Our previous journey: Kuwait

Monday, February 09, 2015

Touch Down NYC



Yay!! Touch down di JFK Airport, New York. Setelah perjalanan panjang 24 jam CGK-DBX-JFK. Perjalanan yang cukup membuat pantat panas dan tepos, diisi dengan nonton film, denger musik, nonton film lagi, dengerin musik lagi, main game, ngecek pesawat lagi terbang di atas negara mana dan yang pasti gambar-gambar. Kegiatan terakhir lumayan mengalihkan perhatian kok gak sampe-sampe :D.



Pukul 7.45 pagi waktu New York pesawat landing di JFK Airport. Sureal rasanya saat melihat keluar jendela pesawat. Dominasi putihnya salju nampak di kejauhan di bawah sana. Kalau dulu di Kuwait, saat mendarat disambut pemandangan coklat pasir dan ditampar angin panas, kali ini kami disambut pemandangan putih dan angin dingin.


 

Urusan di imigrasi berjalan relatif lancar, walaupun antrian sangat panjang. Setelah itu, kami musti mengambil bagasi yang cukup banyak (BANYAK BANGET ooiiii bukan CUKUP BANYAK :D). Iya 10 koper aja belum termasuk yang handcarry. Maklumlah imigran-imigran ini mau pindah negara bukan cuman mau liburan. Biaya gotong-gotong porter resmi ini (pakai id card) 25 USD, sudah termasuk mendorong troli besar melewati gerbang custom.

Dibantu porter kami mencari taksi. Ternyata banyak juga taksi gelap di sini. Mereka mencari penghasilan tambahan dengan menyewakan mobilnya. Setelah sepakat harga 90 USD JFK-Brooklyn, kami mulai memasukkan koper-koper ke bagasi mobil. Sang porter sempat bertanya-tanya, "kok gak ditawar?" HORANGKAYAH!!!! hahahaha nggak ding. Pertama, pernah diinfo temen saat dia mengambil taksi besar dicharge 180 USD, jadi kami pikir toh harga yang ditawarkan sudah setengahnya. Kedua, kami sudah cukup lelah untuk berargumentasi panjang lebar setelah penerbangan panjang. Yang terbayang cuman kasur dan sofa buat selonjoran.




Perjalanan JFK-Brooklyn ditempuh dengan sangat singkat, hanya 20 menit saja. Pak Sopir yang doyan bercanda sempet ngomel-ngomel karena ada macet sedikit. Langsung aja disamber Mamin, "yaelah Pak, Bapak musti mampir ke Jakarta kalo gitu!" Terus katanya, "Oiya iya saya denger itu di berita, katanya macet banget yah, di India juga gitu." Ooopss! :D

Pemandangan sepanjang jalan didominasi warna putih, pohon-pohon kering, gloomy dan dingin. Arwen, Leia, Neo sempat memejamkan mata sejenak selama perjalanan singkat ini.





Akhirnya sampailah kami di apartemen sementara, yang kami booking via AirBnB di daerah Williamsburg, Brooklyn. Pak supir dengan setengah bercanda bilang kalo gak mau ketemu kita lagi, karena kopernya banyak bener. Hahahahaa!!!! Maap ya Pak, orang-orang ini bukan cuman turis soalnya, tapi pindah negara.

Setelah selesai beberes koper dan selonjoran sejenak, kami memutuskan untuk makan siang. Yang gampang dan cepet! McD to the rescue! Hahahahaha....soalnya deket banget dari apartemen dan gak perlu pake baju super tebel karena belum bongkar-bongkar koper dan jaraknya pun gak terlalu jauh.



Krucils excited banget lari-larian di antara salju dan lempar-lemparan snowball. Norak!! Ya maklum laskar-laskar padang pasir ini terbiasa liat pasir dan badai pasir.



 

Selesai makan, kami mampir ke Staples buat cari perlengkapan mandi, cemilan, kopi, dll. Abis itu pulang, terus kruntelan leyeh-leyeh nyari anget-anget di apartemen.

Alhamdulilah, terimakasih Tuhan buat pengalaman ini. Mari mengisinya dengan cerita-cerita seru Neverland Family.




Oiya yang menarik, di hari ini juga 51 tahun silam The Beatles menginjakkan kaki mereka pertama kalinya di JFK Airport, sebagai awal mereka diterima masyarakat Amerika. Dulu: Fab four. Kini: Fab five hehehe.
Post a Comment