Our previous journey: Kuwait

Saturday, April 12, 2008

Hail Storm in Kuwait 1 : Pictures

by Pinot, Dita & Jaber



Pemandangan langit sore hari di atas teluk Kuwait sebelum badai. Foto diambil jam 5 sore dari atas Kuwait Tower.




Icey parking area in Kuwait Tower (photo by Jaber)

Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, salah satunya panggung tempat acara Galta melakukan siaran langsung di kawasan Kuwait Tower. Jaber, teman kami melaporkan situasi di sekitar Kuwait Tower yang digenangi air dari laut, menyebabkan kemacetan di Gulf Street.



Seekor burung yang shock berat kedinginan setelah diterpa angin kencang dan es.



Tanaman yang daunnya digunduli angin kencang.



Rame-rame mungutin barang langka dari langit : es sebesar kelereng. Siapa pun tidak sudi disambit es sebesar ini dari atas :D

Breaking News : Hail Storm in Kuwait

by : Pinot & Dita

Sore ini kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi Kuwait Tower. Cuaca terlihat gelap dan mendung juga berangin (agak aneh menurut kami karena angin berhembus cukup kencang) disertai petir. Setelah menghabiskan waktu, berfoto dan menikmati Kuwait dari atas Kuwait Tower, kami berencana melanjutkan "plesir week end" ke sebuah pusat perbelanjaan Al Mutana. Tapi melihat cuaca yang kurang mendukung, karena takut kehujanan, akhirnya kami memutuskan untuk mampir ke Souq Sharq saja yang lokasinya dekat dengan tower.

Perjalanan menuju Souq Sharq disertai dengan petir sambar menyambar dan langit yang semakin gelap. Aneh, tidak seperti biasanya. Begitu kami menginjakkan kaki di tempat tujuan, angin berhembus semakin kencang dan kami buru-buru masuk ke dalam mal. Tak lama, terdengar suara yang cukup memekakkan telinga, seperti suara atap atau genteng yang dihujani batu disertai suara angin yang berhembus kencang. Pengunjung mulai terlihat panik dan banyak yang berlarian ke arah pintu keluar untuk melihat apa yang terjadi di luar mal.


It looks like snows in Kuwait

Ternyata bukan hanya hujan dan angin kencang tapi hujan es!! Berlangsung tidak terlalu lama, hanya kurang lebih 1/2 jam, tapi efeknya bisa membuat Souq Sharq kebanjiran. Lantai bawah mal digenangi air kotor dan beberapa toko langsung menutup toko mereka.




Butir-butir es masih berserakan di sana sini

Setelah hujan es reda dan angin kencang berhenti berhembus, tampak aktivitas bersih-bersih di sekitar pelataran mal. Wuuiihhhh ternyata banyak juga es-nya!!!! Udah kayak salju.

Click here for more photos & here for video.

Related Links :
Gale-force storm, hail showers hit Kuwait (AFP)

Wednesday, April 09, 2008

The Galta Project

by : Pinot

Finally. Setelah sekian hari, minggu dan beberapa weekend yang terkoyak, kerjaan keroyokan untuk graphic dan on air look Galta selesai hari Jum'at lalu. Hasilnya? It's not that bad. Jika semua dilakukan dengan baik dan benar -- tidak grasa grusu -- hasilnya mungkin bisa lebih baik. Well at least, banyak pengalaman berharga yang kami alami selama mengerjakan project tersebut. Terutama pengalaman belajar bekerja dalam satu tim yang melibatkan orang dari berbagai latar belakang budaya dan multinasional.

Watch this behind the scene video.



Download the high-res video in here.

Related story :
- Gempor weeks

Lagu Benyamin S

by : Pinot

Sebagai bangsa dengan populasi terbanyak di departemen kreatif, kami tidak sungkan-sungkan ngobrol dengan bahasa Indonesia, nyanyi lagu Indonesia atau menyalakan musik Indonesia (seperti dang dut) keras-keras. Rekan kerja lain seperti biasa, either complain atau malah belajar adaptasi.

Baru-baru ini kami mendapatkan file mp3 lagu-lagu Benyamin S. Lagu-lagu tersebut dinyalakan keras-keras, sembari nyanyi bareng ketawa ketiwi. Dari sekian lagu, lagu Begini Begitu diputar berulang-ulang hingga masuk dalam otak our poor friend, Jaber. Walau dia complain, karena syairnya sederhana mudah diingat mulutnya tidak bisa berhenti menirukan dan menyanyikan lagu tersebut.

Begini ni ni niii.. Begicu.. cu.. cu.. cuuuu..



Related stories :
- Kabar Indonesia dari Non-Indonesia
- What is this smell?

Tuesday, April 08, 2008

Perdebatan Antar Negara Timur Tengah

by : Pinot



Jam 3 sore, dari ruang depan terdengar obrolan rekan kerja kami. Obrolan tersebut tidak biasa dan cenderung bernada tinggi. Campur dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab, kami bisa menebak sedang terjadi debat kusir diantara mereka. Dan, topik debatnya tidak jauh-jauh dari politik -- yang sangat menggambarkan betapa kisruhnya Timur Tengah. Si Mesir yang beribukan orang Palestina berdebat kusir dengan si Lebanon yang kebetulan pro perdamaian (atau dengan kata lain dituding pro Amerika & Israel).

Kami hanya bisa mesam mesem mendengar perdebatan antar negara tersebut dan sesekali berteriak dengan bahasa Indonesia (tentunya) "UDAH GEBUK AJAH!"
Sementara mereka tetap lempeng saling berbalas kata-kata :

Si Mesir : Mereka (Israel) mencuri tanah kami! (Maksudnya tanah Palestina)
Si Lebanon : Mereka mencuri tanah kamu? Tanah yang mana?
M : Kenapa kamu membela mereka (Israel)? Mereka juga bermaksud mengambil tanah kamu (Lebanon)!
L : Saya tidak membela mereka! Saya hanya berpikir rasional! Tidak seperti kalian yang ketinggalan jaman. Terkungkung dalam romantisme masa lalu ala arab. Mengorbankan orang-orang yang tidak berdosa demi berjuang sesuatu yang konyol.
M : (nada tinggi) Semua pria, wanita dan anak-anak kami sudah siap menjadi pejuang sejak lahir. Mereka bersedia mengucurkan darah demi kebebasan!
L : Ya ampun! Kenapa sih yang dikepala kalian selalu darah dan perang!

Hebat euy. Bener-bener pengalaman kerja yang luar biasa. Jika di kantor lama (Kebon Jeruk) debatnya cuma masalah kerjaan atau kalau pun ada debat politik seperti di atas, sifatnya hanya lokal. Lha ini debat politik kelas dunia ada di lantai tempat kami bekerja.

Dan, hebat euy. Debat kusir yang panas tadi tidak mengganggu irama kerja sehari-hari. Walau panas-panasan, mereka tetap harmonis secara profesional. Kayaknya.. huekekekek

note :
perdebatan tersebut direkam dalam bentuk video. Namun kami diwanti-wanti untuk tidak mempublikasikan secara luas karena sangat sensitif. Kalau mau nonton, silakan japri nanti kami kirim URL video-nya untuk diunduh.

Sunday, April 06, 2008

Shopaventure : Al Manara Bookshop

by : Pinot

Awalnya kami rada pesimis mendapatkan toko buku ala Kinokuniya, Aksara atau QB Books di Kuwait ini. Namun lama-lama jadi sering nemu juga toko-toko sejenis. Hanya saja letaknya nyempil di salah satu sudut pertokoan, bukan di tempat ramai seperti shopping mall.





Toko buku Al Manara ini terletak di jalan Salem Al Mubarak, Salmiya -- satu daerah dengan Brand for Less, Eureka electronics, Marina Mall, Al Fanar Shopping center, Sultan Salmiya -- berada dalam komplek Al Rabee di lantai dasar. Tokonya sendiri tidak terlalu luas. Koleksinya didominasi buku fiksi, art, fotografi, anak-anak, sejarah dan cooking. Majalahnya sendiri cukup lengkap, tapi tetap tidak menemukan majalah WIRED! Menurut sang penjaga toko, majalah tersebut sudah lama tidak terdistribusikan ke Kuwait, sekitar 2 - 3 tahun. Tambahnya, majalah tersebut kemungkinan banned di Kuwait. He? Kok dilarang? Atas dasar apa? Ah sudahlah, barangkali memang tidak ada pangsa pasarnya di sini.


Nongkrong depan rak kuking beking

Majalah favorit Papin -- non WIRED -- tersedia di sini seperti Mac|Life dan FastCompany. Mamin sendiri kalap dipojokan rak kuking beking (cooking & baking). Arwen & Leia ngejogrok berdua di depan buku anak-anak. Wah pokoknya hasrat hedon sekeluarga untuk buku cukup terpenuhi di sini.

Al-Manara Bookshop Co.
P.O.Box: 5028 Salmiya 22061 Kwt
Tel : 5744265
Fax : 5744263

Location :

Peta Kuwait (click to enlarge the map)


Detail (click to enlarge the map)

Related stories :
- Kuwait Bookshop
- Brands for Less

Saturday, April 05, 2008

Kabar Indonesia dari Rekan non-Indonesia

by : Pinot

Jaman begini, sudah tidak susah menerima kabar tentang tanah air. Tinggal nongkrong sebentar di depan komputer, dalam sekejab informasi membanjir sampai meluap. Thanks to technology.
Namun, ada sumber kabar lain yang tidak datang dari media umumnya. Jaber, rekan kerja kami yang berasal dari Kuwait dengan rajin memberi tahu tentang kabar negara kami. Setiap saat bertemu, dia selalu datang ke kami, 

"Hey you know what? I watch TV news that your country is... bla bla bla."
atau
"I read the newspaper this morning. It says that your country... bla bla bla."


Berita demonstrasi terhadap kontroversi film Fitna di Jakarta yang ditayangkan oleh Al Alam TV, Iran

Penasaran. Itu yang membuat seorang Jaber mau menerima kabar tentang Indonesia, negara dimana rekan kerja-nya berasal. Ada rasa ingin tahu lebih mendalam tentang Indonesia. Ada informasi tambahan bahwa Indonesia tidak melulu TKI dan TKW. Sebelum bertemu kami -- seperti yang diakuinya -- melirik sedikit pun tentang Indonesia juga ogah. Seperti yang dilakukannya beberapa hari lalu. Dia memberi kabar bahwa ada demonstrasi di tanah air mengenai film kontroversial, Fitna. Sebelumnya, tidak ada satu pun dari kami yang ngeh tentang informasi tersebut. kekekekekek.

Fenomena sadar Indonesia ini juga terjadi di rekan kerja lain. Tidak hanya Jaber, rekan lainnya akan memberi info atau sekedar bertanya tentang negara kami (baca : Kata Mereka tentang Soeharto). Rupanya, awareness tentang Indonesia menjadi sedemikian besar, sehingga mengakibatkan rasa ingin tahu yang lebih besar dan untuk kemudian berperan (membantu) memberi kabar -- tentang Indonesia -- kepada kami.

Friday, April 04, 2008

CBS News : America Rescued by Kuwait

by : Pinot

Nemu berita menarik dari CBS News (nyomot dari podcast CBS) : betapa besar jasa Kuwait dalam perekonomian Amerika yang sedang terengah-engah terseok-seok dibelit resesi (slowing-down economy kata presiden Bush). Dengan kata lain, hutang Amerika dari negara lain paling besar berasal dari Kuwait.


Cuplikan berita CBS

Walau gersang jarang hujan, ini negara memang tajir bukan kepalang :P

note :
Cuplikan berita CBS ini sudah diedit. Untuk melihat full version silakan download podcast-nya di sini.

Parkir di Highway

by : Pinot

Hari ini kami mendapatkan pemandangan ganjil : 2 mobil terparkir di tengah highway yang sedang dilalui segala jenis kendaraan berkecepatan tinggi. 2 mobil tersebut baru saja mengalami tabrakan ringan, namun ditinggalkan begitu saja oleh pengemudi dan penumpangnya (?). Setelah mengundang gerutu dan sumpah serapah pengguna highway lain, 2 mobil tersebut pergi begitu saja. Dikiranya tempat parkir kali yee...??

Wednesday, April 02, 2008

Gempor Weeks

by : Pinot



Pekerjaan buru-buru karena deadline mepet? Sudah biasa.

Deadline mepet tapi ngga punya info tanggal pastinya? Tinggal meraba-raba.

Kerja keroyokan untuk satu project? The more the merrier.

Kerja bablas tanpa weekend? Jamak lumrah.

Rotoscope footage video? Kadang dilakukan kalau lagi pengen.

Hand drawing animation untuk sebuah intro acara? Kadangg masih dilakoni (tergantung deadline :P )

Hand drawing animation beratus-ratus frame sampai tangan keram leher pegel? Pernah tapi itu dulluuuuu...

Bikin animasi atau motion graphic untuk intro acara tanpa storyboard dan brief yang jelas? Sudah mendarah daging.

Big boss minta revisi padahal deadline sudah di depan mata? Pasrah dengan tangisan keras-keras.

Segala jenis nestapa pekerjaan seperti di atas sudah biasa kami lakoni bertahun-tahun di RCTI.
Namun, bagaimana jika semua nestapa tersebut dikombinasikan jadi satu dalam sebuah project? Jika disatukan dalam satu kalimat : mengerjakan project intro acara yang menggunakan teknik rotoscoping dan style hand-drawing animation hingga tangan keram karena berjumlah ratusan frame, melibatkan seluruh motion graphic designer (6 orang lebih), walau tanpa storyboard dan brief yang jelas harus diselesaikan dalam waktu hanya 2 minggu (tanpa tanggal yang jelas) hingga mengorbankan weekend, lebih demi menjaga keinginan big boss yang dengan setia menciptakan revisi baru setiap saat, termasuk merevisi pekerjaan yang sebenarnya sudah selesai jauh-jauh hari sebelumnya. *phew* panjang bener kalimatnya. Sampai ngga sempet ambil nafas :P

Itulah yang sedang kami alami dalam 2 minggu ini mengerjakan intro dan graphic dari sebuah acara 'project dewa' (istilah kami kalau ada pekerjaan yang melibatkan pimpinan tertinggi perusahaan) yang berlatar belakang kontes mengarang dan membaca puisi, melibatkan peserta dari negara-negara teluk. Intro, on air look dan graphic dari acara ini harus grande dan wah.

Awalnya, cuma Papin yang kebagian tugas ini. Berhubung cuma punya waktu 1 bulan, maka dirancang intro acara yang bisa selesai dalam jangka waktu tersebut. Konsep style dan on air look nya sendiri mengambil gaya coretan kuas kaligrafi, dikombinasikan gambar ilustrasi suasana kehidupan tradisional masyarakat Timur Tengah. Diperkaya dengan ilustrasi bergerak (animasi) yang mengambil gerak (rotoscope) dari salah satu adegan pertempuran film "300". Ngga banyak-banyak, cuma 3 detik, itupun dengan gaya gambar tangan yang sangat sederhana. Maklum yang ngerjain cuma satu orang :P




Intro/opening grahic yang 'ditolak'

Ternyata, justru dari sinilah awal nestapa tersebut. Ada keinginan dari boss untuk memperbanyak rotoscope dan mengambil style full hand-drawing animation. Intro yang sudah dibuat, dihentikan dan disimpan buat cadangan. *CAKEP!*
Maunya bos tuh, "If you want to do it, do it right and great." Masalahnya, waktunya sudah tinggal beberapa minggu lagi. Terpaksa, seluruh masyarakat creative department diberdayakan. Ada yang kebagian rotoscoping, ada yang kebagian masking, ada yang kebagian hatching, ada yang bagian compositioning. Ngga ada yang nganggur, semua bareng ngelembur. Project leadernya dibebankan kepada seorang rekan kerja yang memiliki latar belakang 2D animation berkebangsaan Mesir.

Stress, kesel sebel, mangkel, tangan pegel-pegel, situasi kerja uncertain - karena buru-buru dan tanpa storyboard yang pasti - mengiringi proses kerja. Semua ragu apakah hasil kerjanya bisa sedasyat yang diinginkan. Semua takut hasilnya setengah jadi alias maksa. Sementara waktu berlari kencang, sekencang lari kuda yang kami rotoscope :P

Sunday, March 30, 2008

Red Planet

by : Dita

Red Planet - Kuwait - Salmiya

4 hari yang lalu, Kuwait kembali dikepung debu. Foto-foto ini bukan hasil touch up-an Photoshop, tapi memang beginilah adanya :). Merah dan oranye, seperti Red Planet.

Red Planet - Kuwait - Ishbilya

Soal WC

by : Dita

Hiyaaaa...dah lama gak nongol (sorry lagi asik di dapur sebelah), sekalinya posting kok saru, gak sopan! :)).



Iya ini emang mau ngomongin WC aka toilet. Kirain di sini yang namanya WC jongkok atau cubluk (CMIIW) itu gak umum. Kasian deh gue...gak gaul di dunia per-WC-an...ahak ahakkkkk! Ternyata WC jongkok itu lumrah adanya. Soalnya emang baru aja nemu kemaren-kemaren ini. Satu di rest room-nya Eureka (sebuah toko elektronik besar), satu lagi di Entertainment City (kalo ini sadis, WC-nya jongkok semua bow!).

Karena penasaran, akhirnya konfirmasi dan tanya-tanya ke Aji. Ternyata beliau sering nemuin WC model beginian. Kaciman deh baru tau!!! :P.

Update April, 1st 2008 :
WC Jongkok atau Squat toilet atau Alaturka (Turki), dikenal juga sebagai Paati di Malayayalam atau Iranian toilet (Iran), ternyata memang tersebar di seluruh dunia. Jadi memang bukan barang aneh sebenernya.

Italia, Prancis, Switzerland, Balkans, USSR, India, Middle East dan Yunani adalah contoh negara-negara yang cukup akrab dengan WC model begini. Not to mention negara-negara Asia yah, kalo di Asia sih memang jamak.

Tapi sayang, setelah googling around, kami tidak menemukan sejarah dan asal-usul WC jongkok ini. Karena penasaran juga dengan komentar Sili bahwa WC model ini katanya berasal dari Belanda. Ada yang mau diskusi soal WC??? :D

Source : Wikipedia

Saturday, March 29, 2008

Postcard : Entertainment City


Di Jakarta ngga pernah sempat ke amusement park seperti Dufan atau Taman Mini komplit berempat. Sekalinya sempat, justru pas di Kuwait. Bersama teman-teman kantor, kami diajak ke Entertainment City, Dufan-nya Kuwait. More story to come.

Friday, March 28, 2008

Jahil Time

by : Pinot

Jika dibandingkan dengan situasi dan suasana tempat kerja di tanah air sebelumnya, jelas banyak hal baru yang kami dapatkan di Kuwait ini - dari perbedaan kultur, bahasa hingga hal-hal teknis pekerjaan dan tingkat kesulitan yang tinggi (seiring dengan nilai tabungan hari tua :D ). Walau begitu, ada hal yang tidak berbeda : kerja dengan mahluk-mahluk yang super gokil, usil, jahil. Apalagi kalau sudah pada stress dan suntuk. Kalau sudah begini, perbedaan suku bangsa tidak terasa.

Dari berbagai kejahilan yang terjadi, rata-rata rekan kerja di kantor ini paling demen ngerjain Yoswar -- yang kebetulan kagetan. Lucu aja ngliat penampilannya yang sangar ala rocker tapi gampang loncat dari kursi kalau dikagetin dari belakang. Untungnya ngga latah. Coba kalau iya, pasti makin jadi bulan-bulanan -- kudu belajar latah bahasa arab kaleee *Bayu style*



note : Santi, maaf ya suami lo jadi obyek penderita. Kalo komplen jangan ke kita-kita aja, tapi juga ke temen-temen arab. kekekek

Related story :
- Fun at work

Thursday, March 27, 2008

Do the Beshkan!

by : Pinot

'Lydia', seorang pengunjung blog kami komen tentang statement rekan kerja kami, Zaydoon, yang menyatakan bahwa hanya seorang Iraqi yang bisa melakukan finger-snapping. Menurutnya finger-snapping bukan hanya milik budaya Iraq doang, tapi budaya yang umum di Timur Tengah.

Dan ternyata benar. Rekan kerja dari Mesir juga claiming bahwa finger-snapping adalah budaya mereka. Setelah search di Google, oleh masyarakat Iran finger-snapping ini dinamai Beshkan.

Beshkan (aka Iranian Hand Jive), finger-snapping atau apa pun namanya adalah bagian dari musik pengantar tarian perut ala Timur Tengah. More in here.



So far, Zaydoon tetap kekeuh bahwa finger-snapping berasal dari Irak :)

Wednesday, March 26, 2008

Kuwait Mulai (Kembali) Terasa Aslinya

by : Pinot



Temperatur sudah makin merangsek balik lagi ke angka-angka termperatur asli khas Kuwait sebagai negeri gersang & panas. Taxi sudah menggunakan AC. Kantor pun menyalakan AC. No more jacket. No more baju berlapis.

Yo Summer lover, your season is about to come!

Tuesday, March 25, 2008

Prajurit Amerika dan Kaosnya

by : Pinot



Seorang prajurit Amerika sedang berbelanja di City Center dengan kaos yang berhubungan dengan anniversary 5 tahun bercokolnya Amerika di Iraq. Freedom, eh sir?

Monday, March 24, 2008

A Little Chat with an Iraqi Friend - part 2

by : Pinot

Kali ini pertanyaan seputar berapa lama lagi Amerika harus tetap di Iraq dan pandangannya tentang berinvestasi dinar Irak (Iraq Dinar).



Dari hasil oboran instant ini disimpulkan bahwa :
- Benar, Amerika memberi kontribusi yang besar untuk menyingkirkan Saddam Hussein yang memang tidak disukai oleh rakyatnya sendiri.
- Amerika tidak lagi dibutuhkan di Iraq
- Masyarakat Iraq sudah letih dengan perbedaan diantara mereka sendiri
- Al Qaeda ada di Iraq dan menjadi provokator dalam sectarian wars
- Investasi Iraq Dinar? Pandangan teman kami ini mungkin bisa membantu :)

Previous interview :
- Part 1

Friday, March 21, 2008

A Little Chat with an Iraqi Friend - part 1

by : Pinot

Banyak hal menarik yang didapat ketika sekantor dengan orang-orang yang berasal dari negara-negara di Timur Tengah. Kami bisa ngobrol santai bertukar kisah tentang situasi negara masing-masing yang (hampir) selalu menjadi sorotan dunia. Seperti kisah tentang Palestina, Lebanon, Mesir dan khususnya Irak yang hari Rabu lalu genap 5 tahun Amerika bercokol di sana.

Zaydoon tahu, negaranya (Iraq) lagi-lagi menjadi sorotan dunia pada hari Rabu lalu. Seperti biasa, saat sengang kami bertanya-tanya padanya tentang situasi yang sedang menimpa negaranya. Dan kali ini, bak reporter sedang interview, kami merekam obrolan santai dengannya, tentang Amerika, Al Qaeda, harapan masa depan dan... (thanks to Daud) tentang Dinar Irak :D
Cukup menarik mendengar langsung dari seorang Iraqi - apa adanya, independen dan tanpa interfensi. Mohon diingat, pernyataannya tidak bisa dianggap sebagai gambaran umum yang sebenarnya tentang Irak. Ini hanya sepercik pandangan rakyat Irak biasa yang didapat dari obrolan santai nyruput kopi (dan 'vodka') kekekekek

Part 1 :
Pertanyaan tentang :
- Masih adakah harapan dan masa depan Iraq?
- Berterima kasih kah rakyat Iraq dengan Amerika?
- Apa benar ada Al Qaeda di Iraq?



Berikutnya pertanyaan tentang :
- Harus berapa lama lagi Amerika di Iraq?
- Pandangan tentang ekonomi dan investasi dinar Iraq.

Stay tuned.

Thursday, March 20, 2008

Si Abah

by : Pinot


Dia agak keberatan difoto, karena... belum cukur dan belum sisiran (sambil pegang-pegang rambut)

Kami ngga tahu siapa namanya.
Kami ngga tahu asalnya dari mana.
Kami ngga tahu umurnya berapa.
Kami ngga tahu apa-apa soal bapak ini.

Yang kami tahu, si Abah -- kami menyebutnya -- ini adalah supir taxi gelap yang selalu ngetem di depan apartemen kami. Beberapa hari ini, beliau selalu stand by di depan apartemen setiap jam 1 siang, menunggu kami untuk berangkat ke kantor. Dan, hingga kini kami belum 'berkenalan' dan bertukar nama. Maklum, beliau cuma bisa bahasa arab. Komunikasi yang dilakukan hanya sejauh bahasa tubuh dan kode :D


Si Abah menunggu kami sambil membersihkan Toyota-nya.

Tuesday, March 18, 2008

Harley Davidson & Suzuki Davidson

by : Pinot

Tidak ada hubungannya dengan dunia otomotif. Ini cuma istilah internal kami di kantor saat berurusan dengan teknis pekerjaan sehari-hari. Dalam dunia broadcast alias pertelevisian dikenal format video SD (standard definition) dan HD (high definition). Format SD masih digunakan di semua stasiun TV di tanah air, menggunakan ukuran 720 x 576 pixel. Sementara format HD (1920 x 1080 pixel) sudah banyak digunakan dibeberapa negara maju. Penonton harus menggunakan HDTV -- layar LCD atau Plasma -- untuk bisa menikmati tayangan acara HD. Al Watan TV, tempat kami bekerja menggunakan HD sebagai format utama -- untuk acara unggulan atau station ID -- dan SD sebagai format sekunder -- untuk tayangan promo atau special event yang harus dikerjakan secara instant dam buru-buru.

Yak cukup ngomongin teknis. Cuma mau cerita bahwa penggunaan format SD & HD ini menciptakan masalah tersendiri dalam bekerja. Jika diucapkan dalam bahasa Inggris akan menjadi ES DI dan EJ DI. Memang dasar kuping dusun, 6 orang Indonesia ini sering keliru menangkap informasi, karena secara sekilas mirip bunyinya, apalagi kalau diucapkan secara buru-buru.

Sering terjadi dialog seperti ini :
Bos : "I need animation. In HD please."
Kami : "HD (EJ DI) or SD (ES DI)?"
Bos : "HD. Harley Davidson"
Kami : "Oh okay"

Atau :
Bos : "I need animation. In SD please."
Kami : "HD (EJ DI) or SD (ES DI)?"
Bos : "Just SD"
Kami : "You mean Suzuki Davidson?"
Bos : "Yes!"





So, akhirnya dibuat kesepakatan. Semua orang dikantor memiliki jargon internal. Untuk format HD, maka disebut Harley Davidson. Sesuai dengan formatnya yang gede, bongsor dan mewah. Untuk format SD, disebut Suzuki Davidson -- kebayang motor bebek yang kecil, kompak, ringkas dan ekonomis.

Alexandria Doumbek

by : Pinot

Teman kami, Bably, tiba-tiba masuk ruangan kerja membawa doumbek -- sejenis tabla, alat musik perkusi berasal dari Alexandria, Mesir -- dan memainkannya untuk kami, bahkan memberi kursus singkat kepada kami. 

Doumbek ini sendiri terbuat dari logam (aluminium?) dengan bagian kepala terbuat dari kulit ikan atau kulit domba, dikelilingi paku atau sekrup di bagian pinggir. Terdapat 3 suara yang dihasilkan oleh doumbek ini. Pertama pada bagian permukaan kepala, disebut "Doum". Kemudian ketukan dengan jari pada bagian pinggir, disebut "Tek". Dan ketukan alternatif dari tangan satunya disebut "Ka".

Sungguh menarik menyaksikan dari dekat bentuk budaya bangsa lain. Thanks to Bably for the short cultural information and -- of course -- entertainment :)

Monday, March 17, 2008

Budweiser & Becks in Kuwait

by : Pinot



Bud & Becks di City Center Salmiya. Walau ini adalah versi non-alcoholic, tetap saja terkesima ada kaleng-kaleng 'bir' ini terpajang di negeri yang (katanya) ketat sekali dalam urusan barang-barang haram.

Sayangnya, aturan ketat tentang barang haram hanya sekedar dipermukaan kulit saja. Sering terjadi kasus orang tertangkap basah sedang mabuk mengemudi (baca di sini) atau mengalami kecelakaan karena sedang mabuk (baca di sini) dengan hukuman (denda) yang cukup berat -- yang mempan untuk pendatang, tapi mandul untuk Kuwaiti sendiri :P

Seperti komen rekan kerja Kuwaiti, "There are lots of non-alcoholic stuffs in public. But you know what? There are more more more haram stuffs underground. These people are hypocrite!"

Too bad :P

Sunday, March 16, 2008

Buah Buah Mewah

by : Pinot

Siapa sangka, buah-buahan yang tidak luar biasa di kampung halaman, bisa menjadi buah-buahan berharga mahal di Kuwait ini. Manggis - buah favorit Papin - yang di pasar Bintaro Permai paling mahal hanya Rp 10.000 an per kilogram, di sini (City Centre Salmiya) dihargai KD 3.495 (Rp 100 ribuan) per kilogram! Rasa kangen pengen ma'em manggis terpaksa ditahan. Jika biasanya main comot masuk keranjang, sekarang harus penuh perhitungan.


6 manggis 0,3 kg = KD 1.250 (Rp 35.ooo-an)


Dulu, ada masa dimana bisa makan rambutan gratis : di pohon rambutan halaman rumah!

Rambutan pun begitu. Dihargai sama dengan manggis (KD 3.495/kg). Wah, termasuk komoditas buah mewah nih. Sayang, tidak ada informasi buah-buahan ini diimpor dari negara mana di Asia Tenggara (berdasarkan informasi dari Departemen Pertanian, Indonesia sendiri mengekspor sekitar 11.000 kg manggis dan rambutan ke Kuwait pada tahun 2004). Jika benar buah-buah mewah ini berasal dari kampung halaman, mending pulang sekalian -- walau berat diongkos tapi bisa melepas rindu tanah air dan... makan manggis sepuas-puasnya.

Saturday, March 15, 2008

Penampakan Segway

by : Pinot



Segway, kendaraan roda dua ciptaan Dean Kamen nongol di Avenue Mall mondar mandir menyebarkan flyer promosi NBK (sebuah bank swasta Kuwait). Wah, tanda-tanda segway masuk ke Kuwait nih? Lucu juga kalau kemana-mana bisa pakai segway. Cuma yha.. karena kondisi perilaku pengemudi di negeri ini kurang berbudaya, jadi khawatir keseruduk :(

Friday, March 14, 2008

'Taxi' Yukon

by : Pinot

Pada suatu kesempatan, Papin ditawari taxi oleh seseorang setelah selesai ngurus-ngurus civil ID di kantor PACI. Setelah tawar menawar, bersama pak supir berjalan ke tempat dia memarkir kendaraannya. Dalam hati berpikir, kendaraan taxi-nya paling juga another sedan jepang. Eh ternyata kendaran SUV Yukon XL 2007!


Photo courtesy of myride.com

UHUIY! Kesempatan naik mobil keren! "Nice car" Papin bilang ke pak supir. Dia jawab sambil cengengesan, "Company car!" Ternyata dia bekerja sebagai supir di salah satu kantor pemerintahan Kuwait dan berkesempatan ngobyek menggunakan kendaraan operasional kantor. Walau mobil ini tergolong cukup mewah, namun yha yang namanya kendaraan operasional dimana-mana pasti berantakan dan kotor, terutama di bagian interiornya.


Pak supir Bangladesh dan dashboard kusam di dalamnya

Nggak apa apa lah. Paling ngga sempat ngrasain naik Yukon. Sampai di tujuan, Papin bilang "Dhanyabad" (ucapan terima kasih dalam bahasa Bangladesh) kepada pak supir :)

Tuesday, March 11, 2008

Temptation on the Street

by : Pinot

Photobucket

Sebuah bus kota tertempel iklan FASTtelco (ISP di Kuwait) berpromosi dengan hadiah AppleTV, iPod Classic, iPod Nano dan iPod Shuffle. Hmmm.. sebuah godaan di jalanan Kuwait :)~

Sunday, March 09, 2008

Ricer Sangar

by : Pinot

Tampang sangar, tato ular, badan kekar tapi selera bubar ambyar. Itu yang kami saksikan saat seorang pria sedang telaten memodifikasi mobilnya hingga terlihat... yha.. ng.. menor. Mobil 'jeep' (kami kurang memperhatikan merk & jenis kendaraannya) warna hitamnya dilengkapi dengan velg racing dan pintu yang bisa terbuka bagai pintu Lamborghini. Itu belum seberapa, saat kami menyaksikan dari jauh, sang empunya sedang sibuk menempel sticker/decal yang jadinya teu puguh rame pisan. Pokoknya cocok jadi ricer sejati.

IMG_0035.jpeg
Tempel sana tempel sini yang penting keren (maunya)

Notes : Ricer adalah istilah gaul plesetan dari racer, yang menggambarkan perilaku pemilik kendaraan yang berfilosofi "knalpot harus kenceng suaranya biar kesannya bisa ngebut". Atau yang menempelkan sticker bak mobil balap -- menempelkan sticker "Powered by Mugen" di mobil Daihatsu Ceria. Pokoknya, maunya pengen kayak pembalap tapi malah kelihatan norak. Contoh kasus ricer bisa ditengok di sini : http://www.addmorehp.com

Friday, March 07, 2008

Kendaraan Sang Desainer

by : Pinot



Pemilik BMW seri Z4 yang terparkir di halaman parkir kantor kami ini bukanlah seorang pemegang saham perusahaan.
Bukan pula salah satu pimpinan perusahaan.
Pun bukan seleb yang sedang mampir kantor.

Pemiliknya 'hanya' seorang 3D artist/designer yang bekerja di departemen kami. Gak percaya?

Memandangi halaman parkir kantor kami sudah seperti memandangi show room mobil mewah di Jakarta. Pemiliknya pun tidak berada dalam posisi strategis - seperti teman kami si pemilik Z4 - desainer, editor, kameraman & produser. Ibaratnya, mereka bekerja tidak untuk mencari nafkah demi mengisi perut (lha wong sugih kok!), tapi sekedar mencari kesibukan sehari-hari.

Pemandangan indah sehari-hari ini kami sikapi dengan berdecak dan sambil bersyukur bahwa kami masih diberi kemudahan untuk melunasi Daihatsu Xenia kami.

Related stories :
- Cheap Mercedes S 350 L
- Less is More
- Daud's Blog : Parkiran Mewah

Thursday, March 06, 2008

What is this smell?

by : Pinot



Bekerja di perusahaan yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan negara ternyata memiliki kesan tersendiri. Semua orang seperti belajar kembali melakukan adjustment toleransi kepada segala perbedaan budaya yang dibawa dari kampung halaman masing-masing. Semua perbedaan tumplek jadi satu : bahasa, tingkah laku dan.... aroma! Kok aroma?

Sejak kami mendarat di sini, orang-orang kantor yang rata-rata berkebangsaan Arab 'dipaksa' menghirup aroma khas dari Indonesia. Aroma yang dimaksud di sini adalah aroma makanan dan rokok kretek :D
"What is this smell?" itu pertanyaan mereka saat menghirup aroma aneh dari rokok kretek. Tanggapannya macam-macam, dari yang positif hingga negatif. "It smells interesting. What's this?" atau "It smell like #&@%!!!"

Lain lagi dengan aroma makanan. Jika sebelum Mamin tiba bergabung, kami terpaksa mengkonsumsi makanan berselera Arab (nasi briyani, sawarma, tikka, fteera). Kini kami selalu membawa bekal masakan Selera Nusantara ciptaan Mamin. Suatu ketika, kami harus memanaskan makanan di microwave yang terletak di pantry. Kebetulan makanan kami terdapat sambal terasi. Setelah panas, aroma menggoda selera dari makanan kami menyebar ke seantero lantai. Kebetulan aroma tersebut hinggap di hidung salah satu karyawan (yang kebetulan orang India). Sambil mengerenyitkan dahi, sedikit menutup hidung dan melemparkan pertanyaan ke semua orang, "What is this smell??"
"Itu bau sambel terasi, mas," bisik kami sambil melengos kabur kembali ke ruangan kerja.

Untungnya, departemen tempat kami bekerja rada begajulan -- kalau boleh dibilang isinya orang sableng semua. Keajaiban Indonesia ditanggapi dari yang cuma meringas meringis sampai dengan yang komplen. Aroma khas Indonesia (makanan dan rokok kretek) menjadi aroma utama di departemen kami, maklum populasi orang Indonesia adalah yang terbanyak setelah Kuwaiti (Mesir 4 orang, Lebanon 3 orang, Irak 2 orang). Untungnya kami ber-enam tidak ada yang memiliki masalah aroma bau badan. kekekekekek

"What is this smell?"
"It's the scent of Indonesia, habibi"

Wednesday, March 05, 2008

Recommended Daily Product : Sambal Indofood

Sambal Indofood

Makan di restoran cepat saji jangan harap bisa dapat jatah sambal atau chilli sauce. Pelayan selalu menggelengkan kepala kalau ditanya tentang chilli sauce, "No. No chilli sauce." Ujung-ujungnya harus terima saus tomat atau paling mayonaise. Tampaknya masyarakat di negeri ini umumnya tidak suka pedes-pedes ya? Kalau pun ada chilli sauce, rasanya juga tidak pedes-pedes amat. Ngga compatible dengan lidah Selera Nusantara. McDonald menyediakan chilli sauce dengan membayar extra 300 fils (Rp 9000-an)! Gelo pisan. Mahal dan ngga pedes.

Seperti yang sudah diketahui, produk Indofood cukup banyak di sini. Dari sekian banyak produk yang dikirim ke Kuwait, (untunglah) termasuk sambal Indofood. Papin yang demen makan pedes, bisa melepaskan dahaga pedes dengan sambal Indofood ini. Yummy!

Notes : kami tidak ada afiliasi apa pun dengan Indofood :P

Tuesday, March 04, 2008

Podcast Gantinya Broadcast

by : Pinot


Kapan ya bisa nonton stasiun TV Indonesia di Kuwait ini? Andai ada PODCAST-nya..

Saat ini, walau tidak memiliki unit TV (dan belum berminat beli TV) dan tidak ada tayangan broadcast TV di rumah, Papin dan keluarga tetap bisa update rutin informasi dunia. Menggunakan jalur internet, kami subscribe ke beberapa PODCAST berita dan informasi yang diupdate setiap hari. Dengan adanya layanan VIDEO PODCAST gratis dari CNN atau NBC (misalnya) kami tidak membutuhkan langganan satelit TV untuk mengetahui informasi dunia terkini secara audio visual.

Setiap pagi, MacBook kami otomatis refresh/update content PODCAST (jika ada content baru maka akan otomatis terdownload) untuk segera ditonton atau disinkronisasi dengan iPod atau iPhone, sehingga bisa ditonton di perjalanan ke kantor :D



Salah satu source PODCAST favorit adalah Mosaic dari LinkTV. PODCAST ini menayangkan kompilasi berita Timur Tengah dari berbagai stasiun TV negara-negara Timur Tengah dalam bahasa Inggris. Mosaic mencakup tayangan berita dari Qatar (Al Jazeera), Dubai (DubaiTV), Iran, Irak, Syria, Lebanon hingga Israel (IBA).

Arwen dan Leia tentu saja rajin menunggu update dari Nickelodeon Jr :D dan Sesame Street. Mamin? Jangan ditanya. PODCAST tentang gourmet dan masak memasak tidak pernah ketinggalan untuk selalu diupdate dan ditonton lewat iPod Touch nya.. huehehhehehe..(please drop by at Our Culina Sanctuarium for more stories about cooking podcast).

Untuk subscribe PODCAST, anda bisa mulai dengan software iTunes dan masuk pada menu iTunes Stores di sidebar kiri. Setelah masuk dalam iTunes Store, klik PODCAST untuk masuk dalam halaman PODCAST dan anda bisa SEARCH source dan content yang dibutuhkan.

Source yang menjadi favorit kami (klik untuk langsung ke halaman PODCAST masing-masing) :
- Mosaic : Seputar berita Timur Tengah dari negara-negara Timur Tengah
- CNN
- ABC World News
- National Geographic
- Discovery Channel
- Crash Test Kitchen
- Jamie Oliver

Sayang banget gak ada PODCAST berita-berita dari Indonesia, abis kalo nonton yang streamingan, tergantung banget sama koneksi internet.

Saturday, March 01, 2008

Recommended Daily Product : Sabun Cuci Piring

Sabun Cuci

Nyaris give up dengan sabun cuci piring di sini. Gak ada yang bisa remove grease...heran...padahal makanan orang sini kan berlemak-lemak. Kalah deh dengan sabun cuci piring di Indonesia.

Udah nyoba beberapa produk (sorry harus nyebut merk : FAIRY...gak rekomen deh, PRIL...11-12 sama FAIRY alias sama aja) dan sekarang lagi nyoba produk keluaran Unilever, "LUX with the power of JIF." So far cukup memuaskan tapi belum puas banget. Kemampuannya menghilangkan lemak di atas rata-rata 2 produk sebelumnya. Walaupun gak kayak Sunlight atau Mama Lemon-nya Indonesia yang sekali sapu lemak hilang dan piring jadi kesat bersih. Tapi lumayanlah, gak kayak produk sebelumnya, mo diusek sampe ledes, lemak teteuubhh nempel.

Satu lagi kekurangan produk-produk yang udah kami coba...BOROS!! Musti bolak-balik nuang cairan sabun buat nyuci. Ohhh...how we miss Sunlight! :P

Alunan Inka Christie dan Dangdut di 4th Ring Road

by : Pinot & Dita

Suatu hari kami naik sebuah taxi. Dan seperti biasa, pertanyaan standar supir taxi adalah "Where do you come from?" Dan sudah biasa pula kami disangka orang Filipina.

Tanpa banyak basa-basi, sang supir yang berkebangsaan India langsung mengeluarkan sebuah kaset. "This from Indonesia! Indonesian singer," begitu katanya. Sambil menyalakan tape mobilnya, dia berceloteh mengenai Jawa Tengah, Jawa Timur, dll.

"Waahh menarik nih, si supir pernah mengunjungi Jawa," gitu pikir kami. Sekalian buat bahan obrolan. Dan kamipun menunggu pembicaraan mengenai Jawa ini berlanjut, dengan penuh semangat. Gataunya percakapan hanya berhenti di situ, ternyata dia cuman tau di pulau Jawa ada Jawa Tengah, Timur dan Barat :P. Walaahhh...Kirain pernah tinggal di Jawa, Om!

Tak lama berselang, melantunlah sebuah lagu dari kaset yang disetelnya. Alamak! Kirain Indonesian singer sapa gituh! Nidji, Peterpan, Krisdayanti atau Titi DJ. Yo oloooo....Inka Christie yang jaman-jamannya duet sama Ami Search! Jadul bener!

Setelah lagu selesai, pak supir mengganti kaset dengan kaset lainnya. Dengan bangga, dia kayaknya bener-bener pengen menghibur kami. Hiyaaaaaaa!!! Ternyata dangdutan bow! Gatau deh siapa yang nyanyi, perasaan kayak suaranya Itje Tresnawati....mbuhhh!

Perasaan ini di negeri orang, tapi jadi berasa naik colt perjalanan luar kota di pantura yang penuh sesak dengan penumpangnya.

Anyway, thanks buat pak supir yang sudah berusaha menghibur penumpangnya yang berasal dari Indonesia ini. Next time kayaknya beli kaset lagu-lagu Indonesia yang lagi ngetop sekarang trus dibagi-bagiin aja kali yeeee ke supir-supir taxi, biar variasi kaset mereka lebih beragam dan up to date (FYI, ini kedua kalinya kami naik taxi dan dihibur dangdutan jadul).