Our previous journey: Kuwait
Showing posts with label mubarakiya. Show all posts
Showing posts with label mubarakiya. Show all posts

Sunday, October 12, 2014

Dress up a la Kuwaiti





Jalan-jalan ke pasar Mubarakiya, sekalian cari disdasha dan abaya. Sepanjang jalan Neo dikomentarin ibu-ibu dan mbak-mbak arab "Mashallah! How cute!"

Bagaimana? Pantas nggak? :D

 

Thursday, September 11, 2014

Saturday, September 22, 2012

Instagram: Souk Mubarakiya

Winter is coming.
Walau udara masih relatif panas, kami sudah tidak sabar untuk jalan-jalan di luar. Sore ini kami ke pasar tradisional Kuwait di Mubarakiya. Inilah beberapa jepretan Mamin di Instagram.

#q8dailyphoto souk mubarakiya

#q8dailyphoto souk mubarakiya

#q8dailyphoto souk mubarakiya

#q8dailyphoto souk mubarakia

Wednesday, January 18, 2012

Si Bapak Penjual Buah


Orang Arab suka anak-anak, terutama yang berwajah asia seperti krucil kami. Seperti saat kami belanja buah-buahan di Souk Mubarakiya, Arwen bermaksud membeli apel. Si bapak tua yang tidak bisa berbahasa Inggris berusaha berkomunikasi dengan gesture yang kocak & sangat ramah. Malah sempat melakukan atraksi akrobat juggling supaya Arwen terhibur - maklum Arwen pasang tampang serius karena bingung. Saat proses pembayaran, si bapak memberi jempol menandakan uang yang diberikan Arwen sesuai harga. Kami pergi sambil dadah-dadah.

Thursday, March 03, 2011

Sarapan Pagi di Souk Mubarakiyah

Nah kalo ke Souk Mubarakiyah, gak lengkap rasanya tanpa merasakan sarapan pagi grill grill-an khas Arab. Biasanya sebelum mulai belanja, kami mengisi perut dulu. Lokasi tempat makan ini berada di belakang pasar dan tidak berbentuk restoran hanya tempat-tempat makan outdoor dinaungi payung-payung besar. Saat summer ada kipas air yang siap menyejukkan pengunjung tempat makan. Di musim dingin enak banget minum teh hangat sambil nyemil gorengan khas Arab. Ada cabe goreng (hmm enak loh! Cabe hijau gede dibalur tepung terus digoreng), ada kentang goreng tepung, samosa, dll.





Makan besarnya bisa pilih chicken tikka/sish tavook, ada kebab juga dan lain-lain dan andalannya adalah lamb chop panggang!



Selain menu panggang-panggangan, kita bisa juga memesan aneka bubur khas Iran. ada bubur asin, ada juga bubur manis.



Harga menu grill-grill-an ini berkisar antara KD 1.250 sampai 2.500. Untuk bubur, dengan merogoh kocek 0.250 fills kita sudah bisa mendapat semangkuk penuh bubur nikmat.

Wednesday, March 02, 2011

Snapshot: The Butcher of Mubarakiya


Photo by Mamin via Instagram.

Tiap sebulan sekali, Mamin dan ibu-ibu Al Watanesia (sebutan untuk temen-temen Indonesia yaang kerja di Al Watan TV) belanja bulanan ke Pasar Mubarakiyah. Pasar ini terkenal sebagai pusat oleh-oleh, gold market dan pasar sayur & daging. Belanja daging, ikan, udang dan sayuran tentunya lebih murah di sini. Foto di atas adalah tukang daging langganan kami. Orangnya baik, kalo beli banyak gampang nawarnya, udah gitu dia seneng di foto. Kalo rombongan ibu-ibu gak lengkap, ada yang gak ikut, dia pasti nanyain. Gitu juga kalo kita datang tanpa membawa anak-anak. "Where's baby?" gitu katanya dengan bahasa Inggris yang patah-patah. Si bapak tukang daging ini gak bisa bahasa Inggris, jadi cara berkomunikasi dengan kita ya dengan bahasa tarsan :D




Nah, sampe apartemen, rempong deh misah-misahin belanjaan. Soalnya bawanya dijadiin satu keranjang dan numpuk-numpuk. Ini suasana di lobby apartemen saat ibu-ibu sibuk milihin belanjaannya.