Atau Zaidun, salah satu rekan kami, tinggal di Irak (untuk kemudian minggat ke Inggris dan bekerja di BBC London) yang sudah terbiasa mendengar desing suara peluru atau bom. Kekejaman perang sudah menjadi santapan sehari-hari mereka, yang secara psikologis terbawa dalam berbagai aspek kehidupan sekarang. Terlihat dari becanda-an salah satu rekan seperti terlihat di foto ini.

Gambar dan pesannya : senjata api dan peluru! Dan pesan ini sendiri ditujukan kepada seorang rekan wanita si empunya iMac. Edhuan! Sangar pisan euy! Padahal cuma gara-gara password.
Akhirnya bos melihat kertas tersebut dan mengambilnya supaya tidak sempat terbaca yang punya iMac. "This is too much." katanya. Yes it IS. Especially in this multi-culture working place. Tapi, apakah mungkin karena team ini isinya orang-orang gila semua ya (termasuk 4 hobbit dari Indonesia)?