Our previous journey: Kuwait

Sunday, June 08, 2008

Jajal ke Tukang Cukur

by : Pinot



Sejak dulu, kalo sudah urusan potong rambut suka males dan berbulan-bulan dibiarkan panjang gondrong awut-awutan. Alasannya, susah nemu potongan yang pas (padahal mending potong pendek walau ngga pas daripada gondrong semrawut). Sejak mendarat di Kuwait 11 bulan lalu, hanya 2 kali potong. Pertama saat kebetulan pulang ke Jakarta, mampir cukur di Bintaro Plaza. Kedua minta tolong potongin Mamin, walau hasilnya hwarakadah masih lebih percaya istri sendiri .. kakakakakak. Beberapa area kelihatan pitak seperti cukuran di video MTV Jackass -- adegan jahil bawa-bawa cukuran listrik "hit & run" mencukur orang dari belakang.

So, akhirnya setelah dipaksa-paksa Mamin -- dan daripada rambut gondrong buat sarang debu pasir mesti keramas tiap 2 kali sehari -- diseretlah ke tukang cukur atau barber shop deket apartemen. Sekalian jajal dan ngecek harga. Tukang cukurnya sepertinya berkebangsaan India atau Pakistan. Terlihat dari tampang dan bahasanya seperti orang Bali kalo lagi ngomong.



Lumayanlah. Hasilnya juga ngga jelek-jelek amat, cuma masih rada kepanjangan nih rambut. Mungkin mesti dibilangin dari awal "shorter and shorter" :D
Biayanya? 1,5 KD atau Rp 45.000 'saja' :P
Post a Comment