Our previous journey: Kuwait

Monday, January 07, 2013

Gelandangan Kuwaiti di Taman India



Di taman tempat kami biasa jogging - yang kami sebut Taman India karena banyaknya warga India beraktivitas di sana - ada gelandangan tua tinggal di sana. Tidur beralaskan tikar beratap bintang, dari musim ke musim. Padahal saat summer suhu saat malam saja bisa 48˚C dan saat winter bisa 2˚C, dia tinggal di sana dengan kondisi sangat tidak memadai.

Sesekali dia mengajak ngobrol tapi ngga jelas ngomong apa dan ngga bisa bahasa Inggris. Cukup absurd melihat gelandangan miskin ini di negeri yang gemah ripah loh jinawi. Kami sempat menebak-nebak, jangan-jangan dia orang yang sangat kaya tapi memiliki gangguan mental.

Lalu dia muncul di harian Arab Times dan ternyata dia orang Kuwait bernama Abu Ghazi! Menurut berita, dia menikah dengan wanita Srilanka saat masih muda. Namun mengalami krisis finansial dan menjual semua hartanya lalu memulangkan istrinya ke Srilanka. Singkat cerita, dia jadi homeless dan tinggal di taman ini. Lebih lengkap ceritanya baca di sini.


Tenger-tenger sendirian dengerin radio transistornya

Semenjak berita tersebut terbit, besoknya kami sudah tidak lagi melihat beliau dan 'rumahnya'. Kemungkinan besar ditampung oleh pemerintah Kuwait dan diperlalukan dengan baik. Yang menarik, diskusi di halaman Facebook Kuwait.Upto.Date membahas: apakah dia memiliki gangguan mental, mengapa tidak ada keluarga dekatnya yang memberi perhatian dan apakah benar dia Kuwaiti?
Post a Comment