Our previous journey: Kuwait

Saturday, April 05, 2008

Kabar Indonesia dari Rekan non-Indonesia

by : Pinot

Jaman begini, sudah tidak susah menerima kabar tentang tanah air. Tinggal nongkrong sebentar di depan komputer, dalam sekejab informasi membanjir sampai meluap. Thanks to technology.
Namun, ada sumber kabar lain yang tidak datang dari media umumnya. Jaber, rekan kerja kami yang berasal dari Kuwait dengan rajin memberi tahu tentang kabar negara kami. Setiap saat bertemu, dia selalu datang ke kami, 

"Hey you know what? I watch TV news that your country is... bla bla bla."
atau
"I read the newspaper this morning. It says that your country... bla bla bla."


Berita demonstrasi terhadap kontroversi film Fitna di Jakarta yang ditayangkan oleh Al Alam TV, Iran

Penasaran. Itu yang membuat seorang Jaber mau menerima kabar tentang Indonesia, negara dimana rekan kerja-nya berasal. Ada rasa ingin tahu lebih mendalam tentang Indonesia. Ada informasi tambahan bahwa Indonesia tidak melulu TKI dan TKW. Sebelum bertemu kami -- seperti yang diakuinya -- melirik sedikit pun tentang Indonesia juga ogah. Seperti yang dilakukannya beberapa hari lalu. Dia memberi kabar bahwa ada demonstrasi di tanah air mengenai film kontroversial, Fitna. Sebelumnya, tidak ada satu pun dari kami yang ngeh tentang informasi tersebut. kekekekekek.

Fenomena sadar Indonesia ini juga terjadi di rekan kerja lain. Tidak hanya Jaber, rekan lainnya akan memberi info atau sekedar bertanya tentang negara kami (baca : Kata Mereka tentang Soeharto). Rupanya, awareness tentang Indonesia menjadi sedemikian besar, sehingga mengakibatkan rasa ingin tahu yang lebih besar dan untuk kemudian berperan (membantu) memberi kabar -- tentang Indonesia -- kepada kami.
Post a Comment