pembuatan es krim ini adalah dengan ditumbuk menggunakan alu besar.

Saturday, May 23, 2009

Cold Stone Creamery

by : Dita

Menurut info dari Mark 248, Cold Stone Creamery International baru aja buka (sekitar 1-2 harian yang lalu) di Kuwait. Lokasinya di The Avenues Level 1 deket dengan Magic Planet dan satu lokasi dengan Food Court.

Berhubung lagi summer, pecinta es krim pulak :), langsung deh kami sambangin. Pilihan rasanya cukup variatif, dari yang milky banget, rasa kopi-kopian sampe rasa buah-buahan. Toppingnya juga macem-macem, gak cuman kacang-kacangan tapi bisa juga ditambahin marshmallow, jelly atau kit kat. Untuk rasa...so so ajalah ;). Harga berkisar dari 1-3 KD. Selain es krim mereka juga menyediakan minuman-minuman olahan dari es krim dan buah-buahan. Kita sih gak sempet nyobain. Cuman nyobain es krim strawberry dimix sama marshmallow dan satu lagi, es krim vanilla dimix sama es krim mint...YYUUUMMM!!!

Cold Stone Kuwait

Gosipnya Pinkberry juga akan segera masuk Kuwait sekitar akhir tahun ini, di bawah naungan Alshaya. Nahhhhh kalo yang ini bakal kita tunggu banget nih, soalnya doyan banget sama Frozen Yoghurt. Sounds familiar? Yes THE FROYO just like Sour Sally!!!!

Friday, May 08, 2009

Shopaventure : Al Kout Mall

by : Dita

Sebelumnya kami sudah pernah berbagi cerita soal Al-Kout Mall. Ini adalah beberapa foto terakhir Al-Kout Mall yang kami ambil dari sore hingga malam hari.

Al-Kout Mall

Al-Kout Mall

Al Kout Mall

Shopaventure : Souk Mubarakiyah

by : Dita

Souk Mubarakiyah yang terletak di bilangan downtown Kuwait City, oleh teman-teman Indonesia yang bermukim di Kuwait sering juga disebut sebagai pusat oleh-oleh. Berbagai cinderamata khas Timur Tengah bisa dijumpai di sini. Tidak hanya kerajinan khas Kuwait tapi juga kerajinan tangan dari Lebanon, Turki, Mesir, dll.

Souk Mubarakiyah

Barang-barang yang dijual sangatlah variatif, dari gantungan kunci sampai Sadu, permadani khas Kuwait, juga aneka penganan manis khas Arab. Bahkan pasar ini pun merangkap juga sebagai pasar sayur, ikan dan daging. Harga sayur mayur dan bahan pangan lainnya memang cukup murah di sini dan tergolong lengkap. Jika ingin mencari perlengkapan beribadah umrah dan haji, di sini pula tempatnya.

Souk Mubarakiyah Souk Mubarakiyah

Jangan malu untuk menawar jika berbelanja di pasar ini. Sebenernya harga dasar yang mereka tawarkan pun sudah cukup murah, tapi namanya juga orang Indonesia....banci nawar gitu lwohh!! :D

Souk Mubarakiyah

Friday, September 19, 2008

Jakarta Grocery di Kuwait

by : Pinot & Dita

Toko yang khusus menjual pernak pernik makanan dan barang Filipina, Srilanka, Bangladesh, Pakistan, India ngamprah di mana-mana di Kuwait sini. Tapi yang khusus menjual makanan dan barang Indonesia sangat jarang. Biasanya makanan dan barang Indonesia dijual dan digabung dalam toko yang menjual makanan dan barang Asia.

Jakarta Grocery

Ada satu toko yang dari dulu pengen kita kunjungi, namanya Jakarta Grocery (di kalangan temen-temen Indonesia, dikenal sebagai TOKO JAKARTA), terletak di bilangan Kuwait City. Konon mereka menjual "prentilan" bumbu masak khas Indonesia. Minggu lalu, akhirnya kami menyempatkan diri mampir ke toko tersebut. Tokonya nyempil di pertokoan Souk Al Kabeer dan tidak terlalu besar. Tapi makanan dan barang yang dijual cukup mewakili toko kelontong atau warung yang biasa dijumpai di Indonesia.



Lumayan membantu kerinduan akan barang-barang kebutuhan sehari-hari (terutama bumbu-bumbu masaknya) dari tanah air. Cuman teteupppp masih ada yang kurang......gak ada teh botol!!! :D





GeoTagged :
[29°22'08"N, 47°58'12"E]

Sunday, August 10, 2008

Icip-Icip Breadtalk Kuwait

by : Dita



Postingan ini gak bermaksud mendeskreditkan gerai roti ternama Breadtalk. Cuman mau rumpi-rumpi dikit soal gerai roti ini *sama aja yak*.

Selama setahun di Kuwait, kami baru 2 kali belanja di Breadtalk. Sementara waktu di Jakarta, dalam sebulan saja kami bisa beberapa kali menyambangi toko roti ini. Kayaknya kalo lewat depan Breadtalk latah aja pengen mampir, walau cuman membeli barang 1-2 items. Seneng aja liat varian-variannya yang begitu banyak dengan rasa yang cukup menggoda.

Kebetulan dulu, Mamin pernah ada proyek kerjasama launching varian Breadtalk terbaru di Jakarta. Dari situ, akhirnya kami tahu bahwa masing-masing roti punya filosofi tersendiri. Sesuai dengan namanya Breadtalk, mereka memang ingin jualan bahwa roti itu bisa "berbicara" tentunya lewat rasa. Didukung dengan penamaan tiap roti yang cukup kreatif, bukan sekedar roti keju, roti coklat, dsb. Sampe-sampe waktu itu kita mikir, asik juga ya strategi marketingnya, kreatif. Brainstorming dan bedah idenya jadi enak banget, karena materinya fun. Jaman itu mana ada toko roti yang dagangan kayak gitu. Menurut kita sih mereka cukup inovatif. Gak heran dimana-mana terlihat antrian bak ular naga panjangnya.

Waktu pertama kali tau ada Breadtalk di Kuwait, kirain bisa mengobati kerinduan akan aneka rasa roti mereka. Bayangannya seperti Breadtalk Jakarta, dengan gerai minimalis, clean dan biasanya terletak di pusat perbelanjaan terkemuka. Begitu liat Breadtalk Kuwait, kok rasa-rasanya ilang feeling ya. Gerainya kecil, sepi, terkadang nyempil dan gak terletak di tempat-tempat strategis. Begitu disamperin, blllaaaaahhhh makin gak excited aja, varian rotinya dikit dan gak kreatif, lebih banyak jenis roti asin. Nama-namanya pun gak kreatif. Roti keju ya roti keju, roti coklat ya coklat, kalaupun ada modifikasi paling-paling jadi roti keju coriander. Kebanyakan memang disesuaikan/adaptasi makanan Arab. Padahal sih ya, kalo menurut gue nih, coba deh lebih kreatif jualan, karena gue tau orang-orang Arab ini termasuk sweet tooth doyan yang manis-manis. Yakin deh kalo pake strategi marketing kayak di Indonesia, gak bakal sesepi ini. Akhirnya memang jadi roti yang gak spesial, biassaaa banget bukan roti yang berbicara. Lucunya, roti-roti ini dipasarkan juga di beberapa supermarket kecil. Model Sari Roti gitulah! :D

Kemaren tuh iseng beli Breadtalk (sekalian ngecilin duit). Beli roti keju 2, chicken floss 1, croissant isi chicken 1 dan opera cake 1. Semuanya 5 items, total 1.8 KD atau setara hampir Rp 60.000,-. Rotinya sih emang gak expect banyak, makanya nyobain cake-nya. Pilihan jatuh pada Opera Cake.....kebayang kan yumm yumm yummm. Layer demi layer berlapis buttercream, ganache dan sirup kopi.

Makanya begitu sampe rumah, yang disikat duluan rotinya, cake-nya disayang-sayang ;). Besoknya, bangun tidur siang sama anak-anak langsung kebayang sore-sore nyemil Opera Cake pasti sedep bener. Sepotong dimakan rame-rame. Masuk mulut....haapp....lempeng....
satu kata : biasa bangett ehhh 2 kata ding! :p. Masssiiihhh enakan bikinan gue jeh! Jauh!! *xixixixi narsis dikit, cuman kalo punya gue pasti kalah dipenampilan*.



Jadilah Opera Cake itu dimakan pelan-pelan, ilfil bow, jauh dari harapan. Akhirnya anak-anak yang ngabisin :D.

Kiraaaiiin....Breadtalk di dunia punya standart yang sama ato paling nggak mirip. Ada yang punya pengalaman lain? Di Breadtalk negara lain?

Wednesday, July 23, 2008

Berburu Mesin Jahit

by : Dita

My Corner

Perburuan itu berakhir sudah. Setelah muter ke sana ke mari mencari mesin jahit, dan sempet juga bertanya-tanya lewat blog ini, di mana gerangan mencari mesin jahit di Kuwait, akhirnya mesin itu kutemukan juga. Tadinya udah sempet mikir mo nyari di ebay atau amazon aja. Abis tanya-tanya sama tukang jualan kain di sini juga mereka gak tau. Udah gitu negara ini sangat tidak bersahabat dengan para crafters...hehehe....hiperbola ya? Abis cari pernak-pernik kerajinan tangan susahnya minta ampun. Udah ngubek ke sana ke mari, nemunya prentilan-prentilan doang, gak ada gitu satu craftstore yang gede dan lengkap.

Sebelum akhirnya gue memutuskan untuk membeli mesin jahit di Lulu Hypermarket, sempet lirik-lirik mesin yang dijual di Carrefour. Sayang pilihannya cuman merk Singer which is pasti mahal!! Di Brand for Less juga sempet nemu keluaran Tchibo/TCM, konon sih katanya merk ini bisa diandelin-lah di Jerman sana *bener gak gitu, Irma, Echa, Isti?*, tapi berhubung gue gak paham merk ini, mending gak usahlah.

Waktu nemu mesin jahit ini di Lulu pun sebenernya masih agak kurang puas. Karena pilihannya cuman satu brand, yaitu Brother. Terus serinya juga gak lengkap, jadi gak banyak pilihan. Tapi setelah dipikir-pikir, ahhhh gue gak butuh yang advance banget kok, yang penting bisa buat jait lurus :D dan cuman untuk keperluan rumah tangga aja kok. Akhirnya gue beli seri yang paling murah dengan fitur 14 jenis jahitan. Mayan, bisa buat beberapa jenis jahit lurus, buat embroidering, bisa buat bikin lubang kancing, dll.

Perburuan berikutnya adalah ngubek-ngubek toko kaiiinnnnnnnnn, bosen liat kainnya IKEA yang modelnya masih itu-itu aja!!!! :D. Gak berburu buku crafting??? Gak usah ditanya deh kalo itu, udah pasrah. Susah! :P Mending cari pattern-pattern gratisan di internet.

Yiippeeeee!!!! Makasih Papin untuk kado ulang tahunnya.




Sunday, July 20, 2008

Found : Loyang Beraneka Bentuk

by : Dita

Di postingan kemaren kan Papin cerita kalo nemu action figures-nya Beatles Yellow Submarine. Di areal yang sama Mamin juga menemukan harta karun.....hahaha.....gak mau kalah ceritanya!

Lulu Hypermarket itu emang tempat belanja groceries favorit. Karena hampir sebagian besar bumbu masak Asia dan Indonesia bisa ditemukan di sana. Cuman kalo hari Jumat ke sini, jangan harap bisa melenggang dengan leluasa. Karena penuhnya minta ampun. Hampir sebagian besar pengunjungnya didominasi orang India (cerita lengkap tentang Lulu, di sini).

Udah bolak-balik ke Lulu tapi kita gak pernah "nglirik" Dreammall yang lokasinya satu areal dengan Lulu.....hehehe.....abis sugesti aja, mall kok kayak pasar pagi, mending gak usah dikasih nama mall sekalian, abis kalo mall itu kesannya bangunan besar, rapi, wangi dengan deretan toko-toko menawan :P. Nah, kalo Dreammall ini memang belum seratus persen beroperasi. Lantai atas bahkan sama sekali belum digunakan masih dalam tahap pembangunan. Yang sudah beroperasi adalah lantai basement (kita gak tau deh, ini sebenernya masuk dalam Dreammall ato gak?).

Hari itu, niat iseng untuk eksplor muncul. Sebelum ke Lulu, kami berniat liat-liat dulu ke basement, kali-kali nemu sesuatu yang unik (soalnya udah lama nih kita gak jalan-jalan iseng untuk nyari-nyari tempat unik. Males juga soalnya lagi summer begini, puanasnya puooollll!)

Turun ke basement disambut dengan aroma dupa/wewangian khas Arab yang...ehhhmmm.....wanginya sering bikin kami gak nyaman dan anak-anak batuk-batuk. Di sebelah kanan tangga eskalator turun terlihat toko ikan dan burung. Leia dan Arwen seneng banget ngliatin burung kutilang dan deretan anak-anak ayam yang diberi warna-warni. Mereka tambah seneng lagi karena di sekitarnya adalah toko mainan anak-anak. Sekilas kami langsung menangkap kesan, seperti Pasar Pagi Mangga Dua dengan deretan kios-kios yang menjual aneka barang. Mainan-mainan yang dijual adalah mainan-mainan made in China, persis deh kayak toko-toko mainan ITC. Iseng-iseng kami masuk ke salah satu toko karena tertarik ngeliat tokonya yang penuh banget, bukan cuman sama mainan, tapi juga dengan barang-barang prentilan kebutuhan sehari-hari seperti gunting kuku, sisir, benang jahit sampe piring-piring makan. Nah di toko inilah Papin menemukan harta karunnya. Setelah Papin girang dengan penemuannya dan Arwen serta Leia senang dengan mainan barunya, kami melanjutkan perjalanan.

Di sana-sini terlihat toko-toko pakaian, sepatu, sandal, tas-tas bahkan peralatan elektronik. Khas Mangga Dua deh! Di sebuah sudut kami menemukan toko barang pecah belah dan keperluan rumah tangga. Hmmmmm.....Mamin mah gak bisa liat yang beginian. Byasa deh pikirannya langsung urusan props! Yang dicari pastinya bukan barang biasa tapi barang pecah belah dengan model dan motif unik.

Bener aja kan, feeling Mamin tepat, gak salah deh masuk toko ini. Barang-barang dagangannya semua digelar di bawah, mereka tidak menggunakan rak-rak pajangan. Dari mulai laundry bag, lemari-lemari kecil baik yang berbahan plastik atau kayu, piring aneka bentuk, gelas, panci-panci dari yang kecil sampe yang segede gabon buat jualan bakso ;), ada semua.

Areal tokonya lumayan luas, jadi kita memang musti telaten merhatiin barang satu-satu. Singkatnya, sampailah Mamin di sebuah pojok peralatan baking. Sempat terkesiap, terbelalak dan gak bisa berkata-kata. "YESSSS!!! Ini kan yang selama ini gue cariiiiiii!!!!" Yupppp!!! Mamin menemukan deretan loyang-loyang beraneka rupa ragam bentuk!! Yang kayak beginian barang langka dan susah nyarinya di Kuwait! Mamin udah pernah cerita betapa susahnya berburu peralatan baking di sini apalagi untuk urusan loyang dan cetak mencetak kue. Ya kalo nyarinya loyang standar kotak dan bulet sih banyak. Jadi serasa nemu toko loyang Edi Mayestik.....hehehehe....walopun gak selengkap toko Edi. Ok....tenang tenang....mari kita liat satu-satu.....



.....Ada loyang bongkar pasang kotak!! Ada yang kayak loyang muffin tapi bentuknya macem-macem bukan cuman bulet doang tapi berbentuk hati, kotak, dll. Trus ada juga yang kayak loyang muffin tapi bulet-buletannya berbentuk loyang pie (enak nih buat bikin pie kecil-kecil). Ada loyang donat (yang ini langsung gue samber ber!!). Ada loyang tulban aneka ukuran. Nah itu tuh apa lagi tuh??!! Gubrak! Loyang Madeleines!!! OMG!! Ada loyang Madeleines yang selama ini gue cari-cari!!!!!! (tapi gak beli, nanti aja deh kalo pas butuh yang penting udah tau tempatnya). Ada loyang-loyang silikon aneka bentuk. Duh bisa pingsan deh gue! Pengennya ya beli semuanya :D. Sambil senyum-senyum gue milih-milihin loyang :)) *norak* (sayang motretnya gak bisa detil, harus sneaky-sneaky pake hp).



Buat yang bawa anak kecil, hati-hati kalo ke sini karena kalo emak udah kalap gak liat kanan kiri, takutnya anak-anak jahil tangannya megangin pecah belah yang ada di bawah. Jadi musti sambil ngawasin bocah-bocah, ada bagusnya juga sih jadi gak kalap-kalap amat! :P.

Akhirnya sore itu, kami pulang dengan hati gembira (gak pulang ding, mampir Lulu dulu nyari mesin jahit....story menyusul ya *wink*). Semua menjinjing harta karun masing-masing :D. Dan yang pasti dengan membawa rasa penasaran untuk kembali lagi. Papin penasaran pengen nglengkapin action figure Beatles-nya yang baru ada 2, Mamin pengen melototin lagi loyang-loyang yang lain, dan anak-anak pastinya pengen liat-liat lagi toko mainan yang ngamprah di mana-mana.

Related Stories :
1. Found : Yellow Submarine Action Figures
2. Lulu Rocks!

Sunday, April 06, 2008

Shopaventure : Al Manara Bookshop

by : Pinot

Awalnya kami rada pesimis mendapatkan toko buku ala Kinokuniya, Aksara atau QB Books di Kuwait ini. Namun lama-lama jadi sering nemu juga toko-toko sejenis. Hanya saja letaknya nyempil di salah satu sudut pertokoan, bukan di tempat ramai seperti shopping mall.





Toko buku Al Manara ini terletak di jalan Salem Al Mubarak, Salmiya -- satu daerah dengan Brand for Less, Eureka electronics, Marina Mall, Al Fanar Shopping center, Sultan Salmiya -- berada dalam komplek Al Rabee di lantai dasar. Tokonya sendiri tidak terlalu luas. Koleksinya didominasi buku fiksi, art, fotografi, anak-anak, sejarah dan cooking. Majalahnya sendiri cukup lengkap, tapi tetap tidak menemukan majalah WIRED! Menurut sang penjaga toko, majalah tersebut sudah lama tidak terdistribusikan ke Kuwait, sekitar 2 - 3 tahun. Tambahnya, majalah tersebut kemungkinan banned di Kuwait. He? Kok dilarang? Atas dasar apa? Ah sudahlah, barangkali memang tidak ada pangsa pasarnya di sini.


Nongkrong depan rak kuking beking

Majalah favorit Papin -- non WIRED -- tersedia di sini seperti Mac|Life dan FastCompany. Mamin sendiri kalap dipojokan rak kuking beking (cooking & baking). Arwen & Leia ngejogrok berdua di depan buku anak-anak. Wah pokoknya hasrat hedon sekeluarga untuk buku cukup terpenuhi di sini.

Al-Manara Bookshop Co.
P.O.Box: 5028 Salmiya 22061 Kwt
Tel : 5744265
Fax : 5744263

Location :

Peta Kuwait (click to enlarge the map)


Detail (click to enlarge the map)

Related stories :
- Kuwait Bookshop
- Brands for Less

Sunday, March 16, 2008

Buah Buah Mewah

by : Pinot

Siapa sangka, buah-buahan yang tidak luar biasa di kampung halaman, bisa menjadi buah-buahan berharga mahal di Kuwait ini. Manggis - buah favorit Papin - yang di pasar Bintaro Permai paling mahal hanya Rp 10.000 an per kilogram, di sini (City Centre Salmiya) dihargai KD 3.495 (Rp 100 ribuan) per kilogram! Rasa kangen pengen ma'em manggis terpaksa ditahan. Jika biasanya main comot masuk keranjang, sekarang harus penuh perhitungan.


6 manggis 0,3 kg = KD 1.250 (Rp 35.ooo-an)


Dulu, ada masa dimana bisa makan rambutan gratis : di pohon rambutan halaman rumah!

Rambutan pun begitu. Dihargai sama dengan manggis (KD 3.495/kg). Wah, termasuk komoditas buah mewah nih. Sayang, tidak ada informasi buah-buahan ini diimpor dari negara mana di Asia Tenggara (berdasarkan informasi dari Departemen Pertanian, Indonesia sendiri mengekspor sekitar 11.000 kg manggis dan rambutan ke Kuwait pada tahun 2004). Jika benar buah-buah mewah ini berasal dari kampung halaman, mending pulang sekalian -- walau berat diongkos tapi bisa melepas rindu tanah air dan... makan manggis sepuas-puasnya.

Monday, February 11, 2008

Shopaventure : Brands for Less

by : Dita

Belanja lageee belanja lageeee....hahahaha!

Brands for Less

Brands for Less yang terletak di bilangan Salem Al Mubarak adalah sebuah toko yang isinya barang-barang "lemparan" dari Jerman. Jika dilihat dari kualitasnya berbanding dengan harga, boleh dibilang termasuk murah.



Segala macam produk rumah tangga, pertanaman, produk elektronik, lampu-lampu hias, elemen-elemen tampil alias ngeceng (baju, sepatu, jam, dkk), kasur, sprei, baju dalam...woooaahhhh pokoknya banyak lah...ada semua di sini.

Untuk kebutuhan dekorasi ruangan, Brands for Less bisa dijadiin referensi selain belanja di IKEA :P. Toko ini punya koleksi sprei, bed cover dan lampu-lampu meja yang bagus-bagus, juga elemen-elemen dekor yang unik-unik.

Barang-barang dan pernak-perniknya memang bikin ngiler, karena desainnya unik dan lucu-lucu. Cuman kekurangannya, mereka gak punya stok barang. Ya maklumlah, berhubung barang "lemparan", jadi kadang kita cuman nemuin 2-3 items bahkan ada yang cuman 1 item. Sepatu dan baju juga gitu. Mereka gak punya ukuran lengkap, yang ada di situ aja silahkan embat :).

Satu lagi yang nyebelin, banyak barang yang udah keluar dari kemasannya dan tinggal barang itu satu-satunya. Mungkin karena banyak orang penasaran pengen tau barang apa gerangan ini, secara semua kemasannya berbahasa Jerman...huehehehe!

Photos :
http://gallery.mac.com/pinot/100063


Location :

Peta Kuwait (click to enlarge the map)


Detail (click to enlarge the map)

Lat 29 20.389
Long 48 04.271

Thursday, January 24, 2008

"Ke Bakala Dulu, Ya!"

by : Dita

Bakala aka Toko Kelontong

Teriakan itu sama aja dengan, "gue ke warung dulu yak!"

Warung ala Arab ini dinamakan Bakala, toko kelontong kecil yang menjual berbagai macam kebutuhan rumah tangga dan biasanya dimiliki oleh warga non Kuwait. Sama dengan warung, biasanya terletak di sekitar pemukiman (apartemen). Bedanya, Bakala lebih komplit, walopun kecil kayaknya semua barang mau dijual. Dari ember sampe sayur mayur! Udah tempatnya kecil, semua barang dagangan tumpang tindih di situ. Makanya paling males kalo ke Bakala pas lagi rame, dijamin gak bisa bergerak ato harus mlipir mlipir excuse me :)).

They sell veggies Bakala Time

Kalo lagi kepepet kekurangan bahan masak, Bakala sangat bisa diandalkan. Sayuran standar yang mereka jual adalah : kacang panjang, wortel, kentang, tomat, buncis, pare dan berbagai sayuran India yang asing bagi gue. Telur, beras dan bumbu-bumbu masak juga dijual di sana. Lumayan komplitlah, kayak minimarket mini (hehehe udah mini diminiin lagi). Biarpun kecil tapi gaya, biasanya mereka juga dilengkapi refrigerator gede untuk menyimpan susu, keju, daging olahan, dll. Gak cuman itu, kalo kehabisan pulsa, tinggal lari ke Bakala karena hampir sebagian besar Bakala menjual voucher pulsa isi ulang

Bakala They sell instant food

Cuman ya itu, harga Bakala agak lebih mahal daripada kalo kita belanja di Carrefour atau Lulu. Tapi kalo kepepet mah, lumayan membantu.

Dan menurut info, ada juga Bakala Thailand dan Indonesia, yang tentunya banyak menjual barang-barang yang berbau Indonesia.

Friday, January 18, 2008

Shopaventure : Kuwait Bookshops



by : Pinot

Sudah lama mendengar tempat ini tapi baru kesampaian mampir hari ini ke toko buku Kuwait Bookshops. Akhirnya menemukan toko buku yang bener-bener jual buku atau paling tidak didominasi rak-rak buku - dibanding Jarir Bookstore yang 75% menjual stationary dan pernak pernik peralatan kantor/gambar.


Finally! I'm in (books) heaven!

Toko ini terletak di dalam Al Multana Complex building (di depan hotel JW Mariott, Kuwait City - lihat peta) di lantai basement. Luas tokonya sendiri hampir sebesar toko buku Kinokuniya Plaza Senayan, Jakarta. Secara sekilas, koleksi bukunya terlihat tidak terlalu lengkap dan pengelompokan rak buku masih belum cukup rapi. Namun, bagi yang sudah belet mencari buku, toko ini cukup menjanjikan. Anda bisa bertanya kepada petugas jaga, mereka akan dengan ramah membantu mencarikannya.

Terdapat satu bagian yang memajang buku untuk anak-anak, seperti layaknya Kinokuniya. Dan terjajar pula rak majalah-majalah import. Sayang, 2 majalah favorit Papin tidak tersedia di sana, WIRED & Fast Company.

Untuk sebuah negara yang sangat sedikit menyediakan toko buku, tempat ini sudah cukup untuk sementara ini. Dan bisa dijadikan tempat tujuan belanja buku selain toko buku Mr. Jacob yang terletak tidak terlalu jauh (sekitar 500 meter) dari Kuwait Bookshops.

Lokasi :


(click to enlarge the map)

Lat : 29°21'57.68"N
Long : 47°58'1.16"E

Thursday, January 10, 2008

Shopaventure : Friday Market

by : Pinot & Dita

Dari dulu, kami berdua selalu tertarik dengan yang namanya Pasar Loak. Tapi ironisnya di Jakarta cuman seneng mandangin doang, belum sempet nyambangin. Yang pertama karena males macat-macetan, yang kedua, pasar loak di Jakarta kurang terorganisir jadi susah untuk membawa serta krucils.

Sejak tiba di Kuwait, urusan barang loak bisa ditemui di 2 tempat, satu nyempil di Shamiya Center dan satu lagu Pasar Jum'at. Sudah beberapa kali kami diajak menengok pasar barang bekas yang bernama Pasar Jumat atau Friday Market ini - karena memang bukanya hanya hari Jumat (Kamis dan Sabtu juga, ding!). Tapi baru beberapa waktu lalu kami sempat pergi ke sana.


Bersih, luas, teratur, murah. Cuma kalo sudah summer rasanya males mampir ke sini.. panas bo!

Pasar Jumat terletak di samping Lulu Hypermarket, buka dari jam 8 pagi sampe 10 malam. Terbagi dalam 2 seksi. Bagian pertama menjual barang-barang baru (ngapain juga ke sini....ihihihik...kalo barang baru mah gak ada yang aneh). Section kedua adalah bagian yang menjual barang-barang bekas...dan inilah sasaran kami.


Mesin fotokopi? Ada!


Projector film? Bangkai handphone? Adaptor MacBook Pro? Addaaa..!

Kami berangkat agak sore, karena menurut informasi, semakin sore harga-harga semakin dibanting tapi resikonya yah barang-barang sisa. Cuman kalo rejeki sih dapet aja barang bagus. Rencananya sih mau window shopping dulu kali-kali ada yang nyangkut :). Pasar ini menjual aneka kebutuhan, dari urusan sandang (baju, sepatu), pernak-pernik hobi (kamera bekas, proyektor, uang kuno), pernak-pernik rumah tangga (panci-panci, elemen dekorasi, karpet, sofa), barang elektronik (kompor, heater, mixer, bor, radio, stereo set, vacuum cleaner sampe mesin fotokopi!!), mainan anak (sepeda, mobil-mobilan, motor-motoran), dll.


Mamin kalap boots murah, Papin cari harta karun elektronik

Mata Mamin sempet nyangkut di deretan sepatu boots bekas, iseng-iseng nanya dan nemu yang sesuai selera. Diobral 1 KD sama si abang (penjual-red). Kondisi masih canteekk bener. Sayang ukuran gak pas. Begitulah resiko beli barang bekas :P. Sementara mata Papin asik memonitor gelaran barang-barang elektronik.

Sayang waktu kami terbatas. Nanti jika sudah tersedia alat transportasi tempat ini tampaknya bakal sering jadi kunjungan utama. Apa mending sewa kendaraan bak terbuka saja sekalian ya? *Borong mode on*

Lokasi :

(click to enlarge the map)

Lat 29°18'50.02"N
Long 47°57'15.35"E

Wednesday, January 09, 2008

Ke Koperasi, Just Like the Old Days

by : Pinot


Photo by Daud

Berhubung 6 New Kids on the Block ini berasal dari kantor yang sama, maka beberapa perilaku keseharian di kantor sebelumnya ikut terbawa ke Kuwait. Salah satu perilaku tersebut adalah mampir belanja ke koperasi karyawan untuk membeli cemilan-cemilan teman bekerja (selain kebutuhan lain tentunya). Kini di dekat kantor Al Watan sudah tersedia co-op yang baru saja dibuka. Perilaku belanja cemilan seperti di kantor lama pun terlaksana. Sore hari, kini kami menyempatkan berjalan sejauh 400-an meter untuk mampir co-op belanja cemilan dan sup instant. Mamin pun seperti biasa, mengirim SMS daftar titipan belanjaan. Huehehhehe.. aktivitas yang nyaris sama dengan koperasi Kebon Jeruk dulu. Sayangnya, di koperasi milik pemerintah Kuwait ini, tidak ada fasilitas potong gaji seperti yang ada di koperasi kantor lama kami :P

Bareng Sulai-cemilan Sagala belanja