Our previous journey: Kuwait

Saturday, September 08, 2007

9/11



Papin dkk lagi sibuk ngga ketulungan menjelang launch on air Al Watan TV tanggal 9 September besok. Dan (katanya) fully operational tanggal 11-an. Berangkat jam 11 pagi pulang jam 1 pagi, malah kadang-kadang lebih. Makin dekat hari launch, makin chaos, makin seru dan makin melelahkan. Semua orang digeber untuk membereskan semua printal printil. Even Bader, our boss, tetep di kantor sampai larut malam. Suasana kantor sudah seperti kegiatan mahasiswa di kampus menjelang deadline pengumpulan tugas akhir semesteran. Pasang musik keras-keras, mug kopi berserakan, asap rokok di mana-mana, orang-orang teriak adu mulut dan becanda jadi satu. Stres, panik dan ketawa jadi satu.

Sami, our Lebanese fellow, menggambarkan suasana ini (diharapkan) akan berubah saat nanti Al Watan TV sudah on air. Setelah tanggal 11 semua hiruk-pikuk mereda, seiring terberesnya masalah satu per satu. Seperti saat serangan teroris di New York tanggal 11 September 2001 silam. Tanggal tersebut merupakan titik perubahan buat Amerika dan seluruh dunia. Semoga titik perubahan 9/11 di Al Watan TV menuju sesuatu yang positif, terutama untuk departemen kreatif tempat Papin dkk bekerja. "Everything gonna be YEA RIGHT!" teriak Sami suntuk.

Berdiri ki-ka : Heba, Rami, Sham, Bably, Ghesan, Bader, Papin
Duduk ki-ka : Zaidun, Eman, Bayu, Yoswar
Where's Sami? Bader sez, "Forget him. We can put him inside this green-screen in Photoshop later" wakakakakak
Post a Comment