Our previous journey: Kuwait

Friday, July 17, 2015

Berlebaran di New York

Pertama kalinya kami berlebaran di negara non-muslim. Dan pertama kalinya kami merasakan lebaran yang ternyata berasa sangat menyentuh, karena walau tidak ada suasana khusus selama Ramadan, tidak ada special festivity saat Lebaran, kami tetap bisa merayakan dengan khidmat dan bisa melakukan shalat eid di masjid Indonesia.

Dalam perjalanan ke masjid, kami menjumpai banyak warga muslim membawa sajadah yang berangkat shalat eid di masjid-masjid sekitar Astoria (sejauh ini kami mencatat ada tiga masjid di area kami). Yang menarik, beberapa toko menutup sementara karena staf atau karyawannya berangkat shalat eid yang dilakukan jam 9 pagi.


Terlihat beberapa orang berangkat ke masjid & toko yang tutup karena eid


Berangkat ke masjid Al Hikmah, masjid Indonesia di Queens


Menjelang shalat jam 9:00


Khotbah dibacakan dalam bahasa Inggris

Di masjid, yang datang ngga cuma orang Indonesia tapi juga dari berbagai bangsa seperti Bangladesh, India bahkan warga Amerika sendiri. Khotbah dibacakan dalam bahasa Inggris.


Terlihat koresponden TVOne meliput sendirian

Selesai shalat eid, semua para perantau ini saling bersalaman berpelukan bermaaf-maafan. Walau lebaran jauh dari kampung halaman, mendapatkan suasana seperti ini membuat kami berasa di 'kampung halaman' lain. Jika 'home is where the heart is' maka untuk perantau seperti kami 'lebaran is where the heart is' :)

Eid mubarak!

Post a Comment