Our previous journey: Kuwait
Showing posts with label interview. Show all posts
Showing posts with label interview. Show all posts

Wednesday, August 16, 2017

Diliput Esquire Magazine


Pada bulan Juni silam, kami kedatangan tim majalah Esquire untuk meliput kegiatan Papin sekeluarga. Mereka ada di rumah kami seharian, mengabadikan kegiatan kreatif kami dan mewawancara Papin. Anggota tim ngga pernah kehabisan pertanyaan dan seperti sangat penasaran dengan bagaimana keluarga kami bisa menjaga kreativitas terutama anak-anak hingga usia remaja. Tanpa disadari, kami jadi seperti eyang-eyang sedang memberi dongeng ke mereka. Walau bahasa Inggris kami seadanya, sepertinya mereka mudeng dengan apa yang kami ceritakan :D Selesai liputan, kami memberikan cindermata kepada tim berupa pin buatan krucil & scarf buat Mamin.



Setelah sebulan lebih, akhirnya liputannya naik di Facebook dan website mereka.



Artikel lengkapnya di sini - videonya lebih lengkap ada Mamin-nya :)

Thursday, October 15, 2015

Majalah Intisari



Bulan lalu, saat kami dibantu Pak James mengambil cargo di warehouse, dia membawakan majalah Intisari terbitan yang ada wawancara Papin dan keluarga. Beliau sangat antusias bercerita bagaimana majalah tersebut ada di tangannya. "Istri saya baru pulang dari Indonesia mbawain majalah Intisari.
Iseng saya buka-buka, lho kok ada Pak Pinot. Saya langsung bilang ke istri saya kalau saya kenal dengan orang yang ada di majalah ini."

Istrinya ngga percaya. Dipikirnya orang yang mirip.

"Pak Pinot dan keluarga baru saja pindah ke New York dan aku membantu mereka pindahan dari tempat tinggal sementara ke Astoria! Aku inget sama anaknya, Neo."
(kebetulan ada foto Papin dan Neo di artikel tersebut.)

Dia pun memberikan majalah Intisari itu kepada Papin. Merupakan pengalaman unik baginya, bisa bertemu langsung dengan seseorang yang diwawancara media.

Saturday, June 27, 2015

Wawancara NHK

Kami dikontak oleh seorang jurnalis NHK World yang bermarkas di New York sini, meminta waktu wawancara untuk tayangan salah satu segment berjudul Asian Dream. Wawancara ini berdurasi 15 menit dan bakal butuh banyak angle cerita, serta footage video tentunya. Karenanya, pengambilan gambar akan mencakup kegiatan sehari-hari di rumah, di kantor, saat jalan-jalan dengan keluarga. Sudah mirip seperti liputan acara infotainment :P


Berasa canggung karena tim liputan mengintil kegiatan kami sehari-hari

Wawancara ini lebih bersifat video dokumenter dengan konteks pembahasan tentang kami sebagai orang Asia yang hidup di Amerika, terutama tentang keunikan pekerjaan dan skill Papin sebagai Vine artist di New York. Lalu juga bagaimana Mamin bersama Arwen, Leia, Neo sebagai satu tim saling menginspirasi saling membantu untuk bisa tetap kreatif walau jauh dari kampung halaman.


Adegan ini ngga masuk di final editing

Pengambilan gambar berkisar di dalam rumah dan di taman andalan kami: Astoria Park. Di taman, Arwen sempat mendemokan bagaimana membuat animasi di Vine. Sayangnya adegan ini tidak dimasukkan dalam dokumenter.

 

Untuk adegan di rumah, sudah pasti rumah diberesin dulu sampai resik dan rapi. Biar rumahnya terlihat fotogenik gitu loh, walau Papinnya fotoginuk. Mamin sempat diwawancara juga saat di dapur.

 

Pengambilan gambar juga mencakup kegiatan Papin saat syuting di studio, Dontae kolega Papin juga diwawancara untuk menambah angle cerita. Selain itu juga mencakup kegiatan jalan-jalan kreatif di Central Park. Di sini, konteksnya buat kasih lihat bahwa kami sekeluarga kemana saja selalu berkreasi atau menggambar, bahkan berinteraksi dengan banyak orang dengan cara menggambar mereka.

Untuk lengkapnya, monggo ditonton saja videonya di NHK World atau di link ini.

Thursday, May 08, 2014

Mamin Di Bazaar Magazine Kuwait

"Food photography should tell a story & make people taste the delicious food by merely looking at the photo. So, it is also about the table setting, props, food styling, light and mood. It is about the atmosphere that depicts the mood & message of the pho

Mamin kembali mendapatkan kesempatan diwawancara majalah di Kuwait. Setelah sebelumnya majalah lifestyle CITY, kali ini majalah Bazaar terbitan Kuwait. Lingkup wawancaranya berkisar tentang food photography, food blogging dan kehidupan kreatif dalam keluarga. Selengkapnya bisa baca di sini.

Sedikit kutipan dari wawancara mamin di halaman 32 majalah Bazaar Kuwait tentang Food Photography :
"Food photography should tell a story & make people taste the delicious food by merely looking at the photo. So it also about the table setting, props, food styling, light and mood. It is about the atmosphere that depicts the mood & message of the photograph. It's art."

Bangga rasanya bisa membawa nama Indonesia di bidang kreatif, terutama di Kuwait sini yang rata-rata masih memandang rendah migran dari Indonesia. Dan senang rasanya bisa turut ambil bagian dan memberikan sumbangan pada kehidupan kreatif di Kuwait.

Monday, October 21, 2013

Mamin Di City Magazine


Wawancara bisa dibaca secara online di http://issuu.com/thecitym/docs/issue_16/1

Awal bulan lalu Mamin diwawancara & diundang untuk photo session City Magazine, sebuah majalah lifestyle di Kuwait. Sekarang sudah muncul di penerbitan Oktober, tepatnya di halaman 34 - 37, dalam rubrik 'They Live Where They Love'.



Di sini Mamin bercerita bagaimana hidup secara kreatif di Kuwait, terutama untuk perantauan berkebangsaan Indonesia - yang notabene didominasi pekerja domestik rumah tangga. Mumpung diwawancara, sekalian saja bawa-bawa Indonesia yang kaya akan budaya & kreativitas. Lengkapnya bisa baca di City Magazine Oktober 2013 issue 16 atau baca secara online di sini di halaman 34 - 37.



Related story:
- Wawancara dengan majalah City

Saturday, October 05, 2013

Wawancara & Photo Session Untuk City Magazine



Hari ini Mamin diundang wawancara & photo session untuk majalah City Magazine - sebuah majalah tentang lifestyle Kuwait. Mamin diundang sebagai expat kreatif di bidang cake decoration. Sekalian unjuk gigi ke Kuwaiti bahwa bangsa Indonesia juga ada skilled & talented worker, ngga cuma pembantu melulu.



Di tengah pemotretan, Leia iseng motret Mamin dengan kamerea Polaroid Barbienya. Hasilnya ini: