Our previous journey: Kuwait

Monday, January 28, 2008

Ithcy Winter


by : Pinot

Para mahluk tropis ndeso ini sempat kebingungan dengan perubahan sifat kulit yang tadinya tenang tenteram damai sejahtera tiba-tiba jadi bawel minta perhatian dan garukan. Gatal-gatal di permukaan kulit sudah tidak pandang tempat dan waktu. Dari bagian tubuh yang memang sering gatal hingga daerah yang terlalu bikin isin (malu) kalau ketahuan digaruk-garuk. Kami pun jadi saling bahu membahu untuk membantu menggarukkan punggung rekan kerja kami - sebagai bagian tersulit untuk digaruk sendiri - yang kegatelan.


Galah kayu panjang cukup membantu untuk menggaruk daerah-daerah sulit dijangkau seperti punggung

Fenomena yang sempat membuat panik ini ternyata wajar adanya. Karena winter, kulit kami jadi cepat mengering dan bagian kulit-kulit mengering tersebut nongkrong dan menetap sehingga mengganggu pori-pori kulit. Terutama dibagian kulit yang terdapat timbunan lemak di bawah permukaannya.

Sempat menggunakan moisturizer, namun karena memang dasar pemalas dan kurang rajin, gatal-gatal tetap menghantui. Ada satu lagi kiat untuk menghadapi gatal saat winter ini, yaitu melakukan exfoliation. Ini adalah kegiatan membasuh badan saat mandi seperti halnya melakukan spa treatment. Saat mandi air hangat, badan dibalur baby oil yang sudah dicampur garam atau gula. Setelahnya, badan dikeringkan dengan handuk, tidak digosok namun hanya ditekan-tekan pada bagian yang basah. Dengan dilakukan selama 2 -3 kali seminggu, insya Allah badan bisa aman dari serangan gatal-gatal.

Sejauh ini, Papin masih sibuk garuk sana garuk sini. Bukan malas menggunakan moisturizer atau melakukan exfoliation, tapi memang rasanya kok asyik garuk-garuk sebagai kegiatan ringan menjelang tidur.

More :
http://www.butyoudontlooksick.com/2007/12/surviving_dry_itchy_winter_ski.php
http://www.medicalnewstoday.com/articles/58594.php
Post a Comment