Our previous journey: Kuwait

Saturday, December 06, 2014

Berbagi Cerita Di TEDx Jakarta

Kami mendapatkan kehormatan naik ke panggung TEDx Jakarta untuk bercerita tentang bagaimana kami menyikapi keterbatasan, terutama saat kami tinggal di Kuwait.

(photo by Dessey)
Berbagi pemikiran tentang 'MAGICALITAS' (istilah ini karangan sendiri, belum nemu padanan kata bakunya) yang kira-kira maksudnya adalah bagaimana orang tua dan anak berada dalam satu level pemikiran dalam menjalankan kehidupan, menghadapi keterbatasan, berbagi daya khayal & imajinasi serta brainstorming kreatif.

(photo by Komunitas Taufan)

Papin & mamin bergantian bercerita sementara Arwen, Leia & Neo sibuk membuat Vine di atas panggung. Pembuatan Vine oleh krucil ini untuk menunjukkan ke audience bahwa Vine adalah contoh bagaimana kami - terutama anak-anak - berkreasi dalam keterbatasan.

Setelah 18 menit selesai bercerita, krucil memamerkan Vine-nya di atas panggung. Ini video stop-motion mereka yang dibuat saat itu juga.



Sebelum turun panggung, kami menyempatkan berbungkuk pada audience seperti layaknya The Beatles selesai konser. Magical Mystery Tour!

(photo by Cecilia Gandes/Kompas Klasika)

Thursday, November 27, 2014

Mendongeng Tentang Vine di @america

Hari ini berkesempatan manggung di @america bagaimana bercerita dalam 6 detik di Vine.



 

Saturday, November 01, 2014

Nasi Kuning Pikachu

A special #pikachu Indonesian yellow rice to celebrate @arwen04 's birthday.

Hari ini Arwen ulang tahun. Dan mamin pun membuatkan sesuatu yang istimewa: nasi kuning berbentuk kepala Pikachu.



Bangun tidur, langsung disodorin Pikachu.

Sunday, October 19, 2014

Nengok Workshop

Lovely meeting you girls! ❤️❤️❤️@ayangcempaka , @nikeprima & @mamiraz of @livinglovingnet

Baru dua hari di Jakarta, langsung nengokin Ayang Cempaka yang lagi workshop di Pipiltin Cocoa.

Saturday, October 18, 2014

Friday, October 17, 2014

Petualangan Kuwait Berakhir



Petualangan yang kami mulai 7 tahun lalu, berakhir hari ini. 10 jam sebelum take-off, kami menyempatkan diri mampir Kuwait Tower & berfoto bersama di sana lengkap dengan pakaian khas Kuwait.

Sunday, October 12, 2014

Dress up a la Kuwaiti





Jalan-jalan ke pasar Mubarakiya, sekalian cari disdasha dan abaya. Sepanjang jalan Neo dikomentarin ibu-ibu dan mbak-mbak arab "Mashallah! How cute!"

Bagaimana? Pantas nggak? :D

 

Saturday, October 11, 2014

Good Morning, Marina



Suhu sudah semakin manusiawi, saatnya mengunjungi pantai langganan kami, Marina. Hari ini kami meluncur ke sana, lengkap dengan rollerblade. Dan sekalian main-main air.



Kami merekam semua momen-momen terakhir ini dengan kamera Blackmagic Pocket Cinema, dengan lensa Nikon AIs 50mm ƒ1.2 terpasang bareng Metabones Speed Booster dari Canon EF ke BMPCC. Kamera dibungkus rig Retrofles dari Redrock Micro.
Lengkap deh seperti syuting dengan kamera movie 8mm di tahun 70an.

 

Tuesday, September 30, 2014

iPhone 6 di Kuwait



Memasuki masa penjualan iPhone baru, selalu menarik untuk mengamati perkembangan (dan persaingan) harga tidak-resmi di Kuwait sebelum dipasarkan secara resmi lewat Zain atau Viva. Jika minggu lalu harga termurah iPhone 6 16GB di atas KD 300 (atau Rp 12 juta) di Carrefour, maka hari ini rekor terendah dipegang Blink.com.kw dengan promosi yang menyentil X-Cite.

"Ngapain pre-order kalau bisa beli sekarang juga dengan harga KD 229.9 atau Rp 9,6 juta."

Persaingan harga ini bakal terus berlangsung hingga pengumuman resmi. Di Kuwait, iPhone unlocked tanpa kontrak dijual KD 185 atau Rp 7,8 juta. Kita tunggu saja hingga pertengahan Oktober. Tapi kalau sudah tidak sabar, kunjungi Blink.com.kw hari ini.

Monday, September 29, 2014

Do You Think We're Korean?


Saat berjalan dengan keluarga lengkap dengan krucil, cewek-cewek arab yang lagi nongkrong ini melambaikan tangan memanggil kami. Sudah geer kirain kenal kami - maklum, sudah beberapa kali disamperin orang2 "Are you Ditut?" atau "You are Pinot from Vine, right?" 😆 - ngga taunya cuma mau nanya nasionality. "Your family is so cute! Are you Korean?"

"No, we're Indonesian." takjublah cewek-cewek ini. Dan speechless.

Sudah kesekian kalinya kami ditebak oleh orang arab sebagai kebangsaan Korea. Kalau dibuat statistik kasar, demikian urutan tebakan nationality kami:
1. Korea.
2. Jepang.
3. Cina.
4. Thailand.
5. Malaysia.

Jarang yang langsung nebak Indonesia. Penyebab utamanya ya karena sangat jarang orang Indonesia yang merantau. Kalau pun ada yang berani merantau kebanyakan berprofesi sebagai asisten rumah tangga :)

Monday, September 22, 2014

Membatalkan Residency Untuk Keluarga

Sebelumnya kami mendengar cerita bagaimana prosedur membatalkan iqama (izin tinggal) keluarga termasuk gampang dan cepat. Tidak membutuhkan banyak lampiran selain paspor & civil ID.

Namun ternyata sekarang terdapat beberapa tambahan lampiran yang harus disertakan. Berikut persiapan dan tahap-tahapnya.

1. Siapkan tiket penerbangan pulang. 

Jika belum bisa menentukan tanggal pulang, bisa dengan mencari travel agent yang bersedia memberikan dummy ticket. Biasanya travel agent sudah paham dengan keperluan semacam administrasi imigrasi ini. Dalam tiket (atau lembar keterangan tiket) cantumkan nama keluarga lengkap dengan nomor paspor. Fotokopi tiket ini sesuai dengan jumlah anggota keluarga.

2. Form aplikasi

Dalam ruang pengetikan, buatkan form aplikasi pembatalan iqama (formatnya seperti saat memperpanjang iqama) & sebuah surat deklarasi yang menyatakan bahwa suami & keluarga tidak ada masalah internal, contoh perceraian. Surat deklarasi (ikrar wa taahud) ini harus spesifik diminta pada petugas saat membeli voucher. Biaya pengetikan form aplikasi pembatalan iqama 750 fils & surat deklarasi 500 fils.

Lembar deklarasi (ikrar wa taahud)
Seperti prosedur perpanjangan iqama, civil id suami (sponsor), civil id anggota keluarga & paspor harus difotokopi. Di tahap ini, dokumen per anggota keluarga yang disiapkan:
  • Civil id sponsor copy
  • Civil id anggota keluarga asli & copy
  • Paspor anggota keluarga asli
  • Paspor anggota keluarga halaman nama & halaman iqama copy
  • Form aplikasi pembatalan izin tinggal
  • Surat deklarasi yang ditanda-tangani sponsor & dicantumkan nomor telepon
  • Tiket pesawat copy 
3. Pemeriksaan berkas

Di tempat resepsionis, tunjukkan semua lampiran dokumen. Tegaskan tujuan pada petugas untuk pembatalan iqama. Dari sini kita akan mendapatkan nomor untuk antri di counter pemeriksaan.

Di counter petugas yang akan memeriksa semua lampiran. Di sini kita akan ditanya berapa lama keluarga akan tinggal sebelum berangkat pulang for good. Batas maksimum adalah 3 bulan setelah iqama dibatalkan. Tidak masalah juga jika kita menginginkan kurang dari 3 bulan, tapi demi keamanan kenapa tidak. Toh tidak dipungut biaya & tidak ada prosedur tambahan lagi.

4. Pengembalian kartu CIVIL ID

Dari counter ini, kita menuju ruangan pengembalian kartu CIVIL ID. Ruangan ini terletak di dekat resepsionis, dengan sign berhuruf latin PACI. Di ruangan ini, iqama yang masih berlaku diberi cap TM9014 (Temporary September 2014?) & CIVIL ID dikembalikan.

Cap yang dicantumkan pada iqama lama

5. Pencantuman iqama sementara

Dari ruangan PACI, kita menuju counter tempat biasa paspor ditempel visa iqama. Tegaskan lagi tujuan pembatalan iqama pada petugas wanita. Siapkan stamp 3 KD per anggota keluarga untuk ditempel di paspor. Petugas akan menempelkan iqama sementara di paspor, lengkap dengan tanggal kadaluwarsa. Pastikan anggota keluarga sudah tidak ada di Kuwait sebelum tanggal kadaluwarsa :D

Iqama sementara dengan masa berlaku 3 bulan

Demikian informasinya. Semoga berguna!

Catatan:
- Ini berdasarkan pengalaman pribadi untuk kantor imigrasi Salmiya, denah masih sama dengan guide ini.
- Prosedur dan kelengkapan dokumen sewaktu-waktu bisa berubah *mringis*

Thursday, September 18, 2014

Berpisah Dengan New English School

 
Bu Gould sang kepala sekolah dan bu Baker salah satu guru favorit

Bagian proses pergi dari Kuwait adalah mengambil berkas dari sekolah Arwen & Leia dan mengkorfimasi bahwa kedua bocah tidak akan meneruskan tahun ajaran baru. Berasa mellow dan sedih, apalagi saat kepala sekolah mengetahui rencana kepergian kami.


Gambar Leia untuk pengurus administrasi terpajang di kantor sekolah

Kami pun blusukan untuk terakhir kalinya, melihat-lihat suasana sekolah yang sudah jadi tempat belajar dari sejak 2009, dari Arwen masih KG hingga kelas 4.


Bu September, guru musik

Selamat tinggal New English School. Terima kasih sudah memberikan pengalaman pendidikan yang terbaik buat Arwen dan Leia. Kami akan sangat kehilangan!

Monday, September 15, 2014

Kuwait Book Shop Is Closing Down



Hari ini kami berkunjung ke satu-satunya toko buku (relatif) terlengkap & terbesar di Kuwait untuk mencari buku buat pelajaran krucil - karena mereka sudah tidak sekolah untuk sementara waktu - selama di rumah. 

Yang menarik, bagian majalah sudah tidak tersedia. Saya tanyakan pada kasir "Kami sudah tidak menjual majalah. Dan toko ini sebentar lagi tutup."

Kami pun terkejut & membalas dengan ekspresi sedih. Bagaimana tidak sedih, toko buku di Kuwait sangat jarang, apalagi yang sebesar ini. Bahkan toko buku ini sendiri sudah berumur hampir 40 tahun. Kasirnya pun menceritakan semuanya dengan mata berkaca-kaca.
So sad. 

Kami pun mengambil foto-foto terakhir sebelum toko buku kesayangan kami ini tutup selamanya.


Thursday, September 11, 2014

Friday, September 05, 2014

Starting #ThankYouKuwait on Twitter


Hari ini memulai hashtag #ThankYouKuwait di Twitter sebagai simbol rasa terima kasih pada Kuwait & mensyukuri apa yang sudah kami dapatkan selama kami 'belajar merantau' di sini.


Untuk mengikuti di Twitter, silakan klik hashtag ini #ThankYouKuwait

Sunday, August 24, 2014

Our Little Runaway



Petualangan menyeberangi selat menuju pulau Peucang di Ujung Kulon.

Sunday, August 17, 2014

5 Tahun Lalu


Kunjungan ke tempat kelahiran sebelum pergi dari Kuwait

5 tahun lalu, Neo lahir di rumah sakit ini: London Hospital. Sebuah pengalaman seru yang tak terlupakan, melakukan proses kelahiran jauh dari kampung halaman, keluarga besar & teman-teman. Benar-benar sendiri. Arwen & Leia pun dititipkan ke Abah Daud & Bu Rully, tetangga kami di apartemen. Tidak ada yang berkunjung mengucapkan selamat seperti yang saat kelahiran Arwen & Leia di Jakarta.


Mendengarkan suara degup jantung Neo

Kami pun melakukan semuanya dengan was-was. Maklum, walau sudah memiliki pengalaman persalinan dari Arwen & Leia, suasananya sungguh berbeda.



Selama proses, Papin tidak putus-putusnya meng-update informasi di Twitter & Skype. Teman-teman di social media tidak henti-hentinya menemani hingga detik-detik kelahiran Neo.


Terdengar tangisan pertama Neo saat datang di Terminal Dunia

Satu-satunya ucapan selamat di luar dunia maya diterima Papin di lift, saat seorang Kuwaiti yang istrinya juga baru saja melahirkan. Dua ayah dari bangsa yang berbeda ini saling mengucapkan selamat. Precious moment.



Terima kasih Tuhan, terima kasih London Hospital, terima kasih Kuwait, atas pengalaman berharganya.

Related stories:
- Live report di Twitter 1
- Live report di Twitter 2
- Neo is born!

Suasana di Twitter Saat Lahiran Neo

yennyhukom 
@pinot is it the time?#ditut
about 20 hours ago from UberTwitter in reply to pinot

kapkap 
@pinot - Big hugs for @ditut and you :) Good luck.
about 20 hours ago from TweetDeck in reply to pinot

odayski
@pinot and @ditut *big hugs*
about 20 hours ago from UberTwitter

ditut
@pinot not spinnal but general anasthesia #pregnancydita #36weeks
about 20 hours ago from Tweetie

yennyhukom
@pinot tenang not, it's gonna be alright, ga berasa sakit kok ntar, btw efek biusnya enak...hehe, fly gitu :) re:ditut
about 20 hours ago from UberTwitter in reply to pinot

ialexs
@pinot smg lancar semua, amenn
about 20 hours ago from Twittelator in reply to pinot

absolutraia
@ditut goodluck ya dit & @pinot...
about 20 hours ago from TwitterFon in reply to ditut

pimskoy
@pinot goodluck to mbak @ditut for tomorrow.smoga lancar! ;)
about 20 hours ago from Mobile Tweete 

zulfikars
@ditut @pinot Good luck ;)
about 20 hours ago from TweetDeck