Our previous journey: Kuwait

Tuesday, November 12, 2013

Sarapan Chai Haleeb & Chapati

Entah kenapa (dan dimulai dari kapan) begitu memasuki bulan-bulan musim dingin, pengennya tiap pagi itu mampir ke warung india buat menyeruput chai haleeb (teh susu) dan nyocol chapati ke kari. Seperti hari ini, pulang dari mengantar Arwen & Leia sekolah, Papin, Mamin & Neo mampir warung india dekat rumah.


(coretan gambar ini bagian dari seri SEVEN Draw Your Day)

Kali ini kita mencoba warung baru yang direkomendasikan teman. Lokasinya juga tidak jauh dari rumah. Seperti biasa, warung penuh dengan supir-supir taksi berkebangsaan India, Pakistan atau Srilanka. Biasanya, kalau warung ramai dengan supir-supir ini berarti makanannya enak. Dan tentu saja murah!



Satu roti chapati harganya 50 fils atau Rp 1500 dan kari ayam Rp 15000. Plus chai haleeb 100 fils atau Rp 3000. Murah & kenyang!

Monday, October 21, 2013

Mamin Di City Magazine


Wawancara bisa dibaca secara online di http://issuu.com/thecitym/docs/issue_16/1

Awal bulan lalu Mamin diwawancara & diundang untuk photo session City Magazine, sebuah majalah lifestyle di Kuwait. Sekarang sudah muncul di penerbitan Oktober, tepatnya di halaman 34 - 37, dalam rubrik 'They Live Where They Love'.



Di sini Mamin bercerita bagaimana hidup secara kreatif di Kuwait, terutama untuk perantauan berkebangsaan Indonesia - yang notabene didominasi pekerja domestik rumah tangga. Mumpung diwawancara, sekalian saja bawa-bawa Indonesia yang kaya akan budaya & kreativitas. Lengkapnya bisa baca di City Magazine Oktober 2013 issue 16 atau baca secara online di sini di halaman 34 - 37.



Related story:
- Wawancara dengan majalah City

Thursday, October 10, 2013

Memulai Proses Visa Ke Inggris

Sketching UK day 1. #pinoditauk #pinoditart

Setelah keluyuran di sekitaran Kuwait - Yordania dan Turki - tahun ini kami memberanikan diri untuk ngesot ke tempat yang sedikit lebih jauh dan membutuhkan proses panjang sebelum bisa berangkat: Inggris.

Sebagai keluarga yang belum pernah berpergian jauh ke luar Indonesia, bagi kami Inggris adalah negeri nun jauh di sana. Kebayang betapa ribetnya untuk bisa melancong ke sana, apalagi dengan faktor keamanan yang berlapis-lapis. Selain itu kita juga diharuskan memiliki kesiapan finansial, supaya bisa dianggap mampu mengunjungi Inggris.

Baru baca persyaratan dan mendengar pengalaman orang-orang yang pernah mencoba apply visa ke negara itu saja sudah jiper duluan. Tapi karena sudah bulat tekad, kami tetap mencoba memulai prosesnya.


Pengumpulan berkas

Proses yang kami lakukan jelas berbeda jika dilakukan di luar Kuwait atau di Jakarta. Banyak yang bilang proses pembuatan visa jauh lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak syarat jika dilakukan di Kuwait. Hal ini membuat kami cukup pede. Sebelum melakukan pengisian form online, ada 3 berkas utama yang harus disiapkan.
  1. Salary certificate atau surat keterangan kerja + gaji bulanan
  2. Bank statement dengan catatan keuangan 3 atau 6 bulan
  3. Tiket pesawat & reservasi hotel
Salary certificate bisa didapat dari HRD kantor, lengkap dengan keterangan yang menyebutkan bahwa benar kita bekerja di perusahaan tersebut dan menyebut angka gaji bulanan. Di perusahaan Kuwait sini, sudah ada prosedurnya untuk pembuatan surat keterangan kerja seperti ini. Biasanya mereka sudah punya formnya untuk kebutuhan apa saja: pinjam uang di bank, cicilan mobil atau kelengkapan pembuatan visa travelling.

Bank statement bisa didapat di bank tempat kita biasa mendapatkan transferan gaji dari perusahaan. Kami minta dibuatkan selama 6 bulan. Biaya antara 15 - 25 KD tergantung banyaknya halaman. Proses bisa ditunggu atau besoknya baru diambil.
Catatan: tidak masalah jika dana kita sangat rendah di akhir bulan, yang penting di awal bulan tercatat ada income atau gaji yang masuk. Petugas imigrasi hanya ingin tahu income rutin bulanan dan tabungan yang kita spare. Namun jika memungkinkan, 3 bulan sebelum berangkat usahakan terlihat ada dana yang ditabung dengan rasio 1/4 atau 1/5 dari gaji.

Bagaimana dengan tiket pesawat dan reservasi hotel jika visa ditolak? Apakah uangnya hangus? Bisakah di-refund jika visa ditolak? Pertanyaan ini adalah pertanyaan sejuta umat. Wajar ditanyakan jika saat kita hendak pergi ke tempat yang proses visanya kompleks seperti Inggris atau Amerika. Untuk tiket pesawat, banyak maskapai atau travel agent yang menawarkan solusi refund. Atau ada yang bersedia membuatkan pre-order ticket, yang dibayar saat visa sudah disetujui. Ini bisa ditanyakan ketika kita ke travel agent. Langganan kami adalah Alhind yang berlokasi di area Amman street, Salmiya.


Si petugas travelnya cukup membantu mencarikan solusi, walau berbahasa hindilish - hindi english ;)

Untuk penginapan, kami memilih Wisma Indonesia yang tarifnya sangat murah: 20 poundsterling atau 10 KD per malam. Bu Usya pemilik wisma bersedia mengirimkan email yang memberi konfirmasi reservasi untuk keperluan syarat visa, walau kami belum membayar. Website Wisma Indonesia bisa dicek di sini.

Selain ketiga berkas utama tersebut, dibutuhkan pas foto berlatar putih, fotokopi civil id, fotokopi paspor lengkap dengan izin tinggal di Kuwait. Saat pembuatan pas foto, perlu ditegaskan pada pihak studio bahwa fotonya digunakan untuk visa Inggris. Studio sudah punya template-templatenya.

Semua syarat-syarat ini bisa dibaca di sini.


Pengisian Form Online

Di Kuwait, proses pembuatan visa dilakukan oleh 3rd party agency. Jadi kita tidak berurusan langsung dengan kedubes Inggris. Pengisian dilakukan secara online di sini:

https://www.visa4uk.fco.gov.uk/home/welcome

Dalam form ini ada beberapa isian yang membutuhkan perhatian khusus:
1. Pada bagian Passport & Travel Information, informasi kapan tiba, berapa lama di UK dan alamat menetap harus sesuai dengan informasi di tiket pesawat dan reservasi hotel. Alamat dan contact person dari tempat menginap juga dicantumkan.
2. Pada bagian Employment and Income, cantumkan alamat kantor dan email + nomor telepon atasan langsung. Jika punya additional jobs atau side job, cantumkan saja. Ini membantu bahwa kita memiliki dana tambahan, sehingga memperkuat image bahwa kita mampu bepergian ke Inggris. Di bagian ini juga kita harus mencantumkan biaya yang dibutuhkan untuk travelling. Usahakan angka yang dicantumkan tidak melebihi catatan keuangan kita di bank.
3. Pada bagian Family and Friends in the UK, jangan mencantumkan kalau kita memiliki teman atau kerabat di sana. Jika memang ada, untuk amannya lebih baik berbohong. Karena akan ada prosedur tambahan yang menjamin bahwa teman atau kerabat di sana tidak akan membuat kita overstay di sana dan menjadi warga ilegal. Pokoknya, bilang saja tujuannya untuk turisme atau liburan.

Biaya aplikasi ini 37KD per kepala. Setiap anggota keluarga yang ikut pergi diwajibkan untuk membuat form aplikasi juga.

Setelah proses pengisian selesai, kita menetapkan jadwal untuk wawancara di kantor agen visa di Kuwait City. Alamatnya:
Visa Application Centre
1st floor, Al Banwan Building.
(Google Maps)


Kantor Agen Visa

Setelah mendapatkan jadwal, kita datang sambil membawa berkas-berkas berikut:
  • Paspor
  • Civil ID
  • Bank statement
  • Salary certificate
  • Pas foto
  • Print dari application form
  • Reservasi hotel
  • Tiket pesawat
Di kantor ini tiap anggota keluarga diberi nomor giliran untuk diwawancara. Lengkap dengan perekaman sidik jari dan pengambilan foto. Saat giliran kami, kami hanya ditanya tujuan ke Inggris ngapain saja, sudah pernah ke Inggris belum, sudah berapa tahun di Kuwait. Anak-anak didampingi orang tua. Selesai wawancara, semua berkas diproses, menerima receipt dari petugas dan kita akan mendapatkan kabar jika visa sudah selesai, di-approve mau pun tidak. Setelah 3-4 hari, kita akan mendapatkan SMS paspor sudah bisa diambil di kantor agen visa. Approval visa akan ketahuan saat kita membuka amplop coklatnya, bahkan petugasnya tidak akan tahu. Jadi mirip-miriplah seperti menerima hadiah kejutan.


Begini tampang visa yang ditempel di paspor kita

Yalla, good luck!

Saturday, October 05, 2013

Wawancara & Photo Session Untuk City Magazine



Hari ini Mamin diundang wawancara & photo session untuk majalah City Magazine - sebuah majalah tentang lifestyle Kuwait. Mamin diundang sebagai expat kreatif di bidang cake decoration. Sekalian unjuk gigi ke Kuwaiti bahwa bangsa Indonesia juga ada skilled & talented worker, ngga cuma pembantu melulu.



Di tengah pemotretan, Leia iseng motret Mamin dengan kamerea Polaroid Barbienya. Hasilnya ini:



Thursday, September 12, 2013

Kuwait di Video Kolaborasi Airbnb

Airbnb, sebuah layanan social networking untuk traveling, mengajak pengguna Vine untuk berkolaborasi membuat video berdurasi 4:30 menit. Secara khusus, tim Airbnb mengajak ke papin lewat DM di Twitter.

Dari sekian banyak shotlist yang diberikan, papin cuma bisa bikin beberapa dan sengaja mengambil shot yang menggambarkan Kuwait.





Lalu 12 September, video yang sudah dikumpulkan dari banyak Vine user pun ditayangkan di YouTube. Lengkap dengan nama Papin & Ali - rekan kerja di Kantor - di credit title. Bahkan di deskripisnya pun disebutkan:
Submissions came in from all over the world, including San Francisco, Hong Kong and Kuwait.
Silakan tengok videonya. Keren sangat!

Wednesday, May 15, 2013

Mengemudikan Kendaraan Sambil Membaca

Seorang teman berkebangsaan arab dalam perjalanan ke kantor menjumpai sebuah kendaraan yang berjalan sangat pelan di jalur cepat ruas highway. Dalam hatinya, pasti pengemudinya sambil telpon atau SMS seperti yang biasa disaksikan di sini. Saat disalip, betapa terkejutnya dia ketika mendapatkan pengemudinya seorang wanita paruh baya sedang membaca buku - yang menurutnya adalah Al Qur'an - di tangan kanan dan kiri di setir.


Teman menyempatkan diri mengambil foto dengan iPhone-nya dan menunjukkannya pada kami di kantor sambil bercerita dengan semangatnya, seolah ngga percaya dengan apa yang dia lihat. "Menelepon & SMS saja sudah berbahaya, ini membaca kitab?!? Dan seharusnya membaca kitab suci harus konsentrasi, fokus dan tenang, bukan di jalan!!"

Kami hanya senyum-senyum mendengarkan ceritanya sambil menunjukkan foto-foto yang dia ambil, sambil berujar kepadanya "Selamat datang di Kuwait." :D

Note: walau ada bukti foto, teman kami prefer utk tidak menggugah foto-foto tersebut secara online. Maka dibikin sketch saja.

Saturday, May 11, 2013

Our Vine Video On Twitter's Mother's Day Site



Someone from Twitter team asked me to join this special Vine project a week ago. I was like "Whoa! Wow!" & replied him instantly "YES I'M IN!" :D And there it is, our Vine video sitting there with other famous & brilliant Viners Meagan Cignoli, Khoa Phan, Jethro Ames, Frank Danna. Check the site: http://vine.twitter.com/mom.

Here's the video.



And this is behind-the-scene video. All the family member are joining the project, because.. well.. it's a family project!

Wednesday, May 08, 2013

Night Becomes Day

0:57AM
0:59AM
1:00AM
1:09AM
These are not the photos of Kuwait at day or noon. These are the photos when the thunders stroke in last night. My friend Ali grabbed his iPhone 4 & shot these amazing photos from his apartment, took exactly the moment when the thunder stroke.

Note: All the copyright & ownership of the photos are belong to Ali Khalaf under his permission.

Sarayat Season 2013

Setiap tahun, setiap bulan antara Maret-April-Mei selalu terjadi masa transisi dari musim dingin ke musim (sangat) panas atau biasa disebut SARAYAT (berubah-ubah) season. Tadi malam, kembali terdengar halilintar dari tengah malam hingga 2:30.






Sementara itu dari Twitter:

Halilintar menyambar setiap hitungan 20-30

Hujan deras selama 1-2 jam membuat beberapa tempat terendam seperti di Sabhan, Kuwait City ini

Sebelumnya terjadi hujan es di sekitar Jahra pada sore hari jam 5:00.
(note: source foto disebutkan di dalam tweet)

Thursday, May 02, 2013

Sebuah Etalase Toko Busana



Iya. Ini di Kuwait. Etalase di sebuah toko busana yang memajang busana-busana sekseh untuk pesta khusus wanita. Somehow displaynya lebih berani dibanding departemen store di Indonesia :D

Dan di dalam memang dijual busana-busana minim. Kami memergoki dua pria dewasa yang sedang memilih busana-busana ajegile itu sambil tertawa-tertawa kecil. Mungkin mau mbeliin pacarnya.

Viner from Kuwait :)

Wednesday, April 24, 2013

Jadi Feature di Blog Karena Vine



Bulan lalu, Papin iseng ikutan festival video 6 detik (Vine) yang diadakan Tribeca Film Festival di Amerika sana. Persyaratannya jelas: hanya untuk warga atau yang tinggal di Amerika. Walau begitu, Papin tetap submit beberapa video.

Dan salah satu video yang disubmit nongol di blog sohor The Verge (tangan MC Escher):



Lalu mendapatkan private message kalau semua video yang disubmit masuk nominasi. Sempat kegirangan sesaat, namun manyun setelah tahu harus memasukkan data & alaman citizenship Amerika sebagai persyaratan nominasi.
Setelah membalas message dari panitia festival, akhirnya video-nya dikeluarkan dari kompetisi dan dijadikan sebagai feature di venue & blog Tribeca Film. Yha wis mau bagaimana lagi.

Besoknya, di sebuah artikel New Yorker tercantum link ke Vine Papin (keyword: illustration) dan video yang sama nongol lagi di Wall Street Journal. Woohoo!




Yang menarik, orang-orang yang baru kenal di Vine berusaha menghibur. Bahkan ada yang mau 'ngirim' 'beer to cheer' ke Kuwait atau membesarkan hati seperti ini:
Ngga apa-apa deh ngga 'menang', yang penting bisa merasakan kehebohan festivalnya & seneng bisa ketemu new awesome people yang punya hobi sama: bikin video 6 detik di Vine :D

Update:
Di WSJ disebutkan 'Kuwait-based illustrator', maka masuk juga jadi feature di blog 248am.com Mark :D

Sunday, April 21, 2013

Ribuan Kupu-kupu di Kuwait


(link Instagram)

Pada awal April lalu, tepatnya tanggal 6 April kami melihat banyak kupu-kupu berterbangan, terutama di area yang banyak tanaman dan rumput. Jarang-jarang kami bisa melihat kupu-kupu sebanyak ini di Kuwait. Krucil pun sibuk menghitung jumlah kupu-kupu yang mereka lihat. "Many of them!" teriak Arwen dan Neo pun sibuk menghitung "Satu... ... tujuh... dua.. empat.." *HALAH!*


(click to enlarge)

Lalu Mamin menemukan artikel yang berhubungan dengan munculnya kupu-kupu jenis ini di Kuwait di buletin khusus ekspat. Ternyata jumlahnya ribuan dan merupakan fenomena 'ganjil' bersiklus setiap beberapa tahun sekali (penulis di artikel tidak yakin terakhir terjadi kapan).

Melihat penampakannya, kupu-kupu ini bernama Vanessa Cardui - atau juga dikenal sebagai Butterflies of Europe - yang bermigrasi dari daerah khatulistiwa ke arah utara, dari daerah utara Afrika atau timur tengah ke daerah Eropa.

Saya bukan ahli kupu-kupu, tapi ada penjelasan lebih lanjut di sini.
Dan latar belakang fenomena ribuan kupu-kupu di Kuwait ini belum diketahui.

UPDATE:
Dari teman di Twitter:

Thursday, February 21, 2013

Ketagihan Indomie Cup Noodle


Bulan Januari, udara sedang dingin-dinginnya. Dari jam 5 pagi, warung depan apartemen kami sudah sibuk menyiapkan Indomie cup noodle dengan bumbunya & air panas, untuk anak-anak sekolah yang sudah ramai berkumpul di depan warung sebelum sekolah dimulai.

"Setiap hari kira-kira 40 cup selalu habis oleh mereka," kata si penjaga warung.
"Untung banyak dong?"
"Ah, anak-anak baong itu malah banyak yg ngutang," ujar dia dengan wajah mrengut.

Setiap pagi, setiap hari, setiap sebelum ke sekolah mereka menyantap Indomie tersebut. Terbayang kondisi perkembangan otak mereka karena selalu mengkonsumsi MSG :D

Wednesday, February 06, 2013

Jamal is Crazy

Sudah beberapa hari ini Arwen & Leia pulang sekolah dijemput oleh Jamal. Pengalaman baru buat mereka, karena semobil dengan Jamal tanpa papin atau mamin. Mereka pun jadi sering menyimak pembicaraan Jamal yang inggrisnya campur sari belang bentong. Belum lagi saat diajak ngobrol, mereka banyak ngga mudengnya.

Suatu ketika saat mereka tiba di rumah, Arwen bilang "He's crazy! I don't understand what he was saying! At all!" 

Catatan:
• I'm Jabriya = maksudnya 'Saya lagi di Jabriya (nama tempat)'
• Jamal kebiasaan memanggil anak-anak kami dengan kata 'Uncle'. Jadi mereka dipanggil 'uncle Arwen', 'uncle Leia' dan 'uncle Neo'.
• Jamal sering ngomel-ngomel & teriak berantem dengan pengendara lain. Semoga Arwen & Leia ngga ketularan ngomong kasar ajaib.

Wednesday, January 30, 2013

Bendera Merah Putih Berkibar Lagi

Dalam rangka konferensi internasional untuk Syria di Kuwait, Indonesia diundang bareng dengan 58 negara lainnya seperti Amerika & Inggris. So pasti bendera merah putih berkibar lagi di jalanan utama Kuwait. Krucil teriak semangat setiap lihat bendera kampung halamannya "Look our flag!"

Namun kami mendengar kabar, tidak ada delegasi Indonesia yang datang. Ngga apa-apa deh, yang penting benderanya sudah ikutan berkibar :)


Tuesday, January 29, 2013

Combo Mix Weather 2013

Pagi hujan, saat siang dusty. Kesehatan badan lagi dapat tantangan dari alam.

"This is not normal & very unhealthy weather." kata teman yang sudah lama tinggal di sini.



Sunday, January 27, 2013

Friday, January 25, 2013

Kuwait Berkabut part 2

Kuwait Fog

Jika minggu lalu kabut yang datang cukup pekat, kali ini setengah-setengah. Sebagian area terang benderang, sebagian pekat terkepung kabut.

Right now, creepy fog in Kuwait. Half sunshine with half Kuwait Tower.

Di satu bagian matahari bersinar, di bagian lain tertutup kabut tebal seperti yang kami lihat di area Kuwait Tower ini.

Gotham city?

Di area Souq Sharq, suasananya sudah seperti adegan film sci fi. Awan rendah bergerak cepat menutup sebagian gedung-gedung pencakar langit. Burung-burung camar tampak restless, seperti panik nggak jelas.



Pemandangan panorama dari Souq Sharq mall. Awan rendah bergerak dari arah selatan menuju utara, ke arah laut.

Kuwait in sci-fi mode.

Duduk di bangku taman sambil menikmati suasana 'mencekam'.

Related story:
- Kuwait berkabut minggu lalu

Monday, January 21, 2013

Kuwait Berkabut!


Suhu sekitar 13℃ di pagi hari & dikepung kabut tebal. Fenomena tidak biasa untuk sebuah negeri kering berpadang pasir tanpa hutan, gunung atau sungai.







Sebagai gambaran, gedung ini biasa terlihat di ujung jalan sana, pagi ini 'hilang' tertutup kabut tebal.