Our previous journey: Kuwait

Saturday, March 15, 2008

Penampakan Segway

by : Pinot



Segway, kendaraan roda dua ciptaan Dean Kamen nongol di Avenue Mall mondar mandir menyebarkan flyer promosi NBK (sebuah bank swasta Kuwait). Wah, tanda-tanda segway masuk ke Kuwait nih? Lucu juga kalau kemana-mana bisa pakai segway. Cuma yha.. karena kondisi perilaku pengemudi di negeri ini kurang berbudaya, jadi khawatir keseruduk :(

Friday, March 14, 2008

'Taxi' Yukon

by : Pinot

Pada suatu kesempatan, Papin ditawari taxi oleh seseorang setelah selesai ngurus-ngurus civil ID di kantor PACI. Setelah tawar menawar, bersama pak supir berjalan ke tempat dia memarkir kendaraannya. Dalam hati berpikir, kendaraan taxi-nya paling juga another sedan jepang. Eh ternyata kendaran SUV Yukon XL 2007!


Photo courtesy of myride.com

UHUIY! Kesempatan naik mobil keren! "Nice car" Papin bilang ke pak supir. Dia jawab sambil cengengesan, "Company car!" Ternyata dia bekerja sebagai supir di salah satu kantor pemerintahan Kuwait dan berkesempatan ngobyek menggunakan kendaraan operasional kantor. Walau mobil ini tergolong cukup mewah, namun yha yang namanya kendaraan operasional dimana-mana pasti berantakan dan kotor, terutama di bagian interiornya.


Pak supir Bangladesh dan dashboard kusam di dalamnya

Nggak apa apa lah. Paling ngga sempat ngrasain naik Yukon. Sampai di tujuan, Papin bilang "Dhanyabad" (ucapan terima kasih dalam bahasa Bangladesh) kepada pak supir :)

Tuesday, March 11, 2008

Temptation on the Street

by : Pinot

Photobucket

Sebuah bus kota tertempel iklan FASTtelco (ISP di Kuwait) berpromosi dengan hadiah AppleTV, iPod Classic, iPod Nano dan iPod Shuffle. Hmmm.. sebuah godaan di jalanan Kuwait :)~

Sunday, March 09, 2008

Ricer Sangar

by : Pinot

Tampang sangar, tato ular, badan kekar tapi selera bubar ambyar. Itu yang kami saksikan saat seorang pria sedang telaten memodifikasi mobilnya hingga terlihat... yha.. ng.. menor. Mobil 'jeep' (kami kurang memperhatikan merk & jenis kendaraannya) warna hitamnya dilengkapi dengan velg racing dan pintu yang bisa terbuka bagai pintu Lamborghini. Itu belum seberapa, saat kami menyaksikan dari jauh, sang empunya sedang sibuk menempel sticker/decal yang jadinya teu puguh rame pisan. Pokoknya cocok jadi ricer sejati.

IMG_0035.jpeg
Tempel sana tempel sini yang penting keren (maunya)

Notes : Ricer adalah istilah gaul plesetan dari racer, yang menggambarkan perilaku pemilik kendaraan yang berfilosofi "knalpot harus kenceng suaranya biar kesannya bisa ngebut". Atau yang menempelkan sticker bak mobil balap -- menempelkan sticker "Powered by Mugen" di mobil Daihatsu Ceria. Pokoknya, maunya pengen kayak pembalap tapi malah kelihatan norak. Contoh kasus ricer bisa ditengok di sini : http://www.addmorehp.com

Friday, March 07, 2008

Kendaraan Sang Desainer

by : Pinot



Pemilik BMW seri Z4 yang terparkir di halaman parkir kantor kami ini bukanlah seorang pemegang saham perusahaan.
Bukan pula salah satu pimpinan perusahaan.
Pun bukan seleb yang sedang mampir kantor.

Pemiliknya 'hanya' seorang 3D artist/designer yang bekerja di departemen kami. Gak percaya?

Memandangi halaman parkir kantor kami sudah seperti memandangi show room mobil mewah di Jakarta. Pemiliknya pun tidak berada dalam posisi strategis - seperti teman kami si pemilik Z4 - desainer, editor, kameraman & produser. Ibaratnya, mereka bekerja tidak untuk mencari nafkah demi mengisi perut (lha wong sugih kok!), tapi sekedar mencari kesibukan sehari-hari.

Pemandangan indah sehari-hari ini kami sikapi dengan berdecak dan sambil bersyukur bahwa kami masih diberi kemudahan untuk melunasi Daihatsu Xenia kami.

Related stories :
- Cheap Mercedes S 350 L
- Less is More
- Daud's Blog : Parkiran Mewah

Thursday, March 06, 2008

What is this smell?

by : Pinot



Bekerja di perusahaan yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan negara ternyata memiliki kesan tersendiri. Semua orang seperti belajar kembali melakukan adjustment toleransi kepada segala perbedaan budaya yang dibawa dari kampung halaman masing-masing. Semua perbedaan tumplek jadi satu : bahasa, tingkah laku dan.... aroma! Kok aroma?

Sejak kami mendarat di sini, orang-orang kantor yang rata-rata berkebangsaan Arab 'dipaksa' menghirup aroma khas dari Indonesia. Aroma yang dimaksud di sini adalah aroma makanan dan rokok kretek :D
"What is this smell?" itu pertanyaan mereka saat menghirup aroma aneh dari rokok kretek. Tanggapannya macam-macam, dari yang positif hingga negatif. "It smells interesting. What's this?" atau "It smell like #&@%!!!"

Lain lagi dengan aroma makanan. Jika sebelum Mamin tiba bergabung, kami terpaksa mengkonsumsi makanan berselera Arab (nasi briyani, sawarma, tikka, fteera). Kini kami selalu membawa bekal masakan Selera Nusantara ciptaan Mamin. Suatu ketika, kami harus memanaskan makanan di microwave yang terletak di pantry. Kebetulan makanan kami terdapat sambal terasi. Setelah panas, aroma menggoda selera dari makanan kami menyebar ke seantero lantai. Kebetulan aroma tersebut hinggap di hidung salah satu karyawan (yang kebetulan orang India). Sambil mengerenyitkan dahi, sedikit menutup hidung dan melemparkan pertanyaan ke semua orang, "What is this smell??"
"Itu bau sambel terasi, mas," bisik kami sambil melengos kabur kembali ke ruangan kerja.

Untungnya, departemen tempat kami bekerja rada begajulan -- kalau boleh dibilang isinya orang sableng semua. Keajaiban Indonesia ditanggapi dari yang cuma meringas meringis sampai dengan yang komplen. Aroma khas Indonesia (makanan dan rokok kretek) menjadi aroma utama di departemen kami, maklum populasi orang Indonesia adalah yang terbanyak setelah Kuwaiti (Mesir 4 orang, Lebanon 3 orang, Irak 2 orang). Untungnya kami ber-enam tidak ada yang memiliki masalah aroma bau badan. kekekekekek

"What is this smell?"
"It's the scent of Indonesia, habibi"

Wednesday, March 05, 2008

Recommended Daily Product : Sambal Indofood

Sambal Indofood

Makan di restoran cepat saji jangan harap bisa dapat jatah sambal atau chilli sauce. Pelayan selalu menggelengkan kepala kalau ditanya tentang chilli sauce, "No. No chilli sauce." Ujung-ujungnya harus terima saus tomat atau paling mayonaise. Tampaknya masyarakat di negeri ini umumnya tidak suka pedes-pedes ya? Kalau pun ada chilli sauce, rasanya juga tidak pedes-pedes amat. Ngga compatible dengan lidah Selera Nusantara. McDonald menyediakan chilli sauce dengan membayar extra 300 fils (Rp 9000-an)! Gelo pisan. Mahal dan ngga pedes.

Seperti yang sudah diketahui, produk Indofood cukup banyak di sini. Dari sekian banyak produk yang dikirim ke Kuwait, (untunglah) termasuk sambal Indofood. Papin yang demen makan pedes, bisa melepaskan dahaga pedes dengan sambal Indofood ini. Yummy!

Notes : kami tidak ada afiliasi apa pun dengan Indofood :P

Tuesday, March 04, 2008

Podcast Gantinya Broadcast

by : Pinot


Kapan ya bisa nonton stasiun TV Indonesia di Kuwait ini? Andai ada PODCAST-nya..

Saat ini, walau tidak memiliki unit TV (dan belum berminat beli TV) dan tidak ada tayangan broadcast TV di rumah, Papin dan keluarga tetap bisa update rutin informasi dunia. Menggunakan jalur internet, kami subscribe ke beberapa PODCAST berita dan informasi yang diupdate setiap hari. Dengan adanya layanan VIDEO PODCAST gratis dari CNN atau NBC (misalnya) kami tidak membutuhkan langganan satelit TV untuk mengetahui informasi dunia terkini secara audio visual.

Setiap pagi, MacBook kami otomatis refresh/update content PODCAST (jika ada content baru maka akan otomatis terdownload) untuk segera ditonton atau disinkronisasi dengan iPod atau iPhone, sehingga bisa ditonton di perjalanan ke kantor :D



Salah satu source PODCAST favorit adalah Mosaic dari LinkTV. PODCAST ini menayangkan kompilasi berita Timur Tengah dari berbagai stasiun TV negara-negara Timur Tengah dalam bahasa Inggris. Mosaic mencakup tayangan berita dari Qatar (Al Jazeera), Dubai (DubaiTV), Iran, Irak, Syria, Lebanon hingga Israel (IBA).

Arwen dan Leia tentu saja rajin menunggu update dari Nickelodeon Jr :D dan Sesame Street. Mamin? Jangan ditanya. PODCAST tentang gourmet dan masak memasak tidak pernah ketinggalan untuk selalu diupdate dan ditonton lewat iPod Touch nya.. huehehhehehe..(please drop by at Our Culina Sanctuarium for more stories about cooking podcast).

Untuk subscribe PODCAST, anda bisa mulai dengan software iTunes dan masuk pada menu iTunes Stores di sidebar kiri. Setelah masuk dalam iTunes Store, klik PODCAST untuk masuk dalam halaman PODCAST dan anda bisa SEARCH source dan content yang dibutuhkan.

Source yang menjadi favorit kami (klik untuk langsung ke halaman PODCAST masing-masing) :
- Mosaic : Seputar berita Timur Tengah dari negara-negara Timur Tengah
- CNN
- ABC World News
- National Geographic
- Discovery Channel
- Crash Test Kitchen
- Jamie Oliver

Sayang banget gak ada PODCAST berita-berita dari Indonesia, abis kalo nonton yang streamingan, tergantung banget sama koneksi internet.

Saturday, March 01, 2008

Recommended Daily Product : Sabun Cuci Piring

Sabun Cuci

Nyaris give up dengan sabun cuci piring di sini. Gak ada yang bisa remove grease...heran...padahal makanan orang sini kan berlemak-lemak. Kalah deh dengan sabun cuci piring di Indonesia.

Udah nyoba beberapa produk (sorry harus nyebut merk : FAIRY...gak rekomen deh, PRIL...11-12 sama FAIRY alias sama aja) dan sekarang lagi nyoba produk keluaran Unilever, "LUX with the power of JIF." So far cukup memuaskan tapi belum puas banget. Kemampuannya menghilangkan lemak di atas rata-rata 2 produk sebelumnya. Walaupun gak kayak Sunlight atau Mama Lemon-nya Indonesia yang sekali sapu lemak hilang dan piring jadi kesat bersih. Tapi lumayanlah, gak kayak produk sebelumnya, mo diusek sampe ledes, lemak teteuubhh nempel.

Satu lagi kekurangan produk-produk yang udah kami coba...BOROS!! Musti bolak-balik nuang cairan sabun buat nyuci. Ohhh...how we miss Sunlight! :P

Alunan Inka Christie dan Dangdut di 4th Ring Road

by : Pinot & Dita

Suatu hari kami naik sebuah taxi. Dan seperti biasa, pertanyaan standar supir taxi adalah "Where do you come from?" Dan sudah biasa pula kami disangka orang Filipina.

Tanpa banyak basa-basi, sang supir yang berkebangsaan India langsung mengeluarkan sebuah kaset. "This from Indonesia! Indonesian singer," begitu katanya. Sambil menyalakan tape mobilnya, dia berceloteh mengenai Jawa Tengah, Jawa Timur, dll.

"Waahh menarik nih, si supir pernah mengunjungi Jawa," gitu pikir kami. Sekalian buat bahan obrolan. Dan kamipun menunggu pembicaraan mengenai Jawa ini berlanjut, dengan penuh semangat. Gataunya percakapan hanya berhenti di situ, ternyata dia cuman tau di pulau Jawa ada Jawa Tengah, Timur dan Barat :P. Walaahhh...Kirain pernah tinggal di Jawa, Om!

Tak lama berselang, melantunlah sebuah lagu dari kaset yang disetelnya. Alamak! Kirain Indonesian singer sapa gituh! Nidji, Peterpan, Krisdayanti atau Titi DJ. Yo oloooo....Inka Christie yang jaman-jamannya duet sama Ami Search! Jadul bener!

Setelah lagu selesai, pak supir mengganti kaset dengan kaset lainnya. Dengan bangga, dia kayaknya bener-bener pengen menghibur kami. Hiyaaaaaaa!!! Ternyata dangdutan bow! Gatau deh siapa yang nyanyi, perasaan kayak suaranya Itje Tresnawati....mbuhhh!

Perasaan ini di negeri orang, tapi jadi berasa naik colt perjalanan luar kota di pantura yang penuh sesak dengan penumpangnya.

Anyway, thanks buat pak supir yang sudah berusaha menghibur penumpangnya yang berasal dari Indonesia ini. Next time kayaknya beli kaset lagu-lagu Indonesia yang lagi ngetop sekarang trus dibagi-bagiin aja kali yeeee ke supir-supir taxi, biar variasi kaset mereka lebih beragam dan up to date (FYI, ini kedua kalinya kami naik taxi dan dihibur dangdutan jadul).

Thursday, February 28, 2008

Made in Indonesia : Tisyu Bekasi

by : Pinot



Sudah jadi kebiasaan saat belanja di supermarket -- terutama LuLu -- untuk selalu memonitor tawaran promosi barang dengan harga miring. Biasanya ada kata-kata "Special Price" dan harga yang ditawarkan (lha iyalah dimana-mana juga gitu). Ketika belanja di LuLu beberapa hari lalu, mata kami terpaku pada produk tisyu toilet seharga 900 fils untuk 24 pieces. Wuah murah pisan! Dan lebih terpana lagi melihat kemasan yang tertulis : PT GRAHA KERINDO UTAMA, BEKASI, INDONESIA. Hehehe.. berasa belanja di Jakarta saja. Tanpa ba bi bu kami langsung sabet lempar ke dalam trolley. Namun setelah kami menggunakan produk ini kualitasnya sangat rendah -- mudah lembab gampang sobek. Mungkin itu sebabnya produk ini dimasukkan promo harga miring.

Duh sayang. Produk duta bangsa tapi kurang baik mutunya :(

Related story :
- Made in Indonesia : Bangga Saat Jauh

Wednesday, February 27, 2008

Geluduk di Langit Malam Kuwait

by : Pinot

Jam 1:00 dini hari, kami dikejutkan kilatan terang dari jendela. Sempat dikira firecracker -- dalam rangka HUT Kuwait :P -- ternyata petir menyambar menyertai hujan rintik-rintik yang sudah berlangsung dari sejak jam 21:00-an. Woohooo.. menyenangkan sekali bisa tidur mendengar rintik hujan dan sesekali gemuruh geluduk, seperti saat ini di Jakarta (yang menurut kabar sedang rajin dikunjungi hujan).

Winter sudah semakin menjauh pergi digantikan spring untuk kemudian masuk gerbang summer. Suhu terendah memasuki angka teen-temperature. Hari Minggu besok, kemungkinan suhu tertinggi sudah mencapai kepala 3. Saatnya heater untuk pensiun?

Pesta 47 Tahun : Banner Kuwait

by : Pinot

Sejauh ini, kami jarang sekali menyaksikan warga Kuwait mengibarkan bendera negara mereka di tiang bendera di rumah masing-masing, tapi justru menggelar banner Kuwait -- yang lebarnya lebih dari 2 meter -- di depan rumah yang juga besarnya juga ngga kira-kira. Banner digelar dengan posisi portrait/vertical. Biasanya diletakkan di pagar teras atau dari atap rumah mereka. Malah ada yang menggelar dengan lebar lebih dari 5 meter dari lantai 3 hingga menyentuh tanah dan dilengkapi lampu hias -- saat malam tiba terlihat meriah seperti Istana Merdeka Jakarta saat 17 Agustus.

Mungkin kalau dijembreng di rumah kelas RSS di Indonesia nutupin satu rumah ya? Hehehehe..

Tuesday, February 26, 2008

Pesta 47 Tahun : Pernak Pernik Kemerdekaan Kuwait

by : Pinot



Menjelang hari kemerdekaan Kuwait, pusat perbelanjaan beramai-ramai menjajakan dagangan berbagai asesori dan perlengkapan 'pesta kemerdekaan'. Warna bendera Kuwait (hijau, putih, merah dan hitam) menghiasi ruangan dan counter. Asesori yang dijual diantaranya bendera (d'oh!), rambut palsu, pin bergambar Emir dan Pangeran, topi, berbagai perlengkapan pesta dan tentu saja : party foam sprayer yang menjadi sumber kemeriahan (dan juga biang kerusuhan :D ) Rata-rata dijual dari 150 fils (Rp 4500) hingga 3 KD (Rp 90.000). Kami sendiri membeli bendera seharga 200 fils buat Arwen dan Leia :D



Party foam sprayer, anyone?

Related stories :
- Salem Al Mubarak
- Postcard Warna Warni Kemerdekaan

Monday, February 25, 2008

Pesta 47 Tahun : Salem Al Mubarak

by : Pinot, Dita & Aji

Rusuh. Itu komen kami tentang Kuwait saat menjelang hari kemerdekaannya, terutama apa yang kami saksikan di Salem Al Mubarak (tanggal 15 Februari 2008). Aji yang lebih dulu tiba di sana, mengabari kami bahwa ada keriaan seperti habis ada pesta jalanan. Tanpa ba bi bu kami pun menyambar kamera dan bergabung dengan Aji.


Polisi sibuk membubarkan massa yang mulai rusuh (Photo by Aji)


Iseng yang Kampungan

Jalanan ditutup untuk kendaraan, karena ada beberapa panggung gembira acara Festival Hala. Saat kami tiba pertunjukan di panggung sudah usai, menyisakan lautan orang-orang yang sedang bergerombol dan berlarian sana sini. Beberapa anak muda terlihat menyemprotkan kaleng foam (party foam) ke mana-mana. Bahkan kendaraan yang kebetulan lewat disemprot termasuk pengemudi dan penumpang di dalamnya. Keisengan ini beberapa kali berujung perselisihan sehingga menciptakan kerumunan orang yang saling berteriak ledek-ledekan. Polisi berjaga sana sini hanya berusaha melerai dan membubarkan massa yang mulai terlihat rusuh.


Porsche merah mandi party foam (Photo by Aji)


Jualan pernak pernik kemerdekaan Kuwait (Photo by Aji)


Pesta telah usai, namun massa masih ngrumpul di sana sini (Photo by Dita)

Tidak hanya kendaraan -- termasuk mobil polisi -- menjadi korban semprotan foam ini, Mamin sendiri sempat menjadi korban semprotan foam di muka saat melewati segerombolan anak-anak. Selesai iseng mereka berlari tertawa-tawa. Kampungan! Aji lebih beruntung, hanya sekedar di-iseng-in ledekan "Filipino! Filipino!" saat lewat ditengah-tengah anak-anak remaja 'kampung' ini. Memang bener anak-anak ini perlu diajari sopan santun. Lha wong sugih kok kelakuan ndeso?


Perhatikan anak-anak ini saat bermain dengan party foam spray (video by Aji)


No Picture!

Saat kami tiba, kamera langsung jepret sana jepret sini. Sudah muka tembok saja (it's a bit tricky to take picture in this country -- read here), yang penting bisa merekam suasana unik ini. Pas ada peristiwa unik, Papin lempeng ambil gambar dari jauh. Kebetulan di depan Papin ada segerombolan ibu-ibu berkerudung hitam. Mereka mengira sedang diambil gambarnya dan berteriak dalam bahasa Arab seperti keberatan. Papin tidak sadar -- karena view finder kamera zoom in ke peristiwa -- sampai akhirnya seorang pemuda mendekati Papin dan bertanya, "Why do you take picture?" Papin jawab, "I'm just make a personal documentation for my family" Berhubung kalimat berikutnya berbahasa Arab, Papin masih ngga sadar duduk masalahnya. Baru sadar setelah diberitahu Mamin. Huehehehehe.. ge er amat deh tuh ibu-ibu.


Suasana jalanan -- dan suasana keributan di depan KFC

Galeri foto-foto suasana di jalan Salem AL Mubarak (foto oleh Aji, Papin & Mamin)

Happy Birthday, Kuwait!



Stay tuned for more stories!

Sunday, February 24, 2008

Simon Cowell here in Kuwait?

by : Pinot



Bekerja bertahun-tahun di acara Indonesian Idol, ternyata membekas hingga kini. Seperti yang terjadi baru-baru ini.
Pas lagi belanja di LuLu hypermarket sempat surprise, tiba-tiba ada penampakan sosok yang sangat dikenal : Simon Cowell (juri American Idol)! Melengos di belakang Leia yang lagi difoto pakai iPhone Papin. Pas diperhatikan, ternyata cuma mirip doang. Barangkali dia memang pemenang lomba mirip Simon Cowell atau malah dia memang juri -- juri perlombaan "Simon Cowell Lookalike" :P

Ngomongin Simon Cowell dan American Idol, sekalian mau sharing info. Beberapa bekas rekan kerja di Indonesia bertanya ada ngga sih Kuwait Idol atau Arab Idol di Timur Tengah ini? Ada. Namanya SupertStar, mengambil franchise dari Pop Idol buatan Simon Fuller (juga). Walau acara kompetisi menyanyi ini tidak diselenggarakan pada salah satu negara di Timur Tengah, namun berpusat di sebuah stasiun TV di Lebanon.
Read more here.

Idol, why do you keep haunting me? :P

Saturday, February 23, 2008

Lari Lagi Finally!

by : Pinot


Jogging dorong Quinny

Setelah tertunda beberapa bulan karena winter, debu pasir dan berbagai alasan lainnya akhirnya bisa berolahraga lari lagi. Jika sebelumnya kegiatan rutin lari dilakukan saat pagi hari, kini dilakukan sore hari lengkap dengan pasukan krucil -- Mamin, Arwen & Leia di jogging track Marina. Karenanya kegiatan olahraga harus diatur sedemikian rupa tanpa harus meninggalkan krucil sendirian terlalu lama. Caranya? Berjalan/berlari beberapa meter menjauh dari mereka dan berbalik arah menuju mereka, bolak balik hingga jarak tempuh mencapai target. Maklum, perjalanan mereka berkecepatan bayi berjalan. Beberapa kali sempat berlari sambil mendorong stroller dengna Arwen di dalamnya. Thanks to Zapp Quinny stroller yang sumprit enak banget buat dibawa lari.

Sesaat kemudian, anggota New Kids on the Block lainnya : Aji, Yoswar dan Daud bergabung. Aji & Yoswar tampak bersemangat untuk berlari menggunakan sepatu lari baru mereka -- yang baru dibeli beberapa jam sebelumnya di Avenue Mall :D

It's fun though. Walau tidak terlalu lama -- karena sudah menjelang gelap dan angin dingin bertiup cukup kencang -- lumayanlah buat pemanasan. Semoga besok-besok udara Kuwait cukup bersahabat, sehingga bisa kembali menjadi kegiatan rutin, demi menabung untuk kesehatan badan.


Aji dan Yoswar dengan sepatu barunya, Daud dengan celana batiknya.

Related stories :
- Marina Run
- Jog My Running Back

Friday, February 22, 2008

Recommended Daily Product : Pelembab Kulit

Body Butter-The Body Shop

Masuk musim dingin siap-siap deh dilanda kulit kering mletek-mletek bikin gatel. Gak salah banget kalo pake produk pelembab BODY BUTTER-nya THE BODY SHOP. Moisturizernya juara banget deh...bener-bener lembab dan bertahan lama. Cuman kalo dipake pas musim panas jadi agak-agak pliket (lengket).

Belum nemu nih produk lain yang bener-bener lembab kayak gini.

Eh...eh...tapi gak musti beli yang rasa jerok begini, loh, ini mah soal selera aja. Ada rasa lain kok.

Related story :
- Itchy Winter

Thursday, February 21, 2008

Land of Black Gold

by : Pinot



Dulu waktu jaman masih imut - masih duduk di bangku SD - kalau baca komik Tintin-nya George Remi (aka Herge) sering kebayang-bayang bagaimana suasana tempat & negeri yang dikunjungi Tintin dkk dalam petualangannya. Salah satunya adalah petualangan dalam komik "Negeri Emas Hitam" yang berlatar belakang lokasi di Timur Tengah.

Saat langit Kuwait dipenuhi debu pasir seperti minggu ini, Papin jadi ingat Tintin dan Snowy berjalan di padang pasir dengan badai pasir menghadang di hadapan mereka. Dulu, membayangkan seperti apa sih badai pasir itu? Sekarang ada di depan mata, lengkap dengan angin kencangnya. Walau tidak sedasyat apa yang dialami Tintin & Snowy, tapi lumayanlah bisa cicip pasir yang masuk mata & mulut.


Sami sudah siap dengan "bra" di muka biar mulutnya ngga kemasukan pasir

Hari ini sudah cenderung lebih bersih dibanding 1 - 2 hari lalu. Semoga besok weekend sudah bersih sebersih-bersihnya, agar kami & krucil bisa keluar kandang dan jalan-jalan melakukan petualangan lagi di negeri emas hitam ini!


Yang menggantung di langit bulan atau matahari sore?

Related stories :
- Dusty springfield
- Widespread Dust, Blocking My Jogging Lust
- Suddenly Dusty