Our previous journey: Kuwait

Saturday, March 28, 2015

Sketching People Of New York

Sebagai pendatang baru di kota ini, sudah selayaknya kami harus 'bersilaturahmi' dengan banyak orang. Kami, orang asing, mencoba bergaul dengan sesama stranger - yang tidak kami kenal - dengan cara menggambar mereka.



Radiant adalah waitress di restoran IHOP yang berlokasi di 14th street. Beliau sangat ramah kepada kami, banyak tersenyum (sesuai namanya!) dan mencoba ngobrol dengan krucil. Kami pun memberanikan diri untuk bertanya padanya apakah bersedia kami foto dan gambar wajahnya. Dia pun bersedia dan bersemangat.
"Ooww I look pretty in your picture!"



Olivia bekerja di New York City Bagel & Coffee House, Astoria. Dia awalnya agak ragu-ragu, tapi setelah memandang mamin, Arwen, Leia & Neo, dia merasa kami bukan orang yang pantas dicurigai hahaha!



Setelah menggambar Radiant & Olivia, kok ngga ada cowoknya. Lalu kami pun mencoba ngobrol dengan Christopher di Sugar Couture, Brooklyn. Yang lucu, saat ditunjukkan hasil gambar kami, dia memberi koreksi. "That's not bad. It's just the nose, seems to big. And the left eye need to move a bit." Whoa, gambar gue dikoreksi hahahaha. Keren! Sering dengar orang-orang muda Brooklyn yang bekerja di bidang kreatif tapi nyambi jadi waiter di cafe atau bar. Jangan-jangan Chris ini sebenarnya kerja di advertising atau industri kreatif. Kami pun beberapa kali mencoba mengoreksi sampai dia puas. Bok, berasa punya klien *ngakak*



Si mbak ini bekerja di restoran chinese food samping apartemen tempat kita tinggal di Brooklyn. Seneng kalau lihat kami datang, krucil selalu dikasih fortune cookie gratis. Saat ditanya namanya dia bilang:
"Ting A."
Terus ditulis 'Ting A' dia koreksi "No no. Ti-Ng-A."
Ditulis 'Ti Ng A' dia masih koreksi. Akhirnya kami kasih pensil untuk dia tuliskan namanya.
Ternyata namanya 'Tin A'.
Ngga bisa ngomong 'N' ya mbak.

Habis ini siapa ya? Celingukan siapa lagi yang bisa digambar.
Post a Comment