Our previous journey: Kuwait
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

Wednesday, September 23, 2015

Pameran Seni Singapura

 

Hari ini ada pameran seni instalasi dari Singapura di taman Madison Square dekat kantor Papin. Sore, saat pulang kerja, janjian ketemuan sama krucil dan Mamin di taman tersebut untuk melihat-lihat eventnya.

 

Dari beberapa booth, favorit kami adalah booth yang mengajak pengunjung untuk turut corat-coret menggambar. Krucil excited banget di tempat itu dan ngga pergi-pergi. Yang menarik, kami masuk di Instagram seniman si pemilik booth, dengan foto Papin lagi nggendong Neo menggambar langit-langit booth :D


A photo posted by Speak Cryptic (@speakcryptic) on

Tuesday, March 24, 2015

Pilih-pilih dan Daftar Sekolah (2)

Tahap berikutnya dari pendaftaran sekolah adalah pemeriksaan kesehatan anak-anak. Karena kami tinggal di Astoria, Queens, klinik rujukannya adalah Pediatric Clinic di NY Department of Health and Mental Hygiene di Junction Blvd., Jackson Heights. Klinik anak terletak di lantai 3 gedung ini. Begitu keluar lift langsung disambut staf klinik yang sangat ramah. Sebelum memulai pemeriksaan kami harus mengisi form lagi untuk pembuatan kartu berobat. Setelah mengisi aplikasi dan mendapatkan kartu, kami menunggu giliran pemeriksaan.

Sebelum masuk ke ruang periksa dokter, anak-anak masuk ke ruangan suster untuk diperiksa tingginya, berat badan, tekanan darah, pendengaran dan penglihatannya. Kemudian masuk ruang dokter, anak-anak dicek secara fisik. Mereka disuruh lepas baju untuk dilihat semuanya, apakah struktur tulangnya bermasalah atau tidak, apakah ada penyakit kelamin atau tidak. Setelah itu dokter mengajukan puluhan pertanyaan tentang kesejahteraan anak. Dari urusan cat tembok rumah yang gak boleh sembarangan, naik sepeda musti pake helm dan kneepad, makan musti bergizi, gak boleh banyak minum manis, sampai ke tugas-tugas rumah tangga apa saja yang sudah bisa dilakukan anak-anak.

Lalu dokter juga memeriksa kelengkapan imunisasi. Kalau belum lengkap dan ada yang perlu diulang, anak-anak divaksinasi saat itu juga. Saat itu, Arwen dapat 2 injeksi, Leia 3 dan Neo 3 injeksi. Setelah semuanya beres, anak-anak musti tes darah. Sehabis melalui rangkaian pemeriksaan ini, hasilnya bisa diambil 1 minggu kemudian dan dikembalikan ke sekolah.

Monday, March 23, 2015

Pilih-pilih dan Daftar Sekolah (1)

Setelah urusan pindah-pindahan rumah selesai, PR berikutnya adalah daftar sekolah. Urusan rumah dan sekolah ini sebenernya saling berkaitan. Kalau kita gak tinggal di daerah sekolah tersebut (Public School), kita gak bisa mendaftar di sekolah tersebut.

Cerita dulu dikit yah, soal latar belakang pemilihan sekolah. Jadi pada awalnya yang kita lakukan adalah browsing Public School/PS secara online. Kami kumpulkan semua PS-Elementary School yang punya rating dan reputasi bagus. Ini sudah kami lakukan sejak masih di Kuwait dan Indonesia. Kami mengumpulkan sekolah-sekolah negeri bagus dari seluruh borough yang ada di New York City.

Singkatnya, setelah sampe NYC, kami sudah bisa meraba-raba kira-kira daerah mana yang bakal jadi tempat tinggal nanti. Akhirnya list pilihan sekolah diperkecil dan seleksi lagi sesuai dengan daerah yang ingin kami tinggali. Pilihan kami jatuh pada Brooklyn dan Astoria. Setelah berhitung, menimbang, survey daerah mana yang tenang, lingkungannya family friendly deket dengan fasilitas umum untuk anak-anak, pilihan kami jatuh pada Astoria. Mulai deh bergerilya cari-cari apartemen lewat TRULIA, Naked Apartments, Zillow dan sejenisnya. 3 yang kami sebutkan adalah situs-situs layanan mencari rumah/apartment secara online yang kami rekomendasikan dan biasanya via agen-agen/broker. Broker akan mendapat fee umumnya biaya 1 bulan sewa apartemen kita. Favorit kami adalah TRULIA. Ada aplikasi yang bisa kami download, kemudian kita bisa tau sekolah yang termasuk zone di alamat yang kita tuju. Zoned School artinya sekolah hanya diperuntukkan untuk anak-anak yang berdomisili di daerah yang satu zone dengan sekolah tersebut. Informasi zone dan distrik ini sangat mudah dicari secara online. Setelah mengantongi informasi tentang zone dan distrik, mulailah kami mencari rumah.

Saat mencari rumah, hampir semua daerah-daerah dan alamat yang zoned ke sekolah incaran kami, PS 122 Mamie Fay, kami hubungi. Sampai-sampai inbox e-mail Papin dan Mamin penuh dengan e-mail-e-mail balasan dari broker. Ada yang responsnya cepat, ada yang tidak menjawab, ada yang ternyata rumahnya udah laku/sudah disewa tapi masih dipasang online, dll.

Mungkin memang rejeki anak-anak, kami menemukan apartemen yang hanya berjarak 5 menit dari sekolah incaran. Begitu urusan surat-surat apartemen selesai, kami langsung datang ke sekolah dengan membawa bukti-bukti yang diminta sekolah : bukti alamat rumah (yang ternyata ditolak karena kata pihak sekolah surat kontrak macam itu sudah banyak yang mendownload dari internet dan digunakan untuk manipulasi alamat), tagihan listrik/gas dari ConEd (walopun belum ada tagihannya, tapi untung kami sudah mendaftar rekening online, jadi terlihat bahwa kami memang tinggal di apartemen itu) dan slip gaji Papin yang beralamatkan di tempat kami. Surat-surat standar lain yang kami siapkan adalah fotokopi paspor, akte kelahiran, bukti kelengkapan imunisasi dan surat transfer dari sekolah lama.

Saat datang ke sekolah, kami harus meninggalkan identitas di meja satpam dan mencatat alamat tinggal. Kemudian kami langsung menuju kantor administrasi sekolah. Di kantor, kami disambut dengan sangat ramah dan dengan sabar petugas admin membantu dan melayani kami. Lalu kami diberi segepok form yang musti diisi untuk masing-masing anak. Form -form ini kami bawa pulang dan diisi di rumah. Isinya mulai dari data pribadi anak dan keluarga, data penghasilan kepala keluarga (ini akan digunakan untuk memutuskan apakah si anak akan dapat free lunch atau bayar setengah atau bayar full setiap bulannya), data-data kesehatan dan data asuransi.

Keesokan harinya kami datang lagi ke sekolah untuk mengembalikan form-form tersebut. Setelah selesai, kami diberi form kesehatan yang harus diisi oleh Departemen Kesehatan. Yang artinya, anak-anak harus dicek secara fisik dan mental di klinik-klinik anak yang sudah ditunjuk oleh Dept. Kesehatan. Dan di klinik ini pula anak-anak akan dilengkapi imunisasinya jika ada yang belum didapat atau musti diulang.

Cerita soal pemeriksaan kesehatan, akan kami post di postingan berikutnya.

Thursday, March 12, 2015

Krucil Mengisi Suara Trailer Avengers : Age of Ultron



Saat di Mashable HQ Jum'at malam, krucil digiring produser Mashable untuk mengisi suara untuk trailer Avengers yang baru: Age of Ultron. Neo kebagian mengisi suara untuk Ultron dan Nick Fury, Leia mengisi suara untuk Black Widow dan Captain America sementara Arwen untuk Tony Stark dan Thor.

Ini behind the scene saat mereka mengisi suara di studio Mashable.


Link Mashable.

Monday, February 09, 2015

Jalan-jalan ke Manhattan

Hari ini setelah sarapan pagi, kami bersiap untuk jalan-jalan ke Manhattan. Sekalian pengen ngetest subway. Karena kami tinggal di Williamsburg Brooklyn, stasiun terdekat ada di Graham Ave. Jalan kaki 15 menit lah dari apartemen. Perjalanan menuju stasiun lumayan bikin happy, karena jadi makin tau, di lingkungan tempat kita tinggal banyak resto-resto kecil, ada apotik, toko stationery, ada toko buah (ini penting) dan yang paling paling penting........ADA TOKO ARTS & CRAFTS. Walaupun gak sempet masuk, tapi next time kami berencana untuk  mengunjungi toko tersebut.


Sesampainya di stasiun, kami agak bingung di mana harus membeli metro card dan tipe seperti apa yang baiknya kami beli. Waktu di London jelas sekali ditunjukkan, kartu untuk naik tube bisa didapat di mana aja dan kami dengan mudah juga mendapatkan informasi tentang isi ulang kartu dan paket-paket yang ditawarkan. Bahkan kartu tube bisa diisi ulang di grocery store. Akhirnya kami datangi petugas di loket yang dengan cuek menjawab pertanyaan-pertanyaan kami. Setelah tau kami berlima, 2 dewasa dan 3 anak kecil, dia menyarankan untuk membeli tiket pulang pergi saja ke Herald Square untuk Papin dan Mamin. Ok yang penting bisa pergi pulang dulu, masalah teknis soal kartu metro ini nanti kami tanyakan lagi ke teman-teman di sini.

Untuk 2 orang dewasa, kami hanya mendapatkan 1 kartu, yang berarti begitu Papin/Mamin masuk duluan (berikut masing-masing dengan 1/2 krcuils) lewat turnstiles, setelah itu kartu diserahkan ke orang berikutnya untuk digesek lagi. Hmmmm sedikit merepotkan. Apalagi musti lewat turnstiles yang sempit itu dengan untel-untelan bareng bocah-bocah. Gak ada pintu khusus family kayaknya. Tapi kata seorang temen di stasiun gede biasanya ada pintu khusus yang bisa dibuka petugas.

Kesan pertama memang terlihat jorok dan tak terawat ya stasiun-stasiun di sini, gak kayak London yang resik dan terang benderang. Seru, jadi bisa melihat sesuatu yang berbeda lagi dan punya pengalaman lain. Selain itu, line subwaynya juga banyak banget, jadi mungkin karena baru pertama kali, bingung rasanya.

Keluar di Herald Square langsung disambut pemandangan Manhattan yang begitu rame (yaiyalah rame melulu pasti). 

Tujuan utama kami ke sini adalah mencari sepatu boots buat Arwen dan baju-baju training untuk anak-anak. Karena selama kami transit di Indo 4 bulan kemarin, kaki Arwen bertambah panjang rupanya. Jadi udah gak muat lagi. Keluar masuk toko, ke Macy's, Old Navy, Payless ternyata udah susah mencari snowboots. Mungkin karena seharusnya udah lewat musimnya. Jadi gagal deh perburuan hari ini. Kami hanya mendapatkan celana-celana training buat krucils.




Dinginnya NYC, gak bisa membuat kami berlama-lama jalan-jalan dengan krucils. Selain karena masih capek, mereka juga belum terbiasa dengan cuaca yang dingin ekstrim. Maklumlah laskar-laskar padang pasir ini terbiasa dengan panas ekstrim di Timur Tengah.



Sebelum pulang kami menyempatkan diri berfoto di 34th St. dengan latar belakang Empire State building.



Pukul 5 sore saat matahari mulai terbenam, kami memutuskan pulang. Dari Herald Square menuju Graham Avenue ternyata subway-nya lumayan padat. Mungkin ini termasuk rush hour. Sesampainya di Graham Ave, menyempatkan untuk duduk sebentar karena kaki lumayan penat dan krucils terlihat lelah, sebelum melanjutkan perjalanan ke apartemen.

Friday, February 06, 2015

New Chapter Ahead



The whole family is getting ready for the new chapter tomorrow. Wish us luck & bismillah!

Saturday, December 06, 2014

Berbagi Cerita Di TEDx Jakarta

Kami mendapatkan kehormatan naik ke panggung TEDx Jakarta untuk bercerita tentang bagaimana kami menyikapi keterbatasan, terutama saat kami tinggal di Kuwait.

(photo by Dessey)
Berbagi pemikiran tentang 'MAGICALITAS' (istilah ini karangan sendiri, belum nemu padanan kata bakunya) yang kira-kira maksudnya adalah bagaimana orang tua dan anak berada dalam satu level pemikiran dalam menjalankan kehidupan, menghadapi keterbatasan, berbagi daya khayal & imajinasi serta brainstorming kreatif.

(photo by Komunitas Taufan)

Papin & mamin bergantian bercerita sementara Arwen, Leia & Neo sibuk membuat Vine di atas panggung. Pembuatan Vine oleh krucil ini untuk menunjukkan ke audience bahwa Vine adalah contoh bagaimana kami - terutama anak-anak - berkreasi dalam keterbatasan.

Setelah 18 menit selesai bercerita, krucil memamerkan Vine-nya di atas panggung. Ini video stop-motion mereka yang dibuat saat itu juga.



Sebelum turun panggung, kami menyempatkan berbungkuk pada audience seperti layaknya The Beatles selesai konser. Magical Mystery Tour!

(photo by Cecilia Gandes/Kompas Klasika)

Friday, October 17, 2014

Petualangan Kuwait Berakhir



Petualangan yang kami mulai 7 tahun lalu, berakhir hari ini. 10 jam sebelum take-off, kami menyempatkan diri mampir Kuwait Tower & berfoto bersama di sana lengkap dengan pakaian khas Kuwait.

Sunday, October 12, 2014

Dress up a la Kuwaiti





Jalan-jalan ke pasar Mubarakiya, sekalian cari disdasha dan abaya. Sepanjang jalan Neo dikomentarin ibu-ibu dan mbak-mbak arab "Mashallah! How cute!"

Bagaimana? Pantas nggak? :D

 

Saturday, October 11, 2014

Good Morning, Marina



Suhu sudah semakin manusiawi, saatnya mengunjungi pantai langganan kami, Marina. Hari ini kami meluncur ke sana, lengkap dengan rollerblade. Dan sekalian main-main air.



Kami merekam semua momen-momen terakhir ini dengan kamera Blackmagic Pocket Cinema, dengan lensa Nikon AIs 50mm Æ’1.2 terpasang bareng Metabones Speed Booster dari Canon EF ke BMPCC. Kamera dibungkus rig Retrofles dari Redrock Micro.
Lengkap deh seperti syuting dengan kamera movie 8mm di tahun 70an.

 

Monday, September 29, 2014

Do You Think We're Korean?


Saat berjalan dengan keluarga lengkap dengan krucil, cewek-cewek arab yang lagi nongkrong ini melambaikan tangan memanggil kami. Sudah geer kirain kenal kami - maklum, sudah beberapa kali disamperin orang2 "Are you Ditut?" atau "You are Pinot from Vine, right?" 😆 - ngga taunya cuma mau nanya nasionality. "Your family is so cute! Are you Korean?"

"No, we're Indonesian." takjublah cewek-cewek ini. Dan speechless.

Sudah kesekian kalinya kami ditebak oleh orang arab sebagai kebangsaan Korea. Kalau dibuat statistik kasar, demikian urutan tebakan nationality kami:
1. Korea.
2. Jepang.
3. Cina.
4. Thailand.
5. Malaysia.

Jarang yang langsung nebak Indonesia. Penyebab utamanya ya karena sangat jarang orang Indonesia yang merantau. Kalau pun ada yang berani merantau kebanyakan berprofesi sebagai asisten rumah tangga :)

Monday, October 21, 2013

Mamin Di City Magazine


Wawancara bisa dibaca secara online di http://issuu.com/thecitym/docs/issue_16/1

Awal bulan lalu Mamin diwawancara & diundang untuk photo session City Magazine, sebuah majalah lifestyle di Kuwait. Sekarang sudah muncul di penerbitan Oktober, tepatnya di halaman 34 - 37, dalam rubrik 'They Live Where They Love'.



Di sini Mamin bercerita bagaimana hidup secara kreatif di Kuwait, terutama untuk perantauan berkebangsaan Indonesia - yang notabene didominasi pekerja domestik rumah tangga. Mumpung diwawancara, sekalian saja bawa-bawa Indonesia yang kaya akan budaya & kreativitas. Lengkapnya bisa baca di City Magazine Oktober 2013 issue 16 atau baca secara online di sini di halaman 34 - 37.



Related story:
- Wawancara dengan majalah City

Tuesday, January 08, 2013

Antara 1955 dan 2012


Sang ayah hobi menggunakan & mengumpulkan berbagai gadget dari tahun ke tahun. Beberapa tetap disimpan dan sesekali digunakan. Contohnya kamera Zeiss Ikon Box Tengor 56/2 ini. Penggunanya boleh tua, tapi gadgetnya tetap awet muda :D

Sunday, October 14, 2012

Berkibarlah Benderaku!


Menjelang acara Asian Cooperation Dialogue Summit tanggal 15-17 Oktober, bendera-bendera negara undangan dikibarkan di jalan-jalan utama Kuwait, termasuk bendera Indonesia.

Yang menarik, anak-anak begitu excitednya melihat bendera Indonesia berkibar di antara negara-negara lain. "That's our flag!" Ada rasa bangga melihat bendera negaranya ikut berkibar. Sepertinya nasionalisme berasa lebih bergema saat jauh di negara orang, terutama untuk anak-anak kami yang besar di lingkungan bangsa lain.
"I'm Indonesian. My country has active volcanoes & living prehistoric dragon called Komodo! And my flag is brave red & holy white!" ucap Arwen di depan kelas ketika memperkenalkan negaranya.

Monday, July 09, 2012

Arwen Dan Uang 1 Dinarnya



Arwen mendapatkan uang dari 'peri gigi' yang ditukar dengan gigi tanggalnya, ditaruh di bawah bantal. Setelah sekian hari, dia bingung mau dipakai buat apa uangnya. Bimbang antara makanan atau mainan. Dia terlalu sayang dengan uang pertamanya untuk dihabiskan pada sesuatu yang tidak penting.

Hingga siang ini, dia berkata "Aku lihat ibu-ibu tua duduk di luar. Kasihan. Boleh nggak uangnya aku kasih dia?" Kami takjub & terkejut mendengar pernyataannya. Kami perbolehkan & dia memberi uang tersebut ke ibu itu. Sebagai 'pahala', Arwen pun kami ajak makan dengan menu yang dia suka.

"I think the toothfairy is happy when I gave the money to that old woman," kata Arwen sambil makan es krim. We are all more than happy because of you, Arwen.

Tuesday, March 22, 2011

Horor Yang Kami Saksikan Tadi Malam




Di pinggir jalan, seorang bapak arab dengan busana gamis putih keluar dari van terburu-buru, terlihat sangat murka dan membuka pintu belakang.



Seketika si bapak meluncurkan berbagai pukulan ke dalam. Kami menduga dia sedang berkelahi dengan orang dewasa lain di bangku belakang. BAK BUK BAK BUK berkali-kali.



Saat kami melewatinya, betapa terkejutnya kami melihat ke dalam van tersebut. Ternyata si bapak sedang memukuli seorang anak (anaknya?) seperti layaknya memukul orang dewasa. Pukulannya disasarkan ke kepala & perut. Saya dan Yoswar hanya bisa berteriak mengeluarkan sumpah serapah & tidak mungkin menghentikan kendaraan secara mendadak.

Tidak heran perilaku orang-orang di sini demikian kasar, karena dari kecil pun mereka sudah diperlakukan dengan tidak wajar.

Kami hanya dapat berdoa agar anak tersebut baik-baik saja, berdoa si bapak diberi ganjaran yang pantas & berdoa agar anak-anak kami bisa terhindar dari petaka serupa dari orangtuanya. Amin.

Sunday, September 27, 2009

Happy birthday Leia!


Lho, Anin yang kasih kado kok malah sungkem Leia? Hehe




Leia dapat kado dari Anin, boneka Miley "Hannah Montana" Stewart

First Day at School


Arwen bersiap-siap.


Masuk mobil Jamal.


Mukanya setengah ngantuk setengah tegang.





So far Arwen tampak menikmati suasana kelas, walau setelah Papin pergi, Azka bilang kalau Arwen nangis.

Monday, August 17, 2009

Alhamdulillah, Our Son is Born


Live-tweet:
I heard baby crying!! #pregnancydita
12:08 PM Aug 17th

My hands beginning to shake #pregnancydita
12:09 PM Aug 17th

I can hear he's crying. Hanging there with your mom @ditut, little one #pregnancydita http://twitvid.com/7873E
12:21 PM Aug 17th

Related tweets:
- Labor day live report (1)
- Labor day live report (2)

Live-Report with Twitter (1)

Detik-detik kelahiran 'Neo' via Twitter:

6:23 AM Aug 17th
Off to hospital. A bit early from schedule #pregnancydita

6:39 AM Aug 17th
Arwen & Leia be good to auntie @rulskiruls & abah @sidaut, okay? #pregnancydita - http://twitpic.com/e7dy8

6:58 AM Aug 17th
Administration: Civil ID & buku nikah yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris/Arab #pregnancydita

7:12 AM Aug 17th
Suster mberondong dng sejuta kata2 dlm bhs tagalog. Gue potong "Sorry in English pls" "O I thought yer Filipino" #pregnancydita

7:17 AM Aug 17th
Preparation #pregnancydita - http://twitpic.com/e7i8y

7:30 AM Aug 17th
Busy with iPhone & camera, keeps me away from nervousness #pregnancydita

7:37 AM Aug 17th
Seketika teringat & butuh perlindungan Nya, sekaligus teringat betapa jauhnya kami selama ini pada Nya #pregnancydita

7:44 AM Aug 17th
Sedang periksa detak jantung bayi #pregnancydita

7:48 AM Aug 17th
Google pun merah-putih hari ini! Keren. Merdeka! #indonesiaunite (via @ReneCC)

7:49 AM Aug 17th
I love gadget, but not hospital gadget #pregnancydita - http://twitpic.com/e7lf8

7:56 AM Aug 17th
His heartbeat is loud & strong, as if he's talking to us #pregnancydita http://twitvid.com/150A8

8:06 AM Aug 17th
Doctor is coming, last check before operation. Feel a bit better when she's here #pregnancydita

8:08 AM Aug 17th
Different culture, different language, different place, different labor. Brand new experience #pregnancydita

9:12 AM Aug 17th
Kuwait cellular operator congratulates us on Indonesian Independence Day #MERDEKA - http://twitpic.com/e7rz7

9:24 AM Aug 17th
Will wait for 1 hour. Doctor said they are preparing spare bloods for the operation *faint* -_-' #pregnancydita

9:44 AM Aug 17th
Sarapan dng cafe americano & sandwich di MagnelliCafe. Keren kesannya, tp tetep wae lumpia basah RSPI JWR (Jawara) - http://twitpic.com/e7u1z

10:03 AM Aug 17th
@jtug Kami belum pernah bertatap muka dng tweeters semua, tapi hari ini kami merasa semua hadir di samping kami. Terima kasih. Terima kasih

10:11 AM Aug 17th
Camera. Checked. iPhone. Checked. Mules. Checked... hwarakadah ujug2 mules #pregnancydita

10:34 AM Aug 17th
Meet another 'new father' in the elevator. He said "Alhamdulillah. New daughter. I'm a father now. Good luck to u & ur wife" #pregnancydita

10:38 AM Aug 17th
Met Arabic guy & prays for us. Different people, different place, different labor, different experience #pregnancydita

11:34 AM Aug 17th
Pindah tempat tidur #pregnancydita - http://twitpic.com/e80ai

11:35 AM Aug 17th
Here we go O_O #pregnancydita

11:48 AM Aug 17th
I'm ready. NOT! #pregnancydita - http://twitpic.com/e80xr

11:50 AM Aug 17th
Drum rolls #pregnancydita

11:55 AM Aug 17th
Can't coming inside yet. @ditut is inside #pregnancydita - http://twitpic.com/e8183

11:56 AM Aug 17th
Docs! Nurses! I want to come inside. I have to be there with my wife @ditut #pregnancydita

11:57 AM Aug 17th
Gyahh my hands are shaking. Praying praying praying #pregnancydita

11:59 AM Aug 17th
I'm inside O_O #pregnancydita

12:01 PM Aug 17th
One doctor asks me to leave the room "There will be so much blood, sir" WTH? I'm not strong enough? I've seen the worst! #pregnancydita

12:02 PM Aug 17th
Suasan ruang operasi #pregnancydita - http://twitpic.com/e81sn

12:03 PM Aug 17th
Yang 2 dokter nanya2 kamera Canon EOS 500D & iPhone kita, eh satu dokter ngusir! Mintilihir #pregnancydita

12:03 PM Aug 17th
Moment before operation #pregnancydita - http://twitpic.com/e81sn