Tahap berikutnya dari pendaftaran sekolah adalah pemeriksaan kesehatan anak-anak. Karena kami tinggal di Astoria, Queens, klinik rujukannya adalah Pediatric Clinic di NY Department of Health and Mental Hygiene di Junction Blvd., Jackson Heights. Klinik anak terletak di lantai 3 gedung ini. Begitu keluar lift langsung disambut staf klinik yang sangat ramah. Sebelum memulai pemeriksaan kami harus mengisi form lagi untuk pembuatan kartu berobat. Setelah mengisi aplikasi dan mendapatkan kartu, kami menunggu giliran pemeriksaan.
Sebelum masuk ke ruang periksa dokter, anak-anak masuk ke ruangan suster untuk diperiksa tingginya, berat badan, tekanan darah, pendengaran dan penglihatannya. Kemudian masuk ruang dokter, anak-anak dicek secara fisik. Mereka disuruh lepas baju untuk dilihat semuanya, apakah struktur tulangnya bermasalah atau tidak, apakah ada penyakit kelamin atau tidak. Setelah itu dokter mengajukan puluhan pertanyaan tentang kesejahteraan anak. Dari urusan cat tembok rumah yang gak boleh sembarangan, naik sepeda musti pake helm dan kneepad, makan musti bergizi, gak boleh banyak minum manis, sampai ke tugas-tugas rumah tangga apa saja yang sudah bisa dilakukan anak-anak.
Lalu dokter juga memeriksa kelengkapan imunisasi. Kalau belum lengkap dan ada yang perlu diulang, anak-anak divaksinasi saat itu juga. Saat itu, Arwen dapat 2 injeksi, Leia 3 dan Neo 3 injeksi. Setelah semuanya beres, anak-anak musti tes darah. Sehabis melalui rangkaian pemeriksaan ini, hasilnya bisa diambil 1 minggu kemudian dan dikembalikan ke sekolah.
Showing posts with label Health and Care. Show all posts
Showing posts with label Health and Care. Show all posts
Tuesday, March 24, 2015
Saturday, February 23, 2008
Lari Lagi Finally!
by : Pinot

Jogging dorong Quinny
Setelah tertunda beberapa bulan karena winter, debu pasir dan berbagai alasan lainnya akhirnya bisa berolahraga lari lagi. Jika sebelumnya kegiatan rutin lari dilakukan saat pagi hari, kini dilakukan sore hari lengkap dengan pasukan krucil -- Mamin, Arwen & Leia di jogging track Marina. Karenanya kegiatan olahraga harus diatur sedemikian rupa tanpa harus meninggalkan krucil sendirian terlalu lama. Caranya? Berjalan/berlari beberapa meter menjauh dari mereka dan berbalik arah menuju mereka, bolak balik hingga jarak tempuh mencapai target. Maklum, perjalanan mereka berkecepatan bayi berjalan. Beberapa kali sempat berlari sambil mendorong stroller dengna Arwen di dalamnya. Thanks to Zapp Quinny stroller yang sumprit enak banget buat dibawa lari.
Sesaat kemudian, anggota New Kids on the Block lainnya : Aji, Yoswar dan Daud bergabung. Aji & Yoswar tampak bersemangat untuk berlari menggunakan sepatu lari baru mereka -- yang baru dibeli beberapa jam sebelumnya di Avenue Mall :D
It's fun though. Walau tidak terlalu lama -- karena sudah menjelang gelap dan angin dingin bertiup cukup kencang -- lumayanlah buat pemanasan. Semoga besok-besok udara Kuwait cukup bersahabat, sehingga bisa kembali menjadi kegiatan rutin, demi menabung untuk kesehatan badan.
Aji dan Yoswar dengan sepatu barunya, Daud dengan celana batiknya.
Related stories :
- Marina Run
- Jog My Running Back

Jogging dorong Quinny
Setelah tertunda beberapa bulan karena winter, debu pasir dan berbagai alasan lainnya akhirnya bisa berolahraga lari lagi. Jika sebelumnya kegiatan rutin lari dilakukan saat pagi hari, kini dilakukan sore hari lengkap dengan pasukan krucil -- Mamin, Arwen & Leia di jogging track Marina. Karenanya kegiatan olahraga harus diatur sedemikian rupa tanpa harus meninggalkan krucil sendirian terlalu lama. Caranya? Berjalan/berlari beberapa meter menjauh dari mereka dan berbalik arah menuju mereka, bolak balik hingga jarak tempuh mencapai target. Maklum, perjalanan mereka berkecepatan bayi berjalan. Beberapa kali sempat berlari sambil mendorong stroller dengna Arwen di dalamnya. Thanks to Zapp Quinny stroller yang sumprit enak banget buat dibawa lari.
Sesaat kemudian, anggota New Kids on the Block lainnya : Aji, Yoswar dan Daud bergabung. Aji & Yoswar tampak bersemangat untuk berlari menggunakan sepatu lari baru mereka -- yang baru dibeli beberapa jam sebelumnya di Avenue Mall :D
It's fun though. Walau tidak terlalu lama -- karena sudah menjelang gelap dan angin dingin bertiup cukup kencang -- lumayanlah buat pemanasan. Semoga besok-besok udara Kuwait cukup bersahabat, sehingga bisa kembali menjadi kegiatan rutin, demi menabung untuk kesehatan badan.
Aji dan Yoswar dengan sepatu barunya, Daud dengan celana batiknya.
Related stories :
- Marina Run
- Jog My Running Back
Monday, January 28, 2008
Ithcy Winter

by : Pinot
Para mahluk tropis ndeso ini sempat kebingungan dengan perubahan sifat kulit yang tadinya tenang tenteram damai sejahtera tiba-tiba jadi bawel minta perhatian dan garukan. Gatal-gatal di permukaan kulit sudah tidak pandang tempat dan waktu. Dari bagian tubuh yang memang sering gatal hingga daerah yang terlalu bikin isin (malu) kalau ketahuan digaruk-garuk. Kami pun jadi saling bahu membahu untuk membantu menggarukkan punggung rekan kerja kami - sebagai bagian tersulit untuk digaruk sendiri - yang kegatelan.

Galah kayu panjang cukup membantu untuk menggaruk daerah-daerah sulit dijangkau seperti punggung
Fenomena yang sempat membuat panik ini ternyata wajar adanya. Karena winter, kulit kami jadi cepat mengering dan bagian kulit-kulit mengering tersebut nongkrong dan menetap sehingga mengganggu pori-pori kulit. Terutama dibagian kulit yang terdapat timbunan lemak di bawah permukaannya.
Sempat menggunakan moisturizer, namun karena memang dasar pemalas dan kurang rajin, gatal-gatal tetap menghantui. Ada satu lagi kiat untuk menghadapi gatal saat winter ini, yaitu melakukan exfoliation. Ini adalah kegiatan membasuh badan saat mandi seperti halnya melakukan spa treatment. Saat mandi air hangat, badan dibalur baby oil yang sudah dicampur garam atau gula. Setelahnya, badan dikeringkan dengan handuk, tidak digosok namun hanya ditekan-tekan pada bagian yang basah. Dengan dilakukan selama 2 -3 kali seminggu, insya Allah badan bisa aman dari serangan gatal-gatal.
Sejauh ini, Papin masih sibuk garuk sana garuk sini. Bukan malas menggunakan moisturizer atau melakukan exfoliation, tapi memang rasanya kok asyik garuk-garuk sebagai kegiatan ringan menjelang tidur.
More :
http://www.butyoudontlooksick.com/2007/12/surviving_dry_itchy_winter_ski.php
http://www.medicalnewstoday.com/articles/58594.php
Wednesday, December 26, 2007
Winter Nose
by : Pinot

I love winter. I do. Semata karena ingin mencoba sampai dimana tubuh tropis ini menyikapi suhu yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Hingga saat ini, suhu yang melorot terus ke angka rendah disikapi dengan enjoy saja. Namanya juga petualangan. Hanya saja, Arwen masih belum terbiasa dan cenderung marah-marah jika sudah kedinginan. Hehehehehe.. poor Arwen. Mamin so far masih bisa survive tanpa kurang satu apa pun, termasuk Leia yang pecicilan kesana kemari ngledekin kakaknya sambil tertawa-tawa.

Arwen & her hot chocolate
Satu masalah muncul saat tubuh tropis ini mengirimkan pesan ada yang tidak beres pada salah satu bagian tubuh, yaitu hidung. Hidung ini perih dan menciptakan kerikil-kerikil mimisan kering yang menyumbat pernafasan saat tidur. Ada yang bilang hidung sarat dengan pembuluh-pembuluh darah halus yang sensitif. Jika ada perubahan di luar kewajaran, seperti perubahan suhu maka rongga hidung bereaksi. Dengan perbedaan suhu ini, maka wajar terjadi perembesan darah dalam hidung dan menggumpal di dalam rongga hidung.
Anyway... me not know anything about this. Tapi untunglah (dan semoga) hanya hidung yang 'marah-marah'. Dan so far, menurut beberapa informasi, kasus ini masih tergolong wajar. Semoga.
Links :
http://looking2live.blogspot.com/2006/02/winter-nose.html
http://www.dentalplans.com/Dental-Health-Articles/Stopping-Winter-Nosebleeds.asp

I love winter. I do. Semata karena ingin mencoba sampai dimana tubuh tropis ini menyikapi suhu yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Hingga saat ini, suhu yang melorot terus ke angka rendah disikapi dengan enjoy saja. Namanya juga petualangan. Hanya saja, Arwen masih belum terbiasa dan cenderung marah-marah jika sudah kedinginan. Hehehehehe.. poor Arwen. Mamin so far masih bisa survive tanpa kurang satu apa pun, termasuk Leia yang pecicilan kesana kemari ngledekin kakaknya sambil tertawa-tawa.

Arwen & her hot chocolate
Satu masalah muncul saat tubuh tropis ini mengirimkan pesan ada yang tidak beres pada salah satu bagian tubuh, yaitu hidung. Hidung ini perih dan menciptakan kerikil-kerikil mimisan kering yang menyumbat pernafasan saat tidur. Ada yang bilang hidung sarat dengan pembuluh-pembuluh darah halus yang sensitif. Jika ada perubahan di luar kewajaran, seperti perubahan suhu maka rongga hidung bereaksi. Dengan perbedaan suhu ini, maka wajar terjadi perembesan darah dalam hidung dan menggumpal di dalam rongga hidung.
Anyway... me not know anything about this. Tapi untunglah (dan semoga) hanya hidung yang 'marah-marah'. Dan so far, menurut beberapa informasi, kasus ini masih tergolong wajar. Semoga.
Links :
http://looking2live.blogspot.com/2006/02/winter-nose.html
http://www.dentalplans.com/Dental-Health-Articles/Stopping-Winter-Nosebleeds.asp
Friday, October 26, 2007
Marina Run

I'm freeeee!!!!!
Pagi ini jam 5:30, kami (Papin & Bayu) memaksakan diri untuk melakukan gerak badan dengan berjalan pagi dari rumah ke area jogging track pinggir pantai di Marina. Dengan kondisi jalanan yang berpasir dan tidak ada trotoar sejauh 3,5 km, akhirnya kami tiba di area jogging track Marina. Setelah menginjakkan kaki di jogging track, Papin pun berlari ringan sejauh 2 km meninggalkan Bayu yang hanya bisa berolah raga jalan kaki (ada masalah dengan celana jeans melorot-nya).

(click to enlarge the map)
It's quite nice place. Dengan pemandangan laut tak terbatas, bisa lebih enjoy melakukan lari sambil dihibur musik dari iPod (serta suara instruktur wanita yang rajin memberi info jarak yang sudah dilalui). Benar-benar berbeda dibanding saat berlari pagi di komplek Bintaro dulu.

As the old saying goes, "Skateboarding is not a crime"
Hal lain yang membuat gembira, ada sebuah skatepark kecil. Membuat kami berdua seketika ingin ber-skateboard ria lagi, walau umur sudah semakin lumutan. "Duh tahu gini bawa papan Powell Peralta gue yak" keluh Papin sambil memandangi ramp skateboard yang seolah memanggil-manggil untuk diarungi.
Setelah selesai berolah raga, kami mampir di kedai kopi Starbucks (satu-satunya yang buka di area situ) sambil menyeruput ice cafe mocha. Pulangnya.... teteup jalan kaki untuk cari taksi :D

Pulang saat matahari belum terlalu tinggi
Saturday, October 20, 2007
Jog My Running Back

Setelah absen 4 bulan dari kegiatan lari pagi, sekarang Papin sudah bisa 'memaksakan' kembali untuk bangun pagi dan lari. Beberapa teman (bahkan Mamin) bilang Papin terlihat semakin 'sehat' alias menggumpal. Tampaknya kegiatan olahraga sudah tidak bisa ditunda-tunda. Apalagi cuaca Kuwait semakin manusiawi di bulan-bulan ini, turut memberi semangat untuk menggerakkan kaki-kaki dan membakar lemak yang tertimbun selama 4 bulan. Lokasi lari cukup di sekitar apartemen, yang kebetulan ada jogging track-nya. Hanya saja, kebiasaan makan bubur ayam setelah lari terpaksa digantikan cream sup instant :(
Turn my Nike + iPod back on and burn, fat, burn!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)