Our previous journey: Kuwait
Showing posts with label NYC. Show all posts
Showing posts with label NYC. Show all posts

Saturday, April 18, 2015

Flea Market : Fort Greene Flea

 

Nah ini flea market di daerah gaul. Lumayan banyak pilihan barang bekasnya, tapi banyak juga yang seragam barang jualannya. Ada juga karya-karya ilustrasi artis lokal yang lucu-lucu. Harga yang ditawarkan sedikit lebih tinggi, tapi jangan khawatir tetep bisa nawar kok.





Mau cari pernak-pernik dapur jadul, kayu-kayu bekas, bottles crates vintage sampai mainan-mainan vintage juga ada. Di sini Mamin nemu Mason jar produksi tahun 1890-an. Leia dapet figure Barbie Princess Leia, Papin beli gelas seri Starwars bekas merchandise dari Burger King. Lumayan seru karena banyak yang jualan makanan enak di sini. Kalo capek kita bisa duduk di tangga-tangga dalam lapangan.

 

Lokasinya ada di 176 LAFAYETTE AVE, Brooklyn, NY.

Sunday, April 12, 2015

Flea Market : Chelsea Flea

Pasar loak kedua yang kita datengin adalah Chelsea Flea di 39W 25th St, NY 10010. Pasar loak ini agak nyempil dan orang dewasa dicharge US$ 1 untuk bisa masuk. Tempatnya lebih kecil dari Greenflea, dengan pengaturan penjual yang gak rapi. Barang-barang uang dijual juga dipajang sesukanya aja. Di sini banyak dijual vinyl record yang harganya lebih murah daripada Greenflea market.



Pernak-pernik rumah juga banyak, macem pajangan-pajangan vintage, gelas-gelas, keramik-keramik Cina, pernik dekorasi rumah. Ada juga coat-coat bekas yang kondisinya masih bagus. Mainan kaleng vintage juga ada. Tapi mungkin penataannya yang agak sembarangan, jadi kurang menarik perhatian.

 
Selalu ada vinyl records dan The Beatles!

Yang menarik perhatian kami malah penjual tekstil di bagian belakang pasar. Sepertinya kain-kain yang meraka jual ini berasal dari Afrika. Banyak motif-motif tie & dye dan motif-motif unik yang didominasi warna bitu navy dan warna-warna bumi. Di sebelahnya banyak patung-patung totem, nampaknya berasal dari Afrika juga.

 

Di sini Mamin nemu mason jar kuno, Papin beli plat-plat alfabet untuk mesin cetak dan tentunya vinyl record.

Flea Market : GreenFlea



Weekend saat Spring dan Summer adalah waktu yang tepat untuk beraktivitas outdoor. Jalan-jalan ke park, dateng ke street fair, food fair atau ke flea market! HOREE!!! Yes, kami seneng banget kalo disuruh ke flea market. Beruntung banget tinggal di New York banyak banget pilihan flea market yang bisa didatangi.

Begitu cuaca udah enak, matahari bersinar cerah, langit biru, udara mulai angetan....yak ini saat yang tepat untuk mulai ngubek-ngubek pasar loak. Sasaran pertama kami adalah GreenFlea Market yang terletak di Colombus Avenue between West 76th 77th streets, Manhattan. Flea market yang diadakan di halaman sekolah PS 183 ini adalah salah satu best flea market yang wajib disambangi jika berkunjung ke NYC. Bukanya cuman setiap hari Minggu, jam 10.00 AM-5.30 PM. Greenflea ini udah ada sejak 25 tahun yang lalu.

  

Barang-barang yang dijual adalah antique furnitures, macam meja-meja tua, kursi vintage, drawer vintage, ada juga kaca-kaca cantik dengan desain unfinished. Karpet-karpet lucu juga banyak. Baju vintage, tas-tas vintage, semua ada di sini. Batu-batuan juga banyak buat yang suka koleksi batu. Yang suka plat piringan hitam kayak Papin, silahkan kalap di sini. Yang mau hunting props Food Photography, di sini juga tempatnya. Mamin berhasil menggondol toaster vintage dari tahun 20-an, ice cream scoop antik adn beberapa peralatan dapur kuno.


Mamin dan mbah Michael sang kolektor toaster kuno

Oh iya, di pasar ini juga Papin berhasil membawa pulang sebuah kamera..............., komplit dengan kotaknya dalam kondisi sangat baik.

Tempatnya luas, karena diadakan di lapangan sekolah. Tenda-tendanya juga teratur. Yang jualan barang-barangnya tertata rapi.

 

Kalau lapar tinggal mampir ke tenda-tenda yang jualan makanan. Siapin uang cash, karena beberapa vendor gak bisa terima kartu. Gak usah khawatir nyari atm, karena di luar lokasi ada beberapa bank dengan mesin-mesin atm.


Tuesday, March 24, 2015

Pilih-pilih dan Daftar Sekolah (2)

Tahap berikutnya dari pendaftaran sekolah adalah pemeriksaan kesehatan anak-anak. Karena kami tinggal di Astoria, Queens, klinik rujukannya adalah Pediatric Clinic di NY Department of Health and Mental Hygiene di Junction Blvd., Jackson Heights. Klinik anak terletak di lantai 3 gedung ini. Begitu keluar lift langsung disambut staf klinik yang sangat ramah. Sebelum memulai pemeriksaan kami harus mengisi form lagi untuk pembuatan kartu berobat. Setelah mengisi aplikasi dan mendapatkan kartu, kami menunggu giliran pemeriksaan.

Sebelum masuk ke ruang periksa dokter, anak-anak masuk ke ruangan suster untuk diperiksa tingginya, berat badan, tekanan darah, pendengaran dan penglihatannya. Kemudian masuk ruang dokter, anak-anak dicek secara fisik. Mereka disuruh lepas baju untuk dilihat semuanya, apakah struktur tulangnya bermasalah atau tidak, apakah ada penyakit kelamin atau tidak. Setelah itu dokter mengajukan puluhan pertanyaan tentang kesejahteraan anak. Dari urusan cat tembok rumah yang gak boleh sembarangan, naik sepeda musti pake helm dan kneepad, makan musti bergizi, gak boleh banyak minum manis, sampai ke tugas-tugas rumah tangga apa saja yang sudah bisa dilakukan anak-anak.

Lalu dokter juga memeriksa kelengkapan imunisasi. Kalau belum lengkap dan ada yang perlu diulang, anak-anak divaksinasi saat itu juga. Saat itu, Arwen dapat 2 injeksi, Leia 3 dan Neo 3 injeksi. Setelah semuanya beres, anak-anak musti tes darah. Sehabis melalui rangkaian pemeriksaan ini, hasilnya bisa diambil 1 minggu kemudian dan dikembalikan ke sekolah.

Monday, March 23, 2015

Pilih-pilih dan Daftar Sekolah (1)

Setelah urusan pindah-pindahan rumah selesai, PR berikutnya adalah daftar sekolah. Urusan rumah dan sekolah ini sebenernya saling berkaitan. Kalau kita gak tinggal di daerah sekolah tersebut (Public School), kita gak bisa mendaftar di sekolah tersebut.

Cerita dulu dikit yah, soal latar belakang pemilihan sekolah. Jadi pada awalnya yang kita lakukan adalah browsing Public School/PS secara online. Kami kumpulkan semua PS-Elementary School yang punya rating dan reputasi bagus. Ini sudah kami lakukan sejak masih di Kuwait dan Indonesia. Kami mengumpulkan sekolah-sekolah negeri bagus dari seluruh borough yang ada di New York City.

Singkatnya, setelah sampe NYC, kami sudah bisa meraba-raba kira-kira daerah mana yang bakal jadi tempat tinggal nanti. Akhirnya list pilihan sekolah diperkecil dan seleksi lagi sesuai dengan daerah yang ingin kami tinggali. Pilihan kami jatuh pada Brooklyn dan Astoria. Setelah berhitung, menimbang, survey daerah mana yang tenang, lingkungannya family friendly deket dengan fasilitas umum untuk anak-anak, pilihan kami jatuh pada Astoria. Mulai deh bergerilya cari-cari apartemen lewat TRULIA, Naked Apartments, Zillow dan sejenisnya. 3 yang kami sebutkan adalah situs-situs layanan mencari rumah/apartment secara online yang kami rekomendasikan dan biasanya via agen-agen/broker. Broker akan mendapat fee umumnya biaya 1 bulan sewa apartemen kita. Favorit kami adalah TRULIA. Ada aplikasi yang bisa kami download, kemudian kita bisa tau sekolah yang termasuk zone di alamat yang kita tuju. Zoned School artinya sekolah hanya diperuntukkan untuk anak-anak yang berdomisili di daerah yang satu zone dengan sekolah tersebut. Informasi zone dan distrik ini sangat mudah dicari secara online. Setelah mengantongi informasi tentang zone dan distrik, mulailah kami mencari rumah.

Saat mencari rumah, hampir semua daerah-daerah dan alamat yang zoned ke sekolah incaran kami, PS 122 Mamie Fay, kami hubungi. Sampai-sampai inbox e-mail Papin dan Mamin penuh dengan e-mail-e-mail balasan dari broker. Ada yang responsnya cepat, ada yang tidak menjawab, ada yang ternyata rumahnya udah laku/sudah disewa tapi masih dipasang online, dll.

Mungkin memang rejeki anak-anak, kami menemukan apartemen yang hanya berjarak 5 menit dari sekolah incaran. Begitu urusan surat-surat apartemen selesai, kami langsung datang ke sekolah dengan membawa bukti-bukti yang diminta sekolah : bukti alamat rumah (yang ternyata ditolak karena kata pihak sekolah surat kontrak macam itu sudah banyak yang mendownload dari internet dan digunakan untuk manipulasi alamat), tagihan listrik/gas dari ConEd (walopun belum ada tagihannya, tapi untung kami sudah mendaftar rekening online, jadi terlihat bahwa kami memang tinggal di apartemen itu) dan slip gaji Papin yang beralamatkan di tempat kami. Surat-surat standar lain yang kami siapkan adalah fotokopi paspor, akte kelahiran, bukti kelengkapan imunisasi dan surat transfer dari sekolah lama.

Saat datang ke sekolah, kami harus meninggalkan identitas di meja satpam dan mencatat alamat tinggal. Kemudian kami langsung menuju kantor administrasi sekolah. Di kantor, kami disambut dengan sangat ramah dan dengan sabar petugas admin membantu dan melayani kami. Lalu kami diberi segepok form yang musti diisi untuk masing-masing anak. Form -form ini kami bawa pulang dan diisi di rumah. Isinya mulai dari data pribadi anak dan keluarga, data penghasilan kepala keluarga (ini akan digunakan untuk memutuskan apakah si anak akan dapat free lunch atau bayar setengah atau bayar full setiap bulannya), data-data kesehatan dan data asuransi.

Keesokan harinya kami datang lagi ke sekolah untuk mengembalikan form-form tersebut. Setelah selesai, kami diberi form kesehatan yang harus diisi oleh Departemen Kesehatan. Yang artinya, anak-anak harus dicek secara fisik dan mental di klinik-klinik anak yang sudah ditunjuk oleh Dept. Kesehatan. Dan di klinik ini pula anak-anak akan dilengkapi imunisasinya jika ada yang belum didapat atau musti diulang.

Cerita soal pemeriksaan kesehatan, akan kami post di postingan berikutnya.